MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Mei 2018 22:14
NGGA NGEFEK KE JUWATA..!! Penerbangan Langsung Tarakan-Nunukan

Seat Pesawat Selalu Penuh Setiap Hari

BOARDING: Pesawat Lion Air saat akan tinggal landas dari Bandara Udara Juwata Tarakan, Kamis (10/5). FOTO: JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana penerbangan langsung dari Nunukan-Tarakan, menyusul Malinau-Balikapapan dan Bulungan-Balikpapan yang sudah beropersi, dianggap akan berdampak pada angka penumpang di Bandara Juwata Tarakan sebagai kota transit.

Plt Kepala Bandara Tarakan, Muhammad Auriyadin mengatakan adanya penerbangan langsung dari daerah lain tanpa transit terlebih dahulu di Bandara Juwata Tarakan, sedikit berdampak tetapi tidak terjadi secara signifikan.

“Tetapi mungkin hanya kecil saja. Dan tidak akan berpengaruh besar,” katanya saat dihubugi media ini, kemarin (10/5).

Lebih lanjut Auriyadin menjelaskan, hal ini berdasarkan penumpang yang sering transit di Bumi Paguntaka memang kebanyakan warga dari Malinau dan juga Tanjung Selor. Sehingga jika dua wilayah ini membuka penerbangan langsung maka akan membawa dampak bagi Tarakan.

Diakuinya pula, penerbangan langsung dari daerah hanya akan menggunakan pesawat dengan kapasitas yang kecil yakni 72 seat. Dan dipastikan dengan jadwal penerbangan yang tidak rutin. Sehingga hal itu lah yang dianggap tidak signifikan.

“Juga, tidak mungkin penumpang akan langsung ke Balikpapan saja, pastinya akan ada beberapa keperluan di Tanjung Selor Maupun Tarakan,” ujarnya.

Tetapi tidak dipungkiri, bahwa Tarakan akan kehilangan pemasukannya jika penerbangan rutin dari daerah terus dikembangkan. Apalagi jika setiap daerah membuka penerbangan langsung ke Balikpapan tanpa melewati Tarakan terlebih dahulu. Akan berpengaruh pada turunnya angka penumpang.

Bandara Juata Tarakan, hanya bisa menyerahkan kepada airline selaku pengelola rute. Karena pihaknya sendiri memang hanya mengawasi saja, dan jangan sampai ada persaingan yang tidak sehat terjadi. Jangan sampai juga mematikan airline lain karena permasalahan rute yang ada.

“Kan mereka yang akan menentukan rutenya mau ke mana saja, kami di sini sebagai pengawas saja,” jelasnya.

Terpisah, Aiport Manager Lion Air, Muhammad Arief mengatakan untuk penerbangan langsung dari Nunukan ke Balikpapan sampai saat ini masih wacana dan belum didapatkan tanggal resminya. Berbeda dengan Malinau yang memang sudah ada penerbangan langsung ke Balikpapan, yang telah dioperasikan sejak sebulan lalu dan telah mendapatkan izin rutenya.

“Karena sudah ada izin rutenya, jadi kami terbangkan. Kalau Nunukan sampai saat ini belum ada penerbangan langsungnya,” ujarnya.

Dalam berbisnis, tentunya setiap peluang yang ada akan diambil. Dan memang jika dilihat penerbangan langsung dari Malinau ke Balikpapan, begitupun sebaliknya cukup ramai. Begitu juga untuk Tarakan, diakuinya tidak berdampak sama sekali dan tetap penuh seperti biasanya.

“Masih penuh saja, tidak ada sama sekali dampaknya. Karena Tarakan tidak berpengaruh terhadap perubahan seperti ini,” ujarnya.

Bahkan dalam satu pekan terkahir ini, penerbangan menjadi sangat luar biasa. Hampir semua seat terisi oleh penumpang. Diakuinya kemarin, untuk penerbangan siang Lion Air Group sudah menyiapkan seat sebanyak 404 ditambah Batik Air 145 seat. Rata-rata seat yang terisi sampai 550 seat khusus di jam itu saja.

Secara signifikan memang tidak ada berpengaruh, karena penerbangan langsung dari daerah hanya menggunakan pesawat ATR yang hanya memuat sedikit penumpang, dan jika penuh hanya 72 penumpang saja.

“Di Tarakan masih penuh saja, jadi memang tidak ada pengaruhnya jika ada penerbangan langsung dari daerah,” pungkasnya. (*/naa/nri)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Beruang Itu Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…

Rabu, 19 September 2018 22:02

Tolak Rekomendasi, Bisa Dipidanakan

TARAKAN – KPU Tarakan dinilai lalai, karena tidak melaksanakan rekomendasi-rekomendasi dari Bawaslu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .