MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 25 April 2018 11:59
AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat
TIDAK SIGNIFIKAN: Tingkat angka kemiskinan masyarakat di Kaltara menunjukkan ada nya peningkatan. BANK DATA

PROKAL.CO, TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat angka kemiskinan di Kaltara pada 2017 naik dibandingkan 2016 lalu.

Adapun salah satu factor penyebabnya, migrasi penduduk dari luar Kaltara. Seperti di Tarakan yang banyak kedatangan penduduk dari luar yang ingin mencari kerja. Kenaikan itu tidak hanya terjadi di kabupaten dan kota, tapi juga secara umum di provinsi termuda ini. 

Kepala Seksi Statistik  Sosial Rini Setiyorini menjelaskan, kenaikan angka kemiskinan terjadi seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Namun kenaikannya tidak terlalu signifikan.

“Malinau, Bulungan, Tana Tidung, dan Nunukan terjadi kenaikan. Kalau yang paling tinggi kenaikannya rata-rata sekitar satu persen kenaikannya,” ungkap Rini Setiyorini meneruskan arahan Kepala BPS Tarakan, Rabu (24/4).

Menurutnya, ada banyak indikator yang menyebabkan kenaikan penduduk kemiskinan. “Mereka (migran) sebenarnya punya pekerjaan. Tetapi penghasilan yang didapat itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari cukup saja, tidak berlebih. Banyak juga yang memang pendatang terus mereka ada yang masih pekerjaannya belum tetap, pekerja bebas, belum stabil,” katanya.

Selain itu, program pemerintah juga berkontribusi bagi kenaikan jumlah penduduk miskin di Kaltara. Misalnya saja, seperti penyaluran beras masyarakat sejahtera (rastra) dari pemerintah pusat yang pada 2016 berjalan lancer. Sementara pada 2017 sempat mengalami keterlambatan penyaluran.

“Kalau dugaan kami kemarin itu program rastra jadwalnya agak mundur yang kemarin itu. Kemungkinan besar itu pengaruh juga,” tuturnya.

Menurut Rini, dalam upaya mengentaskan kemiskinan, dibutuhkan program pemerintah berkesenimbungan, termasuk juga penyalurannya. Jika tidak, akan mempengaruhi angka kemiskinan di suatu daerah.

Namun, Rini menilai, kenaikan tersebut masih wajar karena naiknya masih satu digit dan tidak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, cukup rumit bagi suatu daerah untuk terus mempertahankan angka kemiskinan, apalagi harus ditekan.

Jangankan di negara berkembang seperti Indonesia, Rini menilai, di negara-negara maju juga sulit untuk mempertahankan angka kemiskinannya di bawah 10 persen, meskipun tingkat perkonomian masyarakatnya sudah mapan.

Menurutnya, di setiap daerah pasti memiliki penduduk miskin. Variabel penduduk miskin sendiri tidak hanya dilihat dari sisi penghasilan, bisa juga dari kondisi perumahan, konsumsi makanan, kesehatan dan faktor pendukung lainnya.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Arfandi, mengatakan pihaknya telah menyalurkan sejumlah program pro rakyat baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah kota.

“Selama ini yang sudah dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami sudah melakukan adanya bantuan rastra, kemudian juga PBI (penerima bantuan iuran) daerah untuk kesehatan. Dan juga ada pembinaan-pembinaan dan pelatihan-pelatihan di masyarakat dalam rangka meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk mempunyai usaha supaya angka kemiskinan kita sudah menurun,” imbuhnya. (eru/lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 10:38

Ustaz Abdul Somad Tiba di Bandara Juwata

TARAKAN - Senin (22/10) sekira pukul 08.00 Wita, Ustaz  Abdul Somad akhirnya tiba di Bandara Internasional…

Senin, 22 Oktober 2018 10:26

Sukiman, Hidup Sebatang Kara di Usia Senja

PERNAHKAH kita membayangkan, hidup sebatang kara di usia dengan penyakit yang membuat kita tak dapat…

Senin, 22 Oktober 2018 10:23

Tersangka Beber Keterangan Palsu

BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara melakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan…

Senin, 22 Oktober 2018 10:20

Empat Pelanggan Setia Dapat Voucer STB

TARAKAN – Keseruan dari empat pelanggan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Tarakan, berhasil memenangkan…

Senin, 22 Oktober 2018 10:03

Panitia Genjot Persiapan XC Race

TARAKAN - Meski masih memiliki waktu dua bulan sebelum melaksanakan XC race dan jambore sepeda di Bumi…

Senin, 22 Oktober 2018 10:02

TPA Overload, DLH Optimis Raih Adipura

TARAKAN- Penghargaan Adipura sampai saat ini belum diumumkan, meski penilaian telah berakhir beberapa…

Senin, 22 Oktober 2018 10:00

Politik Uang Ancaman Pemilu 2019

TARAKAN - Kursi legislatif memang sedang dalam incaran banyak orang saat ini. Tak jarang, untuk mendapatkan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:59

Jalan Ditimbun Batu Semakin Parah

TARAKAN – Ketua RT 16, Kelurahan Karang Anyar, M. Noor mengatakan, banyak titik jalan yang dikeluhkan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:57

Rusak, Penanganan Menunggu Dana

TARAKAN- Program sampah semesta yang sudah berjalan sampai saat ini masih menemukan kendala, dimulai…

Minggu, 21 Oktober 2018 22:24

Persatukan Keluarga hingga Menghibur Anak Petobo

RENTETAN gempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .