MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 25 April 2018 11:08
Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu
TERHAMBAT: Tampak pelaksanaan UNBK yang berlangsung di salah satu SMP Negeri di Nunukan. Terjadinya pemadaman listrik menyebabkan pelaksanaan UNBK terhambat. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengalami gangguan. Khusus di wilayah Pulau Nunukan dan Sebatik, di tengah pengerjaan soal-soal, terjadi pemadaman listrik. Pelaksanaan ujian di sesi pertama terjadi keterlambatan 15 hingga 20 menit dari jadwal.

Bagi sekolah yang memiliki mesin listrik atau genset tak jadi masalah. Pelaksaan UNBK dapat dilanjutkan. Namun, bagi sekolah yang tak memiliki mesin genset untuk mendukung pelaksanaan UNBK ini tentunya harus menunggu lama karena proses penormalan listrik dari pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membutuhkan waktu yang cukup lama. “Tentunya terjadinya pemadaman listrik ini jelas ada yang terhambat,” kata Kepala SMP negeri 1 Nunukan Husin Manu kepada media ini kemarin.

Ia mengatakan, beruntung ada wali kelas yang sudi meminjamkan mesin genset untuk digunakan. Sehingga, sesi pertama yang tinggal 15 menit selesai dapat dilanjutkan kembali walaupun ada keterlambatan bagi pelajar yang mengikuti sesi kedua dan ketiga. “Seharusnya hal ini tidak terjadi. Tapi karena faktor alam dan lainnya, akhirnya yang dikhawatirkan terjadi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala SMP 2 Nunukan Gumolon Bonte menyampaikan hal yang sama. Ia mengaku padamnya listrik tentunya sangat berpengaruh dalam pelaksanaan UNBK ini. Apalagi pihaknya tidak berani menggunakan mesin genset untuk melanjutkan ujian tersebut.

Ia mengaku memiliki dua tempat dalam pelaksanaan UNBK ini. Pertama di gedung sekolah yang berada di Jalan Bhayangkara, Nunukan Barat dan meminjam ruangan sekaligus komputer milik Sekolah Menengah Atas (SMA) Neger 1 Nunukan. “Kalau berharap genset justru banyak pengeluaran. Sementara dana operasional terbatas. Dan yang penting itu di BOS (Bantuan Operasional Sekolah) tidak ditemukan petunjuk teknis (juknis) soal penggunakaan genset ini,” bebernya.

Kepada Disdikbud Nunukan H. Jayamartom membenarkan adanya gangguan listrik dan terhambatnya pelaksanaan UNBK tersebut. Hanya saja diakuinya tidak fatal dan mengakibatkan batalnya pelaksanaan sesuai jadwal. “Memang listrik padam. Tapi semuanya berjalan normal kembali setelah menyala lagi. Hanya beberapa menit saja. Apalagi sejak jauh hari pihak sekolah telah diminta menyiapkan mesin genset sebagai antisipasi,” ungkap Jayamartom saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan hingga UNBK berakhir. Sistem atau cara kerja UNBK ini juga menggunakan server. Jadi, ketika tiba-tiba padam, masih dapat dinormalkan kembali. Artinya, soal yang telah dikerjakan pelajar akan kembali normal lagi ketika listrik dinyalakan. “Karena ada servernya jadi soalnya tidak hilang atau terhapus. Jadi, tidak masalah. Meskipun sedikit terhambat,” jelasnya. (oya/ash)      


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*