MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 April 2018 13:16
Penertiban Allana, Prospek Cerah Daging Lokal
CEK: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama instansi terkait melakukan sidak ketersediaan dan harga pangan di Pasar Gusher dan Pasar Tenguyun, Tarakan, Rabu (25/4). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Daging beku saat ini tidak semua ilegal. Tetapi karena banyaknya daging beku ilegal yang beredar, membuat distributor merugi. Harga daging ilegal jauh lebih murah.

Pimpinan PT Sri Kencana Lestari Sri Sulartiningsih mengatakan, daging ilegal yang masuk menghambat peredaan daging legal. Sri sendiri menjual berbagai varian jenis daging dengan berbagai harga.

Mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 82 ribu tergantung dari jenisnya. Jika daging ilegal, malah akan lebih murah dibandingkan harga pasaran dan bisa mencapai Rp 58 ribu per kilogram. Sehingga tentu masyarakat akan lebih memilih yang lebih murah.

“Jelas mempengaruhi untuk daging yang resmi, karena memang tidak ada yang membeli dan juga tempat olahan daging yang belum ada,” ujarnya.

Dikatakan, hanya ada beberapa jenis saja yang dapat didistribusikan di Kalimantan Utara. Beberapa jenis daging tidak laku di pasaran dan tidak akan dapat diolah. Karena tidak adanya industri pengolahan daging, berbeda dengan di kota besar yang bisa mengolah daging tidak laku menjadi sosis, daging burger atau kornet. “Di sini tidak ada, jadi pengaruhnya sangat besar untuk kami,” ujarnya.

Diakuinya juga, saat ini belum bisa memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 80 ribu.

“Kalau ilegal lagi banyak, yah saya menonton saja. Karena pasti penjualan ilegal akan lebih murah dan lebih laku di pasaran,” ungkapnya.

Dikatakan, biasanya daging legal miliknya sekali pasok bisa mencapai satu kontainer atau 28 ton. Dengan adanya daging ilegal, maka biasanya satu kontainer bisa habis dalam waktu tiga bulan.

Berbeda dengan tahun ini, walaupun masih ada daging ilegal yang beredar tetapi sudah banyak yang ditertibkan. Sehingga satu kontainer bisa habis dalam waktu sebulan saja. “Yah lumayanlah, dibandingkan tahun lalu, kasihan sekali,” ungkapnya.

Mendekati Ramadandan Idulfitri, Sri berharap stok tidak dibatasi. Dengan begitu bisa menghambat daging ilegal. Biasanya memang mendekati bulan puasa, maka petugas akan lebih gencar menindak daging ilegal. Sehingga stok sudah seharusnya tidak dibatasi.

“Jangan dibatasilah, kami juga mengambil dari Bulog pusat. Biasanya memang daging yang paling disukai itu kode 44, 41, dan 11. Karena di sini memang menggunakan kode, beda di kota lain pakai nama,” urainya. (*/naa/lim)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*