MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 April 2018 12:33
Rutin Melakukan Swadaya Setiap Bulan
INISIATIF: Warga RT 2, Kelurahan Juata Kerikil antusias membangun lingkungan melalui swadaya. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Inisiatif warga RT 2, Kelurahan Juata Kerikil untuk membangun lingkungan sangat tinggi. Dikatakan Ketua RT 2, Kelurahan Juata Kerikil, Mustafa, entah kapan direalisasikan jika hanya menunggu bantuan dari pemerintah. Meski sudah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), tetapi tak kunjung direalisasikan.

“Kita sama-sama ketahui, sudah diusulkan saat musrenbang dan semuanya diprioritaskan tapi ujung-ujungna tidak direalisasikan karena anggaran tidak ada,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Melalui iuran program Sampah Semesta, yang dikenakan tarif Rp 15 ribu per rumah, ia sisihkan untuk pembangunan. Ke depannya ia memang berencana mengadakan kas RT yang diperuntukkan pembangunan fisik lingkungan RT 2 ini.

“Rp 12.500 bayar pertugas penjemput sampah dan kita sisihkan Rp 2.500 untuk kas RT. Jadi iuran yang terkumpul dari 87 rumah itu lah yang kita gunakan,” jelasnya.

Mustafa melanjutkan, setiap bulannya ia dan warga melakukan swadaya untuk pembangunan. Pembangunan itu pun dilakukan secara bertahap sesuai dengan dana yang terkumpul.

Seperti perbaikan jalan di Gang Mustafa. Baru-baru ini ia dan warga swadaya memperbaiki semenisasi gang yang memiliki panjang 120 meter ini. Namun sesuai dengan dana yang ada, baru dikerjakan sekitar 24 meter

“Dalam 2018 ini kita sudah tiga kali swadaya. Jadi memang setiap bulannya kita swadaya sesuai dengan kemampuan kita,” lanjutnya.

Meski warganya kebanyakan petani, tetapi kesadaran dan kepedulian terhadap pembangunan fisik sangat lah tinggi. Apalagi akses jalan memang penunjang utama, sehingga warga pun turut andil dalam membangun.

“Warga antusias, karena mereka merasa ini jalan dilewati setiap hari, antar anak sekolah. Kalau jalan rusak dan sempit, kan susah juga dilewati,” bebernya.

Selain perbaikan jalan, pengadaan gerobak kecil untuk menjemput sampah pun diadakan melalui swadaya. Ia mengatakan, warga mendukung program Sampah Semesta yang dicanangkan pemerintah. Tetapi penyediaan fasilitias dari pemerintah hanya gerobak besar, tetapi tidak semua terjangkau khususnya di gang sempit.

“Fasilitas untuk melanjutkan program itu tidak maksimal. Ada bantuan gerobak dari pemerintah tapi hanya untuk jalan besar. Kalau gang sempit tidak bisa lewat, makanya kita swadaya beli gerobak sayur,” terangnya.

Ia berharap ke depannya apa yang menjadi komitmen pemerintah dapat direalisasikan. Apalagi menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada), sekiranya calon pemimpin dapat menjalankan komitmen sesuai yang disampaikan kepada masyarakat.

“Jangan berbicara manis-manis saja tapi kalau sudah memimpin tidak direalisasikan. Tapi apa yang dijanjikan ke masyarakat saat kampanye itu lah yang direalisasikan,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:39

Ada Toilet, Tak Ada Air

TARAKAN - Ditempatkannya satu toilet portabel di Taman Berkampung membuat pengunjung sedikit terbantukan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:35

Eksepsi Oknum Polisi Terlibat Sabu Ditolak Hakim

TARAKAN – Usai mengajukan eksepsi dalam sidang sebelumnya, oknum polisi berinisial SS hanya bisa…

Sabtu, 20 Oktober 2018 11:49

Napi yang Dapat Sabu dari Tong Sampah Dituntut Delapan Tahun

TARAKAN – Marselinus dan Yulius hanya bisa tertunduk pasrah setelah mendengarkan tuntutan yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 11:47

Setubuhi Pacar Sendiri, SR Masuk Bui

TARAKAN – Perbuatan pria berinisial SR ini sangat miris. Di usianya yang masih remaja, 16 tahun,…

Jumat, 19 Oktober 2018 21:13

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:02

PENGLIHATAN SOPIR GELAP, PIKAP 'NYEMPLUNG'

 TARAKAN - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:56

Ada Apa? Disdukcapil Disorot Kemenkopolhukam

TARAKAN - Proses pelayanan publik di Kota Tarakan saat ini masih terkendala kurangnya fasilitas. Hal…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:53

Tujuh Relawan PMI Kaltara Bertahan

TARAKAN – Sebanyak lima relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara telah kembali ke Kaltara,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:51

Dominan Gugatan di Perkara Cerai

TARAKAN - Perceraian biasanya ditempuh pasangan menikah yang merasa sudah tidak sepaham lagi. Penyebabnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:46

“Anak-Anakku Kalian di Mana?”

Sudahdua pekan pasca tragedi likuefaksi melanda Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .