MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Mei 2018 15:37
Pemilik APMS Diminta Tidak Jual BBM ke Pengecer
SULIT: Pengguna kendaraan roda dua maupun empat harus antre jika ingin melakukan pengisian BBM di sejumlah APMS di Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan telah melakukan pertemuan dengan seluruh pemilik Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) yang ada di Kabupaten Nunukan. Dalam pertemuan tersebut, para pemilik APMS diminta untuk tidak menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) ke pengecer.

Diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disdag Nunukan, Hasan Basri Mursali, para pemilik APMS telah diminta untuk tidak memberikan ruang kepada pengecer untuk membeli BBM di APMS, karena para pengecer ini adalah ilegal. Apalagi tiap APMS mengetahui konsumen yang sering membeli BBM di APMS bisa jadi pengecer.

“Keluhan masyarakat berkali-kali disampaikan ke pemerintah daerah, karena tiap kali APMS buka yang banyak antre adalah para penjual BBM eceran. Sehingga BBM cepat habis, jika BBM habis di APMS maka masyarakat hanya dapat membeli BBM di pengecer dengar harga Rp 10 ribu per botol,” ungkapnya. “Jika perlu pengecer ini dihilangkan, karena telah ada sub penyalur BBM di Nunukan yang menjual di pinggir jalan,” lanjutnya.

Penindakan terhadap pengecer BBM mendapat dukungan dari pemilik APMS, seperti yang diungkapkan pemilik APMS Cahaya Soppeng, Hj. Yuliana, bahwa yang harus dibenahi adalah pengecer BBM, karena saat ini telah ada sub penyalur resmi. Sehingga masyarakat tidak sulit lagi untuk mendapatkan BBM. Jika habis di APMS, masyarakat dapat membeli di sub penyalur dengan harga yang tidak jauh berbeda. “Saya menginginkan penjualan BBM dilakukan sesuai aturan, jadi tidak ada lagi BBM dijual bebas,” kata Hj. Yuliana. (nal/ash)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Usul Mutasi Minimal 10 Tahun

NUNUKAN – Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat…

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Izin Usaha Terbentur Andalalin

NUNUKAN – Akibat tak memiliki analisis dampak lalu lintas (Andalalin),…

Jumat, 07 Desember 2018 11:54

Kali Kedua Mangkir dari Panggilan

NUNUKAN - Seorang Apatatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilaporkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:53

Petani Butuh Tambahan Angkutan

NUNUKAN – Produksi rumput laut semakin berlimpah, namun tak sebanding…

Jumat, 07 Desember 2018 11:52

Fasilitasi Warga Lengkapi Dokumen

NUNUKAN – Agar warga Desa Balansiku tertib administrasi dan meningkatkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

Kendaraan Pelat Merah Terlibat Kecelakaan Maut

NUNUKAN – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan maut di Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:45

Demi Berfoya-foya, Pria Nekat Curi Tas

NUNUKAN – Pria paruh baya nekat melakukan aksi pencurian di…

Kamis, 06 Desember 2018 12:58

Pekan Depan, SKB Digelar

NUNUKAN – Tahapan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018…

Kamis, 06 Desember 2018 12:57

Perkara Narkotika Meningkat

NUNUKAN – Periode Januari hingga November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan…

Kamis, 06 Desember 2018 12:55

Minim Penarikan Pajak Restoran

NUNUKAN – Pajak restoran 10 persen yang dibebankan ke konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .