MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Mei 2018 15:35
Kades Diminta Segera Buat Perdes

Tentang Wajib Belajar 16 Tahun

DIBENTUK SEJAK DINI: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Ketua TP PKK Kabupaten Malinau saat mengunjungi salah satu Kelompok Bermain atau PAUD di Kabupaten Malinau AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Setelah mendapat masukan-masukan dan lain sebagainya dari peserta seminar Wajib Belajar 16 Tahun, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si memberi instruksi kepada Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si. Yakni agar mengimbau dan menginstruksikan kepada Kepala Desa (Kades) se- Kabupaten Malinau untuk segera membuat Peraturan Desa (Perdes) tentang Wajib Belajar 16 Tahun.

“Kades segera membuat Perdes. Pak Sekda, segera mengimbau, menginstruksikan kepada desa dengan rangkaian petunjuk Wajib Belajar 16 Tahun untuk segera diterbitkan Perdes masing-masing sesuai ketentuan,” perintah Bupati saat menyampaikan catatan-catatannya hasil dari pelaksanaan seminar yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau itu, (7/5) lalu di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau.

Perdes tersebut, jelas Bupati, berkaitan dengan jam belajar, pemberlakuan jam malam dan penetapan perilaku masyarakat. Perdes itu menurut Bupati sangat penting untuk masa depan masyarakat Malinau, khususnya untuk membentuk perilaku anak-anak Malinau sejak dini melalui program Wajib Belajar 16 Tahun.

“Kalau nanti ditambah dengan beberapa indikator perilaku, saya yakin terwujudlah suasana belajar yang baik bagi anak-anak. Jadi oleh sebab itu, Perdes ini penting. Tolong Pak Kades, pulang dari sini (seminar, Red.), pelajari Wajib Belajar 16 Tahun segera menyusun draf Perdes-nya.

Kemudian, kepada para Camat, Yansen yang juga pernah menjabat sebagai Camat di beberapa kecamatan ini juga meminta Sekkab untuk menginstruksikan kepada Camat sesegera mungkin untuk melakukan pencanangan Wajib Belajar 16 Tahun di desa masing-masing di bawah wilayah kerjanya.

“Jadi wajib mencanangkan Wajib Belajar 16 Tahun di desa masing-masing di bawah binaannya. Camat sudah harus action, harus segera mendeklarasikan kecamatan melalui desa-desanya Wajib Belajar 16 Tahun dengan pertama membuat Perdes berkaitan dengan jam belajar dan jam malam,” tegasnya. (ags/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*