MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 April 2018 11:34
Aparat Terlibat Narkoba Diinstruksikan Tembak Mati
Diresnarkoba Polda Kaltara - AKBP Adi Affandi RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Aparat kepolisian tampaknya sudah tak main-main lagi terhadap penindakan para pelaku penyalahgunaan narkotika. Khususnya para bandar dan aparat kepolisian yang terlibat bermain dalam lingkaran barang haram tersebut. Tak tanggung-tanggung, hukuman untuk pelaku yang terlibat adalah tembak mati.

Dikatakan Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Kaltara AKBP Adi Affandi, hal tersebut ditegaskan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang memberikan perintah langsung untuk melakukan tindakan tersebut belum lama ini.

“Jadi, Kapolri telah menginstruksikan tembak mati bagi para bandar narkoba. Termasuk aparat kepolisian yang bermain dalam masalah narkoba atau polisi yang bergerak di bidang pemberantasan narkoba dan obat-obatan terlarang,” ujarnya belum lama ini.

Tentu dalam hal tersebut, kata dia, perlu menjadi atensi dan akan dilakukan. Sebab sudah menjadi tugas bagi anggota polri menjalankan perintah atasan, maka demikian di Kaltara tentu akan diberlakukan. “Memang penindakan terhadap masalah narkoba ini sudah tidak main-main lagi, sebab peredaran narkoba sudah sangat luar biasa. Sehingga butuh penindakan yang benar-benar tegas,” sebutnya.

Hanya saja, yang perlu diberlakukan untuk tindakan tembak mati tersebut harus jelas klasifikasinya. Sehingga anggota yang bertugas untuk mengeksekusi tidak ada keragu-raguan lagi. “Kalau masalah tembak menembak saya pikir gampang, namun pasca penembakan yang juga harus dipikirkan. Sebab tentu ada etik yang harus dijaga, sebab ada bidang propam juga,” sebutnya.

“Memang sejauh ini belum ada detailnya seberapa berat barang bukti yang harus diberlakukan tembak mati, namun pada dasarnya Kapolri menginstruksikan hal tersebut bagi bandar dan personel yang terlibat,” sambungnya.

Untuk itu, menurutnya agar lebih mendetail atas perintah tersebut pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Markas Besar Polisi (Mabes Polri) dengan tujuan untuk memperjelas instruksi tersebut. “Tapi untuk memperjelas, kami juga akan berkoordinasi kepada Mabes Polri mengenai instruksi ini,” sebutnya.

Dalam hal narkoba lanjutnya, memang dibutuhkan kekompakan antara TNI, Polri maupun BNN dan melawan jaringan narkoba. Sesuai instruksi Kapolri kata dia, dibutuhkan pemetaan jaringan narkoba tersebut. “Selain kekompakan antar institusi, dalam memberantas dan memutus jaringan narkoba perlu dilakukan pemetaan.  Sebab jaringan narkoba selalu dilakukan oleh jaringan yang sama, sehingga pemetaan merupakan langkah utama yang perlu dilakukan terlebih dahulu,” ujarnya.

Pada dasarnya, untuk di Kaltara dan secara umum di Indonesia permasalahan narkoba seperti halnya fenomena gunung es. Artinya masih banyak pelaku yang belum tertangkap.

“Masih sedikit yang tertangkap dan masih banyak yang berkeliaran. Karena jaringannya sudah sangat luar biasa, untuk itu yang terpenting kami akan petakan dulu jaringannya. Sebab, jaringannya itu-itu saja,” jelasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:11

Terkena Demam Piala Dunia Petugas KPU Pakai Baju Timnas

Nuansa piala dunia di tahun ini ternyata tak hanya menyita perhatian khalayak umum. Pada pendaftaran…

Senin, 16 Juli 2018 16:08

Pembangunan Gedung Metrologi Capai 30 Persen

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 16 Juli 2018 16:07

Pemkab Utang Program ke Pusat

TANJUNG SELOR – Peralihan kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut) dari kabupaten/kota ke provinsi…

Senin, 16 Juli 2018 16:06

Perusahaan Enggan Lapor TKA

TANJUNG SELOR - Sepanjang tahun ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bulungan…

Senin, 16 Juli 2018 16:04

Tak Disiplin, Sanksi Tegas Menunggu ASN

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie berjanji tidak akan mentolelir…

Senin, 16 Juli 2018 09:08

Nakhoda Harapan Baru Terancam Lima Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Setelah menetapkan tersangka terhadap nakhoda Speedboat (SB) Harapan Baru berinisial…

Senin, 16 Juli 2018 09:07

Warga Krayan Swadaya Perbaiki Pipa PDAM

TANJUNG SELOR - Kerusakan parah instalasi pipa besi pendistribusian air bersih Pa Rumpai di Kecamatan…

Senin, 16 Juli 2018 09:06

BAHAYA..!! Pulau Ini Kekurangan Sumber Air Baku

TANJUNG SELOR - Kecamatan Bunyu hingga saat ini masih sangat kesulitan air baku untuk diolah menjadi…

Senin, 16 Juli 2018 09:05

Fasilitas Taman Sabanar Lama Dirusak

TANJUNG SELOR - Pengerjaan fisik Taman Kalimantan Utara (Kaltara) Abadi, Sabanar Lama, Tanjung Selor…

Senin, 16 Juli 2018 09:03

Kesejahteraan Anak Jadi Prioritas Dinsos

TANJUNG SELOR – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .