MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA
Selasa, 08 Mei 2018 09:42
Money Changer Resmi Berdiri di Sebatik
UPAYA MENEKAN RINGGIT: Kepala Grup Penyelenggaraan Pengelolaan Uang di Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Pusat Luctor Etemergo melakukan penukaran uang perdana di teras Bank BRI Aji Kuning, J

PROKAL.CO, SEBATIK - Tahun ini bagi warga perbatasan khususnya daerah Sebatik, Kabupaten Nunukan terasa spesialis karena kehadiran money changer atau tempat penukaran uang. Pertama di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara). Money changer yang ditempatkan di teras Bank Rakyak Indonesia (BRI) Aji Kuning di Jalan Mulawarman RT 01, Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah, Jumat (4/5) diresmikan langsung Kepala Grup Penyelenggaraan Pengelolaan Uang di Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Pusat Luctor Etemergo bersama Kepala Divisi EPV BRI Hepman dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Yofie F. Wowor. Diharapkan kehadiran money changer yang lokasinya dekat dengan Patok 3, batas negara Indonesia dengan negara tetangga Malaysia, dapat menjaga kedaulatan rupiah di perbatasan. Mengingat peredaran uang asing, Ringgit Malaysia (RM) di pulau yang secara administratif dibagi menjadi dua bagian tersebut masih tinggi. Kepala Grup Penyelenggaraan Pengelolaan Uang di Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Pusat Luctor Etemergo mengatakan, diresmikannya money changer kali ini sebagai upaya dari BI untuk menyediakan uang Rupiah yang berkualitas khususnya di daerah perbatasan. “Ini merupakan bagian dari pelaksanaan pilot project BI Jangkau 2018, maka sebagai salah satu tanda dimulainya program dimaksud adalah beroperasinya KUPVA/money changer di wilayah Pulau Sebatik yang termasuk dalam kawasan tertinggal, terdepan, terluar (3T) dan merupakan kawasan perdagangan maupun perlintasan antar kedua negara,” ujarnya. Luctor menyebutkan kondisi idealnya memang di setiap pos lintas batas tersedia tempat penukaran uang resmi, sehingga pihaknya berencana untuk menempatkan money changer di seluruh perbatasan yang ada di Indonesia bekerjasama dengan perbankan. “Idealnya begitu lewat garis batas langsung dihadapkan dengan penukaran uang,” tuturnya. Pria dengan perawakan tinggi besar itu juga berharap dengan adanya lokasi penukaran uang yang resmi tersebut masyarakat perbatasan khususnya dapat memaksimalkan penggunaan rupiah. “Kalau penukaran yang ada di pasar dan berjalan-jalan (individu) itu illegal, bisa dilaporkan. Selain itu juga penukaran uang di tempat seperti itu (ilegal) kan biasanya hanya cincai dengan kurs yang tidak pasti,” ujarnya. Lanjutnya, dengan adanya penukaran uang yang resmi maka nilainya sudah pasti, tidak ada perbedaan dengan daerah lain dalam harga, sehingga tidak tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan. “Bila TNI dan Polri bela negaranya mengangkat senjata, bentuk bela negara kami lain lagi tanpa harus menggunakan senjata, tapi bagaimana caranya kami memberikan pemahaman ke masyarakat perbatasan untuk lebih menggunakan rupiah dibanding mata uang asing,” ucapnya. Terpisah Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Nunukan Yofie F. Wowor mengatakan, keberadaan money changer dirinya anggap dapat mempermudah jangkauan peredaran uang rupiah di kecamatan maupun di desa yang ada di Kabupaten Nunukan. “Kita ketahui Kabupaten Nunukan khususnya Sebatik masuk wilayah 3T, sehingga sulit mendapatkan distribusi uang rupiah dengan kualitas baik,” bebernya. Dirinya mengungkapkan bahwa wilayah perbatasan wajib menjadi daerah yang diprioritaskan untuk dapat lebih mudah mendapatkan uang rupiah. “Kenapa harus diprioritaskan, karena ini merupakan salah satu satu langkah konkrit untuk menghapuskan sistem jual beli dalam negeri dengan menggunakan mata uang asing,” ucapnya. Dirinya menjelaskan bahwa hingga saat ini di perbatasan Kabupaten Nunukan khususnya daerah Sebatik, masih banyak masyarakatnya menggunakan mata uang Malaysia yakni ringgit. “Padahal sudah di dalam negeri sendiri, tapi menggunakan ringgit untuk melakukan transaksi jual beli,” bebernya. Salah satu warga Sebatik, Suryani membenarkan selama ini masih banyak warga di daerah perbatasan yang menggunakan mata uang ringgit untuk bertransaksi dibandingkan mata uang rupiah. “Pasalnya di sini tidak ada penukaran uang resmi, biasanya kalau menukar uang saya ke pedagang atau pun orang yang memang memiliki uang untuk ditukarkan. Apakah penukaran uang tersebut sudah sesuai dengan harga penukarannya, saya tidak mengetahui secara pasti yang penting bisa ditukarkan,” bebernya. Dirinya menyabut baik dengan adanya money changer di wilayah perbatasan, hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah pusat peduli dengan warga perbatasan. “Kalau ada ini (money changer) kami sudah tahu harga penukaran uang sebenarnya dan tidak merasa dirugikan lagi,” jelasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Senin, 02 Juli 2018 12:35

surga bahari diujung selatan


Kamis, 28 Juni 2018 22:16
Pilwali Tarakan 2018

Di Pilwali, Kawasan Ini Dicurigai Kena ‘Serangan Fajar’

TARAKAN - ‘Serangan fajar’, isu yang terus menggelinding meski hari pemilihan telah usai.…

Kamis, 28 Juni 2018 14:26

Angka Kematian Ibu Hamil dan Bayi Lahir Menurun

MALINAU – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:22
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018

Mantan Wakil Wali Kota Ini Melempar Pertanyaan Jenius

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Jumat, 15 Juni 2018 10:15

Hari Raya, Sepi Penumpang

TARAKAN - Suasana di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan nampak lengang. Berdasarkan pantauan…

Jumat, 15 Juni 2018 06:13
Piala Dunia 2018

Ketika Tim Raja Salman Dihancurkan di Laga Pembuka Piala Dunia

MOSKOW - Timnas sepakbola Arab Saudi menjadi bulan-bulanan timnas Rusia dalam laga pembuka Piala Dunia…

Selasa, 12 Juni 2018 21:33
Speedboat Kecelakaan

Kapal Bersenggolan, 11 Penumpang Batal Mudik

TARAKAN – Kecelakaan laut (laka laut) kembali terjadi di perairan Tarakan, Selasa (12/6). Dua…

Rabu, 30 Mei 2018 17:17

Mobil Terjun Bebas ke Parit, Jadi Tontonan Warga

TARAKAN - Sekira Pukul 15.30 Wita, sebuah mobil terjun bebas masuk ke  drainase di RT  11…

Selasa, 29 Mei 2018 22:12

24 Balon Melaju ke Verifikasi Faktual

TANJUNG SELOR – Dari 33 bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Provinsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .