MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 03 Mei 2018 21:07
Di Perbatasan Masih Kekurangan Guru

Satu Sekolah Hanya Ada Satu PNS

BUTUH PERHATIAN: Kondisi pendidikan di perbatasan butuh sentuhan pemerintah, masih banyak sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar. FOTO: DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tepat 2 Mei kemarin, tiap sekolah memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Walaupun dalam kondisi masih serba kekurangan, terutama tenaga pengajar, para siswa di perbatasan tetap mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, H. Jayamartom, SE mengatakan kondisi pendidikan di perbatasan masih banyak kekurangan. “Di Hardiknas ini tentu yang diinginkan adalah mengubah potret pendidikan yang lebih baik dan layak,” kata H. Jayamartom kemarin.

Salah satu kekurangan yang ada didalam sistem pendidikan di Nunukan adalah jumlah guru. Untuk di Pulau Nunukan, kemungkinan tidak sulit untuk mencari tenaga pengajar. Kecuali di daerah pedalaman seperti Krayan, Lumbis, dan Lumbis Ogong.

Ia menjelaskan, saat ini sekolah di daerah terpencil ada yang memiliki guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya seorang. Hanya kepala sekolah yang berstatus PNS, selebihnya hanya guru honorer. Namun untuk menjadi guru honorer saat ini harus memiliki pendidikan minimal sarjana. “Baru-baru ada 200 guru honorer yang diminta untuk kuliah dulu sebelum mengajar,” ujarnya.

Menurutnya, di Disdikbud Nunukan hingga saat ini pasti ada masalah yang terjadi, karena tidak akan disebut Disdikbud jika tidak mendapatkan permasalahan. Seperti saat ini menghadapi masalah kekurangan guru, tentu harus mendapatkan solusi, agar sekolah tidak kekurangan guru.

Kondisi yang dihadapi guru yang berada di daerah pelosok mayoritas tidak ada yang dapat bertahan lama. Bahkan ada yang tidak sampai setahun telah meminta untuk pindah ke tempat lain, dengan berbagai macam alasan. “Belum lagi ada yang pensiun, di 2018 ini ada 36 guru yang akan pensiun. Jadi masalahnya cukup klasik,” tuturnya.

Untuk menutupi kekurangan guru, perlu dilakukan penambahan melalui perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Karena jika tak ada solusi tercepat, maka semakin banyak sekolah yang akan kekurangan tenaga pengajar.

Sebelumnya diungkapkan Kepala Bidang (Kabid), Pengadaan, Pembinaan dan Pengembangan BKPSDM Nunukan, Hamseng, SH  bahwa pada 2018 ini masing-masing daerah diminta untuk menyampaikan kebutuhan PNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (Kemenpan RB). “Untuk formasi PNS telah disusun sesuai dengan kebutuhan di daerah,” kata Hamseng.

Untuk penyusunan formasi yang telah selesai yakni Disdikbud Nunukan serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Sesuai dengan keinginan Kemenpan RB, yakni di Nunukan hanya fokus untuk bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, formasi lainnya ikut diajukan adalah di bidang pembangunan infrastruktur. (nal/ash)

 


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 20:25

Sungai Bernuansa Pantai di Sei Menggaris

SEJUMLAH objek wisata tersembunyi di balik lebatnya hutan di Nunukan. Seperti halnya salah satu objek…

Jumat, 21 September 2018 11:00

Anggaran Dipangkas, Satpol PP Jadi “Macan Ompong”

NUNUKAN – KinerjaSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan sebagai penegak peraturan daerah…

Jumat, 21 September 2018 10:57

Manfaatkan Belanja Alat Dapur

NUNUKAN – Kalender Islam 10 Muharam kemarin dijadikan momen unik oleh sebagian ibu-ibu di Nunukan,…

Jumat, 21 September 2018 10:56

Setelah DCT Ditetapkan, Pertarungan Dimulai

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan telah menetapkan 302 calon anggota Dewan Perwakilan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Minggu, Rombongan Asal Nunukan Tiba

JAMAAH haji asal Nunukan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 embarkasi haji Balikpapan,…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Tak ada Formasi Bagi K2

NUNUKAN – Honorer kategori dua (K2) harus berkecil hati. Sebab, dari pengumunan formasi Calon…

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .