MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 April 2018 13:11
SUDAH DARI DULU..!! KP Pertamina EP Dikuasai Warga
BANK DATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Mendirikan bangunan di atas wilayah kerja pertambangan (WKP) cukup berbahaya. Berisiko terjadi kebakaran. Maka di daerah WKP pun selalu diberi tanda larangan menyalakan api atau merokok.

Seperti kejadian terbakarnya sumur minyak di Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Rabu (25/4) yang menewaskan 10 orang. Melihat kejadian nahas ini, dapat menjadi peringatan dan pelajaran bagi warga Bumi Paguntaka yang tinggal di daerah WKP.

Asisten Manager Legal and Relation PT Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan Enriko R. E Hutasoit mengaku, sumur-sumur yang tersebar di Kelurahan Kampung Satu Skip, Kampung Enam dan Kampung Empat dikuasai dan dikelola sendiri warga secara ilegal atau illegal drilling.

Padahal dalam kegiatan minyak dan gas (migas) ditata dan dikelola dengan teknologi tinggi atau high technology, berisiko tinggi atau high risk dan membutuhkan biaya yang besar atau high cost.

“Itulah kenapa wajib dilaksanakan perusahaan yang terverifikasi secara baik oleh pemerintah,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Secara teknis bermukim di atas WKP sangat berisiko dan berbahaya. Apalagi harus tinggal di wilayah yang sangat dekat dengan sumur minyak. Oleh karena itu, pihaknya tak bosan-bosannya memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai risiko berada di daerah WKP.

“Maka itu akan sangat baik apabila warga tidak melakukan upaya okupasi wilayah aset dan sumur-sumur migas,” jelasnya.

Ia pun tak mengetahui secara pasti jumlah rumah yang berdiri di daerah WKP Pertamina EP saat ini. Namun dalam 2016 tercatat sekitar 5.000 rumah warga yang masuk dalam kawasan WKP Pertamina EP.

Terdapat 1.440 titik sumur yang masih aktif di Tarakan. Selagi sumur-sumur yang belum dilakukan plug and abandon merupakan sumur aktif. Plug and abandon ini secara teknis dilakukan penyemanan dan penutupan saluran. “Di Tarakan belum ada yang dilakukan plug and abandon, hampir semua sumur masih aktif. Mungkin sumur yang sudah dilakukan plug and abandondi wilayah depan Islamic Center,” jelasnya.

Meski mengetahui risiko, warga pun enggan meninggalkan WKP dengan alasan lahan tersebut sudah diperjualbelikan. Sejak 2008 silam, Pertamina EP tak lagi melakukan pengeboran. Banyaknya bangunan rumah di kawasan WKP menjadi salah satu hambatan pengerjaan.

“Semua aset Pertamina baik yang diperoleh dari kekayaan BPM, sampai hari ini sebagian besar statusnya kekayaan negara. Tapi warga memaksa, dengan dalih dikeluarkan status Surat Izin Memanfaatkan Tanah Negara (SIMTN) dengan alasan sudah digarap sejak lama,” bebernya.

Karena berpotensi berbahaya, ia pun mengimbau sekiranya warga tidak bermukim di wilayah sekitar sumur migas. Berada di sekitar sumur, perlu menjaga safety atau mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti helm, coverall, sarung tangan. Karena selain mengeluarkan minyak, juga gas yang tidak terlihat dan mudah terbakar.

“Kami (pekerja Pertamina) saja ke lokasi wajib pakai alat pelindung diri. Kami tidak menginginkan orang dalam bahaya, makanya kami terus mengingatkan masyarakat yang tinggal di wilayah sumur migas itu berbahaya,” tutupnya. (*/one/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 11:34

Terganjal Utang dan Kejelasan Aset

TARAKAN – Penyerahan laporan hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:26

Terganjal Utang dan Kejelasan Aset

TARAKAN – Penyerahan laporan hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:17

Air Panas dan Asupan Syaraf

Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie menggelar buka puasa bersama di rumah jabatannya di…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:15

Hukuman Nakhoda Tergantung Kelalaian

KASUS kecelakaan tunggal kapal cepat Harapan Baru Express yang terjadi di perairan Kaltara, membawa…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:10

Sembilan Tahun Menjanda, Kini Kembali Rasakan Sahur Bersama

Ada yang berbeda di subuh kesembilan, tim Asslamualaikum Sahur kali ini langsung menyambangi rumah Nenek…

Sabtu, 26 Mei 2018 10:56

Jembatan Miring, Warga Lebih Waspada

Tarakan—Kondisi semenisasi jalan yang berlubang,dan jembatan yang miring turut mengganggu kenyamanan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:27

Bekali Anak-Anak dengan Pendidikan Formal-Bela Diri

Assalamualaikum Sahur Radar Tarakan kembali dilakukan, kali ini bersama tim Badan Pemeriksa Keuangan…

Jumat, 25 Mei 2018 12:31
Kecelakaan Speedboat Harapan Baru Express

Semua Ngaku Sudah Berupaya, Tapi Musibah Tak Terhindarkan

TARAKAN – Penyebab kecelakaan laut kapal cepat Harapan Baru Express Selasa (22/5) tujuan Malinau-Tarakan…

Jumat, 25 Mei 2018 12:22
Kecelakaan Speedboat Harapan Baru Express

Lima Korban Meninggal Tidak Diautopsi

TARAKAN - Lima korban meninggal akibat peristiwa kecelakaan kapal cepat Harapan Baru Express sudah dimakamkan.…

Jumat, 25 Mei 2018 12:02

Terduga Teroris di Tarakan Itu Dikenakan Tiga Pasal Sekaligus

TANJUNG SELOR – Terduga teroris yang diamankan beberapa waktu lalu oleh pihak Densus 88 berinisial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .