MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 03 Mei 2018 21:07
Di Perbatasan Masih Kekurangan Guru

Satu Sekolah Hanya Ada Satu PNS

BUTUH PERHATIAN: Kondisi pendidikan di perbatasan butuh sentuhan pemerintah, masih banyak sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar. FOTO: DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tepat 2 Mei kemarin, tiap sekolah memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Walaupun dalam kondisi masih serba kekurangan, terutama tenaga pengajar, para siswa di perbatasan tetap mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, H. Jayamartom, SE mengatakan kondisi pendidikan di perbatasan masih banyak kekurangan. “Di Hardiknas ini tentu yang diinginkan adalah mengubah potret pendidikan yang lebih baik dan layak,” kata H. Jayamartom kemarin.

Salah satu kekurangan yang ada didalam sistem pendidikan di Nunukan adalah jumlah guru. Untuk di Pulau Nunukan, kemungkinan tidak sulit untuk mencari tenaga pengajar. Kecuali di daerah pedalaman seperti Krayan, Lumbis, dan Lumbis Ogong.

Ia menjelaskan, saat ini sekolah di daerah terpencil ada yang memiliki guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya seorang. Hanya kepala sekolah yang berstatus PNS, selebihnya hanya guru honorer. Namun untuk menjadi guru honorer saat ini harus memiliki pendidikan minimal sarjana. “Baru-baru ada 200 guru honorer yang diminta untuk kuliah dulu sebelum mengajar,” ujarnya.

Menurutnya, di Disdikbud Nunukan hingga saat ini pasti ada masalah yang terjadi, karena tidak akan disebut Disdikbud jika tidak mendapatkan permasalahan. Seperti saat ini menghadapi masalah kekurangan guru, tentu harus mendapatkan solusi, agar sekolah tidak kekurangan guru.

Kondisi yang dihadapi guru yang berada di daerah pelosok mayoritas tidak ada yang dapat bertahan lama. Bahkan ada yang tidak sampai setahun telah meminta untuk pindah ke tempat lain, dengan berbagai macam alasan. “Belum lagi ada yang pensiun, di 2018 ini ada 36 guru yang akan pensiun. Jadi masalahnya cukup klasik,” tuturnya.

Untuk menutupi kekurangan guru, perlu dilakukan penambahan melalui perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Karena jika tak ada solusi tercepat, maka semakin banyak sekolah yang akan kekurangan tenaga pengajar.

Sebelumnya diungkapkan Kepala Bidang (Kabid), Pengadaan, Pembinaan dan Pengembangan BKPSDM Nunukan, Hamseng, SH  bahwa pada 2018 ini masing-masing daerah diminta untuk menyampaikan kebutuhan PNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (Kemenpan RB). “Untuk formasi PNS telah disusun sesuai dengan kebutuhan di daerah,” kata Hamseng.

Untuk penyusunan formasi yang telah selesai yakni Disdikbud Nunukan serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Sesuai dengan keinginan Kemenpan RB, yakni di Nunukan hanya fokus untuk bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, formasi lainnya ikut diajukan adalah di bidang pembangunan infrastruktur. (nal/ash)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*