MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 04 Mei 2018 13:09
Olah TKP Titik Awal Kebakaran

Korban Diberikan Bantuan Tunai dan Bahan Pembuatan Rumah

KUMPULKAN BUKTI: Tim Labfor Mabel Polri dan Tim Inafis Polda Kaltara melakukan olah tempat kejadian perkara di kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, kemarin.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus kebakaran yang menyebabkan 83 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Karang Anyar Pantai Tarakan Barat, kini dalam tahap pengembangan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya, beserta Tim Inafis Polda Kaltim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di RT 32 yang diduga menjadi titik awal mula kebakaran kemarin.

Dari pantauan Radar Tarakan, tim Labfor Mabes Polri yang berjumlah dua orang ditambah satu personel dari Polda Kaltim, terlihat melakukan pemeriksaan terhadap bangunan yang diduga menjadi awal mula munculnya api.

“Kami tidak tidak ada kesulitan dalam olah TKP. Karena, kontruksi bangunannya juga masih utuh,” ungkap Kompol Andi Purwono, Kaur Fiskompor Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya ini.

Namun, saat ditanyakan apa hasil yang didapatkan dari olah TKP tersebut. Andi enggan untuk berkomentar lebih banyak. Sebab dia, harus melaporkan terlebih dahulu ke Kasatreskrim Polres Tarakan. “Barang Bukti (BB) ada yang sudah kami bawa. Untuk hasilnya nanti saja yah,” jelasnya.

Di hari yang sama, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga menyambangi korban kebakaran, dan langsung memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta per KK. Tak hanya itu, pemilik rumah yang rumahnya habis dilahap sia jago merah, juga akan mendapatkan bantuan berupa material bangunan sebesar Rp 15 juta.

“Dari informasi yang saya terima, ada 83 KK yang menjadi korban kebakaran. Kalau 83 KK, berarti ada Rp 83 juta uang tunai yang diberikan,” ungkap Irianto, usai melakukan kunjungan ke Posko Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, Kamis (3/5).

Dalam pemberian uang tunai ini, lanjut Irianto, tentunya harus ada syarat yang harus dipenuhi si penerima, mulai dari nama KK dan alamat tinggalnya. “Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan untuk mendata dan membagikannya,” katanya.

Adapun bantuan khusus untuk pemilik rumah. Irianto menegaskan, pemilik rumah juga akan mendapatkan bantuan serupa. Hanya saja, tidak dalam bentuk tunai. Melainkan dalam bentuk material bangunan untuk memperbaiki rumah dengan besaran rata-ratanya Rp 15 juta.

“Pemilik rumah yang bersangkutan harus memiliki surat-surat kepemilikan rumah dan ada keterangan dari kelurahan atau kecamatan. Dan bantuan ini menggunakan uang negara dari APBN dan APB Kaltara yang harus dipertanggungjawabkan. Sehingga, persyaratan kita akan berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan juga,” jelasnya.

Dengan bantuan itu, Irianto juga telah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, untuk membangun jembatan, karena jembatan ini sangat penting sebagai akses jalan yang menghubungkan satu RT dengan RT lainnya.

“Sebelum bangunan rumahnya diperbaiki. Jembatan akan kita perbaiki terlebih dahulu. Kita juga nanti meminta kepada pemilik rumah untuk merelakan satu meter lahanya untuk dibangun jembatan. Sebab kemarin itu jembatanya sempit. Jadi mobil pemadam kebakaran kesulitan sampai putar mencari jalan. Sehingga banyak rumah yang tidak bisa diselamatkan,” harapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, Suheriyatna mengungkapkan pemilik rumah yang rumahnya kebakaran akan mendapatkan bantuan berupa material bangunan.

“Bantuannya secara simultan. Karena memang kami memiliki program perbaikan rumah. Bahkan tim saya sudah melakukan verifikasi di lapangan. Untuk data yang kami terima ada 21 rumah yang akan diperbaiki. Jadi nanti kami berikan bahan materialnya termasuk ongkos tukang untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

Dalam memberikan bantuan kepada korban kebakaran Pemprov Kaltara juga memberikan bantuan berupa tas dan perlengkapan sekolah yang diberikan kepada anak-anak sekolah dan juga makanan instan yang ada di dalam box bagi para korban kebakaran.  (eru/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…

Kamis, 18 April 2019 09:46

Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*