MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA
Rabu, 09 Mei 2018 00:08
Demi Juara Umum, Datangkan Pelatih Bertaraf Internasional

Lima Kabupaten-Kota Bersaing Ketat

TELAH TIBA: Rombongan peserta MTQ sudah tiba di Tarakan (8/5) kemarin. Kesiapan matang telah dilakukan, untuk merebutkan gelar juara umum. FOTO: MEGA RETNO WULANDARI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Para peserta MTQ ke-III tingkat Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (8/5) sudah tiba di Kota Tarakan. Sejumlah perwakilan dari lima kabupaten/kota, menempati sejumlah hotel di bilangan Jalan Mulawarman, Jenderal Sudirman, dan Jalan Kusuma Bangsa. Para kafilah dan peserta MTQ secara terjadwal bergantian tiba di Pelabuhan Tengkayu II.

Tarakan menjadi menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-III tahun ini, mengikut sertakan 45 orang, dengan total 80 kafilah. Sekretaris Kafilah Kota Tarakan H. Asmawan mengaku persiapan untuk seluruh peserta perwakilan Tarakan sudah cukup matang, sehingga siap untuk bertanding dengan target juara umum. “Alhamdulillah persiapan sudah 100 persen, artinya kami siap bertanding. Target kami tahun ini juara umum karena kami tuan rumah. Sesuai dengan moto kita Tarakan hebat, mantap, dan bisa,” ujarnya.

Dari sejumlah kategori perlombaan, dua kategori tidak diikuti, di antaranya hafiz 20 juz, dan 30 juz. Sebelumnya, para peserta diikutsertakan training center di Kantor Kementerian Agama Tarakan. “Sebelumnya seleksi di masing-masing kecamatan, beberapa hari di Kemenag, untuk pembinanya dari Tarakan semua, meskipun semuanya kami latih sendiri, tapi insyaallah kami yakin Tarakan bisa menjadi juara umum tahun ini,” tambahnya.

Salah satu peserta MTQ kategori fahmil quran asal Tarakan, Syahrul Ramadhan menyebut persiapannya telah dilakukan sejak tahun lalu. Untuk itu dirinya optimis bisa menampilkan yang terbaik, dengan target menduduki juara pada kategorinya. “Semua pasti unggulan, jadi harus menampilkan yang terbaik. Target dapat posisi 3 besar, karena persiapan sudah dari tahun lalu,” ucap siswa SMAN 1 Tarakan ini.

Berbeda dengan kontingen Tarakan, Ketua Umum LPTQ Malinau Drs. H. Edi Marwan, M.Si, justru tidak menargetkan juara umum. Namun fokus memberikan penampilan yang terbaik pada setiap kategori.

“Setelah kami lakukan seleksi tingkat kabupaten, semoga ini perwakilan yang terbaik untuk Malinau. Kami juga tambahkan festival rebana,” ujarnya.

Total 85 kafilah, dengan peserta 33 orang. Edi menambahkan pihaknya turut mendatangkan pelatih dari luar kota berlevel internasional. Untuk mengasah kemampuan para peserta dari Malinau. “Sebelumnya tahun lalu kami di peringkat lima dari lima kabupaten/kota, tahun ini untuk memaksimalkan para peserta kami datangkan pelatih dari Samarinda, Kalimantan Timur. Mantan qari internasional. Kita tidak ada patokan target, yang penting harus menampilkan yang terbaik,” ungkapnya.

Terpisah, juara bertahan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara, Bulungan tidak kalah dalam persiapannya. Pelatih dari luar kota, yang sudah berpengalaman tingkat internasional. “Kami datangkan pelatih dari Jakarta, alhamdulilahdengan pembelajaran yang sudah diberikan tiga tahun terakhir mendapati perubahan signifikan, khususnya kafilah Bulungan. Harapannya tahun ini Bulungan kembali menjadi juara umum, karena dua tahun sebelumnya sudah juara umum juga,” ungkapnya.

Kabupaten Bulungan mengirimkan peserta 41 orang, dengan total 79 kafilah. Namun, lima kategori perlombaan tidak diikuti. Di antaranya,tahfiz 10 juz, 20 juz, 30 juz, tafsir bahasa Arab, dan bahasa Inggris.

 

TELAN ANGGARAN RP 3,3 MILIAR

MTQ tingkat Provinsi Kaltara menelan anggaran Rp 3,3 miliar. Bersumber dari APBD Tarakan. “Sudah oke, kami tidak ada masalah,” kata Khaeruddin Arief Hidayat, (Plt) Wali Kota Tarakan, kemarin.

Arief menuturkan pihaknya telah menyediakan kendaraan khusus penjemputan tamu yang memuat 80 personel tamu, penginapan sebanyak 40 kamar, konsumsi, dekorasi dan sebagainya.

Sesuai jadwal yang berlaku, pembukaan MTQ akan dilaksanakan mulai 8 hingga 13 Mei 2018. Pada pelaksanaan MTQ kali ini, akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita. Untuk itu, selama berjalannya kegiatan, pihaknya akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan peserta. “Kami sudah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 3,3 miliar untuk pelaksanaan MTQ ini,” ucapnya.

Tak hanya pelaksanaan MTQ, namun ketersediaan UMKM Tarakan juga akan dipajang dalam setiap kegiatan MTQ ini, untuk meramaikan sekaligus mengenalkan makanan maupun oleh-oleh khas Tarakan. “Ini (UMKM) kami sediakan untuk meramaikan saja,” katanya.

Melalui hal tersebut, Arief menegaskan bahwa tidak ada masalah dalam pelaksanaan MTQ di Mei ini. Sebab, pihaknya telah merencanakan pelaksanaan MTQ sedetail mungkin, untuk menghindari terjadinya kesalahan. (ega/*/shy/lim)

 


BACA JUGA

Jumat, 14 September 2018 10:52

Harapkan Bantuan Semenisasi Jalan

Tarakan— Kondisi jalan yang berlubang dan rusak tentu mengganggu mobilitas warga yang melewatinya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .