MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 April 2018 12:24
Tidak Kapok, Residivis Berhasil Diringkus
RESIDIVIS: Pelaku SN (menggunakan topeng) memegang barang bukti hp hasil pencurian saat diamankan anggota Unit Jantras Sat Reskrim Polres Tarakan, Rabu (25/4). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Meski sempat mendekam di penjara karena kasus pencurian, SN (29), kembali melakukan aksinya. Kali ini SN melakukan pencurian di salah satu rumah di RT 12 Kelurahan Selumit Pantai beberapa waktu lalu, dengan mengambil  satu unit hp merek Oppo Neo 7 dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Ia akhirnya berhasil diringkus personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tarakan pada Rabu (25/4), pukul 01.00 dini hari di wilayah Kelurahan Selumit Pantai tanpa perlawanan.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan, SH, SIK, M.Si melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Taharman mengatakan, pelaku diringkus di rumahnya yang tidak jauh dari rumah tempatnya melakukan aksi pencurian. “SN sudah ahli dalam menjalankan aksinya. Terbukti dari pengakuannya yang melakukan pencurian dengan cara membuka jendela rumah korban dengan tangan kosong,” bebernya.

Dalam menjalankan aksinya, SN melakukan pada malam hari, saat korban sudah tertidur lelap dan suasana sekitar rumah korban sudah sepi. Hal ini membuat pelaku dengan leluasa mengambil barang berharga korban di dalam rumah. “Untuk kasus kali ini, dia (SN) diketahui melakukan aksinya pada pukul 04.00 Wita,” ungkapnya.

Korban baru menyadari menjadi korban pencurian setelah melihat hp merek Oppo Neo 7 tidak ada di tempat korban menyimpannya sebelum tidur. “Kecuigaannya korban bahwa rumah dimasuki oleh pelaku pencurian makin besar, setelah memeriksa tempat korban menyimpan uang tunai sebesar Rp 300 ribu juga menghilang,” ujarnya.

Merasa menjadi korban pencurian, akhirnya korban melaporkan ke Mako Polres Tarakan, melalui Unit Jatanras pelaku akhirnya berhasil diringkus dengan barang bukti hp yang belum berhasil dijual. “SN kami jerat dengan pasal 363 ayat ke 1, ke 3 dan ke 5 dengan ancaman kurungan lima tahun penjara,” jelasnya. (jnr/ash)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .