MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 04 Mei 2018 13:09
Olah TKP Titik Awal Kebakaran

Korban Diberikan Bantuan Tunai dan Bahan Pembuatan Rumah

KUMPULKAN BUKTI: Tim Labfor Mabel Polri dan Tim Inafis Polda Kaltara melakukan olah tempat kejadian perkara di kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, kemarin.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus kebakaran yang menyebabkan 83 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Karang Anyar Pantai Tarakan Barat, kini dalam tahap pengembangan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya, beserta Tim Inafis Polda Kaltim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di RT 32 yang diduga menjadi titik awal mula kebakaran kemarin.

Dari pantauan Radar Tarakan, tim Labfor Mabes Polri yang berjumlah dua orang ditambah satu personel dari Polda Kaltim, terlihat melakukan pemeriksaan terhadap bangunan yang diduga menjadi awal mula munculnya api.

“Kami tidak tidak ada kesulitan dalam olah TKP. Karena, kontruksi bangunannya juga masih utuh,” ungkap Kompol Andi Purwono, Kaur Fiskompor Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya ini.

Namun, saat ditanyakan apa hasil yang didapatkan dari olah TKP tersebut. Andi enggan untuk berkomentar lebih banyak. Sebab dia, harus melaporkan terlebih dahulu ke Kasatreskrim Polres Tarakan. “Barang Bukti (BB) ada yang sudah kami bawa. Untuk hasilnya nanti saja yah,” jelasnya.

Di hari yang sama, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga menyambangi korban kebakaran, dan langsung memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta per KK. Tak hanya itu, pemilik rumah yang rumahnya habis dilahap sia jago merah, juga akan mendapatkan bantuan berupa material bangunan sebesar Rp 15 juta.

“Dari informasi yang saya terima, ada 83 KK yang menjadi korban kebakaran. Kalau 83 KK, berarti ada Rp 83 juta uang tunai yang diberikan,” ungkap Irianto, usai melakukan kunjungan ke Posko Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, Kamis (3/5).

Dalam pemberian uang tunai ini, lanjut Irianto, tentunya harus ada syarat yang harus dipenuhi si penerima, mulai dari nama KK dan alamat tinggalnya. “Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan untuk mendata dan membagikannya,” katanya.

Adapun bantuan khusus untuk pemilik rumah. Irianto menegaskan, pemilik rumah juga akan mendapatkan bantuan serupa. Hanya saja, tidak dalam bentuk tunai. Melainkan dalam bentuk material bangunan untuk memperbaiki rumah dengan besaran rata-ratanya Rp 15 juta.

“Pemilik rumah yang bersangkutan harus memiliki surat-surat kepemilikan rumah dan ada keterangan dari kelurahan atau kecamatan. Dan bantuan ini menggunakan uang negara dari APBN dan APB Kaltara yang harus dipertanggungjawabkan. Sehingga, persyaratan kita akan berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan juga,” jelasnya.

Dengan bantuan itu, Irianto juga telah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, untuk membangun jembatan, karena jembatan ini sangat penting sebagai akses jalan yang menghubungkan satu RT dengan RT lainnya.

“Sebelum bangunan rumahnya diperbaiki. Jembatan akan kita perbaiki terlebih dahulu. Kita juga nanti meminta kepada pemilik rumah untuk merelakan satu meter lahanya untuk dibangun jembatan. Sebab kemarin itu jembatanya sempit. Jadi mobil pemadam kebakaran kesulitan sampai putar mencari jalan. Sehingga banyak rumah yang tidak bisa diselamatkan,” harapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, Suheriyatna mengungkapkan pemilik rumah yang rumahnya kebakaran akan mendapatkan bantuan berupa material bangunan.

“Bantuannya secara simultan. Karena memang kami memiliki program perbaikan rumah. Bahkan tim saya sudah melakukan verifikasi di lapangan. Untuk data yang kami terima ada 21 rumah yang akan diperbaiki. Jadi nanti kami berikan bahan materialnya termasuk ongkos tukang untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

Dalam memberikan bantuan kepada korban kebakaran Pemprov Kaltara juga memberikan bantuan berupa tas dan perlengkapan sekolah yang diberikan kepada anak-anak sekolah dan juga makanan instan yang ada di dalam box bagi para korban kebakaran.  (eru/nri)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:42

Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Kerja Sama Mitra di Perbatasan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya…

Jumat, 19 Juli 2019 09:41

Dulu Sering Disumpahi, Sekarang Tidur Lebih Nyenyak

Said Usman Assegaf telah terbiasa dengan perannya sebelum menjadi direktur…

Jumat, 19 Juli 2019 09:06

Disdikbud Nilai Tarakan Belum Butuh SMA Baru

TARAKAN - Pembentukan 2 SMP baru oleh Dinas Pendidikan dan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:05

Nilai Ada Perusahaan Nakal yang ‘Bebas’

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalan Himpunan Mahasiswa Islam…

Jumat, 19 Juli 2019 08:40

Harapkan Jalan Semenisasi Dilakukan Peningkatan

TARAKAN - Perlunya peningkatan terhadap jalan semenisasi yang ada di…

Kamis, 18 Juli 2019 10:32

Dikalungkan Bunga Oleh Polisi Cilik

TARAKAN - Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito…

Kamis, 18 Juli 2019 10:31

Minim Akses, Penanganan Lantung Tak Dilakukan

TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengharapkan adanya penanganan terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Tampilkan Seragam Kebanggaan Ekstrakurikuler

TARAKAN – Sudah siapkah Anda dengan pawai pembangunan, yang dilaksanakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Enam Ekor Ikan Napoleon Gagal Diselundupkan

TARAKAN - Selama Mei hingga Juli tahun ini, Balai Karantina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*