MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 24 April 2018 12:09
Ingatkan Polling di Medsos
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, POLLING Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di media sosial, ternyata belum sepenuhnya dipahami Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan. Kepada Radar Tarakan, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tarakan Sulaiman menyatakan, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hanya diberikan penjelasan tentang larangan pemasangan iklan dalam bentuk polling.

“Saya belum terlalu baca (memahami ketentuan aturan pemasangan (polling) itu,” ucapnya.

Sulaiman mengakui bahwa ia sendiri belum memahami apakah dalam masa kampanye saat ini pemasangan polling diperbolehkan atau tidak.

Selanjutnya, Sulaiman akan melakukan pendalaman terkait pelaksanaan polling di media sosial. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka pihaknya akan memberikan informasi jelas terkait polling tersebut.

“Sebenarnya cukup sulit bagi saya untuk menjawab pertanyaan ini (apakah penggunaan polling dapat dilakukan atau tidak), karena persoalan ini kasuistik sebenarnya. Nanti saya bilang tidak dilarang, tapi melanggar, atau sebaliknya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa penggunaan polling merupakan bagian dari peran serta masyarakat. Untuk itu, jika polling tersebut tidak menyesatkan, maka KPU mempersilakan hal tersebut. “Sepanjang tidak menyesatkan dan bukan bagian dari hasil pemungutan suara, yang penting metodologinya harus dijelaskan,” bebernya.

Menurut Teguh, perolehan polling di media sosial tidak memiliki aturan khusus. “Polling merupakan bagian dari ajang pendapat untuk mengukur sejauh mana elektabilitas atau tingkat popularitas masing-masing pasangan calon,” katanya.

Untuk itu sebagai lembaga resmi, media harus bersifat lebih hati-hati saat melakukan pemasangan polling, sebab dalam melakukan lembaga polling, setiap media harus menjelaskan secara detail metodologinya.

“Harus dijelaskan kepada publik metodologinya seperti apa, sehingga publik tahu. Yang jadi catatan, kalau ini (polling) tidak ada hubungannya dengan pemungutan suara,” jelasnya. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 21:02

Selumit Membara, Dua Rumah Warga Diamuk Si Jago Merah

 TARAKAN - Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Selumit  perbatasan RT…

Jumat, 18 Januari 2019 12:23

Hasil Debat Pengaruhi Pilihan

TARAKAN – Aksi saling sindir mewarnai debat perdana pasangan calon…

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*