MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 24 April 2018 12:01
Butuh Tambal Sulam, Lubang ‘Hantui’ Pengendara
BERBAHAYA: Salah satu titik jalan berlubang yang kondisinya semakin parah di Jalan Flamboyan, Kelurahan Karang Anyar. Jika tidak hati-hati, pengendara bisa terjatuh. Foto diabadikan Senin (23/4). AYU LISNA SWAN/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sejumlah lubang masih tampak di beberapa titik jalan di Tarakan. Seperti yang terlihat di Kelurahan Karang Anyar di Jalan Falmboyan.

Kondisi lubang yang menganga tepat di area Gang Bromo tersebut sudah ada sejak beberapa bulan terakhir dan belum mengalami perbaikan. Hal ini diakui oleh Jerry, salah seorang pemilik rumah yang berada di area tersebut. Kepada Radar Tarakan, ia mengungkapkan, bahwa keberadaan lubang ini sangat menganggu aktivitas mengingat badan poros jalan tidak terlalu lebar.

“Meski ini hanya di dalam kota tetapi sangat membahayakan warga. Pasalnya tepat berada di atas gunung,” bebernya, Minggu.

Para warga yang melintas dengan kendaraannya terlihat sangat waspada. Jika melewati lokasi tersebut harus berhati-hati agar terhindar dari lubang. Namun apesnya, jika malam hari, masih kerap kali pengendara yang melewati tersandung meski di lokasi sudah ada penerangan yang mumpuni. “Untung saja di area ini ada lampu jalan. Setidaknya menghindari kecelakaan karena lubang ini sangat besar,” tuturnya.

Jalanan tersebut menghubungkan rumahnya dengan kantor yang dilalui hampir setiap hari. Ia berharap, pemerintah dapat segera bertindak untuk lebih teliti dan gesit dalam melakukan perbaikan.

“Membahayakan kalau terus dibiarkan. Lubangnya bukan kecil ini sangat besar,” bebernya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota (DPUTR), Mohdi menjelaskan, bahwa timnya sudah melakukan perbaikan lubang di beberapa titik jalan meski yang didahulukan adalah jalan utama.

“Memang yang diperbaiki dalam artian penambalan jalan utama dahulu, kemarin lalu sekitaran Kusuma Bangsa sudah dilakukan penambalan,” tuturnya.

Ia membeberkan, jika untuk penambalan setiap hari dilakukan oleh pihaknya. Meski berperiode, diakuinya ketika ada penambalan di beberapa titik, tetap juga menambal lubang yang berada di sekitarnya.

“Kami sudah cukup lumayan melakukan penambahan di beberapa titik. Nanti begitu ada rencana aspal terdekat, di sekitarannya yang berlubang pasti tetap ditambal. Memang ada beberapa lubang yang belum di tambal tapi tentu akan segera diperbaiki,” katanya.

“Kendalanya jika tidak ada rencana akan susah. Melihat dulu dari kerusakannya, biasanya di aspal, kalo kerusakan parah sekali yah beton,” tambahnya.

Untuk timnya yang selalu melakukan survei sambil berjalan dan memantau jalanan yang berlubang. Akan tetapi, untuk menanyakan detail mana saja yang belum diperbaiki belum dilakukan untuk pengeksekusian.

“Kalau Karang Anyar kan masih jalan kedua dari utamanya tapi yah tetap dibenahi hanya penambahan dilakukan nanti dulu,” aku Mohdi.

Pria kelahiran Jawa Tengah itu menerangkan, faktor utama karena jalanan berlubang tersebut adalah air. Apalagi jika drainase di samping kanan dan kiri badan jalan tidak berfungsi dengan baik.

“Karena usia juga, kan tiap hari dilewati oleh kendaraan. Mempengaruhi faktor air dan kondisi tanah di bawah itu dulunya seperti apa, kurang tahu,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan, perbaikan untuk jalanan-jalanan yang berlubang segera terealisasikan dengan baik agar para pengguna jalan lebih nyaman dan tidak mengalami kecelakaan. Meski karena keterbatasan tim dan sebagainya.

“Jadi ke depannnya pasti untuk kenyamanan masyarakat kami utamakan karena memang tugas kita,” tutupnya. (ays/zia)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .