MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Mei 2018 14:48
JPU Masih Sangsi Mantan Bupati Bulungan Tak Terlibat
BERKAS MEMORI BUDIMAN: Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Nunukan telah mengirim berkas memori banding Budiman Arifin ke Mahkamah Agung. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan telah mengirim berkas memori banding atas kasus mantan Bupati Bulungan Budiman Arifin ke Mahkamah Agung. Banding itu terkait vonis bebas hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda, Rabu 21 Maret lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Nunukan Rusli kepada media ini mengungkapkan pengajuan banding ke Mahkamah Agung langsung dilakukan usai sidang putusan Budiman Arifin. “Ya, kami sudah mengirim memori banding-nya, tinggal menunggu hasilnya. Saat ini masih terus diproses mereka, berkas kami sudah kirim dari dua minggu yang lalu,” ungkap Rusli kepada Radar Tarakan, kemarin (9/5).

Rusli menjelaskan, inti dari isi berkas memori tersebut yakni menjurus dalam pemeriksaan persidangan. Sebab, memang ada tanah seluas 3 hektare yang sama sekali tidak memiliki surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT).

Budiman memerintahkan bendaharanya melakukan pembayaran di muka dan sisanya akan dibayar menyusul. SPPT tersebut, baru akan terbit jika sudah terbayarkan 100 persen. Lantaran sebab itulah yang menyeret bendaharanya mendekam di balik jeruji selama 2 tahun. “Jadi intinya tetap dalam pemeriksaan persidangan, kok bisa sampai bebas, apalagi bendaharanya terbukti dan dipenjara 2 tahun, sementara dia sendiri (Budiman, Red) bebas,” jelas Rusli.

Saat ini pihaknya memang masih menunggu dari Mahkamah Agung. “Ya, pasti akan kami kabarkan kembali informasi terbaru dari MA, mohon bersabar,” beber Rusli.

Budiman Arifin divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor Samarinda, dalan sidang putusan yang digelar Rabu (21/3) lalu. Padahal, JPU telah menuntut Budiman dengan Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 7,5 tahun penjara. Namun, hakim berpendapat lain dan memvonis bebas Budiman Arifin. (raw/lim)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*