MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 25 April 2018 11:59
AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat
TIDAK SIGNIFIKAN: Tingkat angka kemiskinan masyarakat di Kaltara menunjukkan ada nya peningkatan. BANK DATA

PROKAL.CO, TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat angka kemiskinan di Kaltara pada 2017 naik dibandingkan 2016 lalu.

Adapun salah satu factor penyebabnya, migrasi penduduk dari luar Kaltara. Seperti di Tarakan yang banyak kedatangan penduduk dari luar yang ingin mencari kerja. Kenaikan itu tidak hanya terjadi di kabupaten dan kota, tapi juga secara umum di provinsi termuda ini. 

Kepala Seksi Statistik  Sosial Rini Setiyorini menjelaskan, kenaikan angka kemiskinan terjadi seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Namun kenaikannya tidak terlalu signifikan.

“Malinau, Bulungan, Tana Tidung, dan Nunukan terjadi kenaikan. Kalau yang paling tinggi kenaikannya rata-rata sekitar satu persen kenaikannya,” ungkap Rini Setiyorini meneruskan arahan Kepala BPS Tarakan, Rabu (24/4).

Menurutnya, ada banyak indikator yang menyebabkan kenaikan penduduk kemiskinan. “Mereka (migran) sebenarnya punya pekerjaan. Tetapi penghasilan yang didapat itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari cukup saja, tidak berlebih. Banyak juga yang memang pendatang terus mereka ada yang masih pekerjaannya belum tetap, pekerja bebas, belum stabil,” katanya.

Selain itu, program pemerintah juga berkontribusi bagi kenaikan jumlah penduduk miskin di Kaltara. Misalnya saja, seperti penyaluran beras masyarakat sejahtera (rastra) dari pemerintah pusat yang pada 2016 berjalan lancer. Sementara pada 2017 sempat mengalami keterlambatan penyaluran.

“Kalau dugaan kami kemarin itu program rastra jadwalnya agak mundur yang kemarin itu. Kemungkinan besar itu pengaruh juga,” tuturnya.

Menurut Rini, dalam upaya mengentaskan kemiskinan, dibutuhkan program pemerintah berkesenimbungan, termasuk juga penyalurannya. Jika tidak, akan mempengaruhi angka kemiskinan di suatu daerah.

Namun, Rini menilai, kenaikan tersebut masih wajar karena naiknya masih satu digit dan tidak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, cukup rumit bagi suatu daerah untuk terus mempertahankan angka kemiskinan, apalagi harus ditekan.

Jangankan di negara berkembang seperti Indonesia, Rini menilai, di negara-negara maju juga sulit untuk mempertahankan angka kemiskinannya di bawah 10 persen, meskipun tingkat perkonomian masyarakatnya sudah mapan.

Menurutnya, di setiap daerah pasti memiliki penduduk miskin. Variabel penduduk miskin sendiri tidak hanya dilihat dari sisi penghasilan, bisa juga dari kondisi perumahan, konsumsi makanan, kesehatan dan faktor pendukung lainnya.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Arfandi, mengatakan pihaknya telah menyalurkan sejumlah program pro rakyat baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah kota.

“Selama ini yang sudah dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami sudah melakukan adanya bantuan rastra, kemudian juga PBI (penerima bantuan iuran) daerah untuk kesehatan. Dan juga ada pembinaan-pembinaan dan pelatihan-pelatihan di masyarakat dalam rangka meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk mempunyai usaha supaya angka kemiskinan kita sudah menurun,” imbuhnya. (eru/lim)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .