MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA
Jumat, 04 Mei 2018 21:15
Wow, 24 Perwakilan Provinsi Berkumpul di Sebatik

Kemah Bela Negara 2018

KEPANDUAN: Para peserta kemah bela negara saat mengikuti acara pembukaan di Lapangan Sepak Bola Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Jumat (4/5). FOTO: RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kemah bela negara tingkat nasional berlangsung di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat mulai 2 Mei hingga 7 Mei diikuti sebanyak 24 perwakilan provinsi dengan peserta 828 orang. Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia Adhyaksa Dault mengatakan, kemah bela negara dilakukan pertama kali di 2018 ini.

“Ini kemah bela negara diikuti dari berbagai provinsi, dari Sabang sampai Marauke, dari Rote sampai Miangas semua berkumpul di Sebatik,” kata Adhyaksa, kemarin.

Menurutnya, kemah bela negara momen yang penuh rasa kebersamaan. Kemah bela negara sangat penting bagi bangsa Indonesia, karena berbagai proses yang akan dilalui. Selama berada di arena perkemahan perlu menjaga lingkungan masing-masing. Dari 24 provinsi yang mengikuti perkemahan harus saling menjaga selama berada di Sebatik.

“Perkemahan ini sangat luar biasa, jadi para peserta harus menjaga sikap dan jangan hilangkan kepercayaan pemerintah terhadap kemah bela negara ini. Harus menujukkan yang terbaik,” pesannya.

Sementara, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie mengatakan, tepat Jumat (4/5) Kaltara menjadi tuan rumah kemah bela negara. Kegiatan dilaksanakan cukup jauh, karena berada di ujung negeri perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Di Sebatik ini sangat banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi para peserta kemah bela negara dan pasti tempat tersebut cukup menarik,” kata Irianto Lambrie, kemarin.

Tempat wisata yang dimaksud adalah, hutan mangrove, air terjun di Mantikas, Pantai Batu Lamampu, serta wisata tapal batas Aji Kuning. Sangat disayangkan para peserta jika tidak mengunjungi wisata yang ada di Pulau Sebatik.

Dia melanjutkan, pelaksanaan kemah bela negara yang dilaksanakan di Kaltara tepatnya di Sebatik merupakan sebuah penghargaan. Meskipun dalam pelaksanaan masih ada kekurangan, karena Provinsi Kaltara terbilang masih cukup muda.

“Kaltara ini baru saja ditetapkan sebagai daerah otonomi penuh, perjalanan masih panjang untuk tetap membangun provinsi termuda ini, apalagi kemah bela negara pertama dilakukan di 2018 ini. Jika ada kekurangan tentu akan menjadi koreksi untuk melakukan yang terbaik di kemudian hari,” tambahnya. (nal/lim)

 

 

 


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 21:59
0

0

Senin, 01 Oktober 2018 02:20

Beringin Dua Membara

TARAKAN - Puluhan rumah pada Senin (1/10) dini hari menjadi korban ganasnya si jago merah yang berada…

Jumat, 14 September 2018 10:52

Harapkan Bantuan Semenisasi Jalan

Tarakan— Kondisi jalan yang berlubang dan rusak tentu mengganggu mobilitas warga yang melewatinya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .