MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 24 April 2018 11:12
Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

Terkendala Status Wilayah Penempatan

SELESAI: Tampak guru dan anggota PGRI Nunukan saat berbincang santai usai mengikuti dengar pendapat dengan anggota DPRD Nunukan mengenai tunjangan khusus guru yang dipersoalkan di wilayah Krayan. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Senin (23/4).

Permasalahan kesejahteraan menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Tunjangan khusus dan penghasilan tambahan yang seharusnya diterima guru di wilayah tiga itu, terbentur dengan status daerah yang ditempatinya. Kondisi ini muncul setelah anggota komisi I DPRD Nunukan melalukan monitoring kegiatan dan reses di wilayah Kecamatan Krayan Maret lalu.

Para guru itu mengajar di SMPN 1 Krayan, SMPN 2 Krayan, SDN 001 Krayan, SDN 004 Krayan dan SDN 018 Krayan. Mereka sudah dua tahun tak menerima tunjangan khusus yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kami hanya mempertanyakan kenapa ada guru yang terima, ada juga tidak. Sementara tetap sama saja di wilayahnya,” ungkap Yanti Royohani, perwakilan guru dan kepala sekolah yang tak mendapatkan tunjungan khusus dalam hearing bersama komisi I DPRD Nunukan.

Ia mengatakan, perbedaan ini membuat gelisah para guru. Sebab, kreteria yang disyaratkan sangat membuat mereka kecewa dan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan memberikan penjelasan yang dapat diterima. “2016 lalu kami dapat. Tapi, sejak saat itu sudah tidak lagi. Kami sangat berharap tunjangan khusus itu kembali kami terima,” harapnya.

Kepala Disdikbud Nunukan H. Jayamartom membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, tidak semua guru mendapatkan tunjangan khusus tersebut. Karena, syarat untuk mendapatkannya itu ditentukan Kemendikbud sendiri. Untuk Kabupaten Nunukan dan Sebatik sudah tidak diberikan lagi. Karena, status wilayah yang ditempati sekolah yang bersangkutan tidak memenuhi syarat. Meskipun sebagai wilayah perbatasan.

Diungkapkan, untuk Kecamatan Krayan ini, ada beberapa wilayahnya, khususnya desa yang ditempati sekolah itu berstatus daerah tertinggal dan sangat tertinggal. Nah, untuk mendapatkannya, salah satu syaratnya itu berstatus daerah sangat tertinggal yang diberikan langsung oleh pihak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia.

“Masalahnya di status. Sudah beberapa kali dibahas dan disampaikan dalam setiap pertemuan di tingkat nasional ini. Kami di daerah tidak berwenang merubah status itu,” ungkap Jayamartom menjelaskan.

Persoalan ini, telah disampaikan ke Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid saat ditemukan banyak guru di Kecamatan Krayan yang tidak menerima tunjangan. Akhirnya, diusulkan agar ada perwakilan guru dari Krayan untuk mendampingi Bupati,  menanyakan hal tersebut ke Kemendikbud mengenai adanya sejumlah guru yang tidak mendapatkan tunjangan khusus tersebut.

“Yang dikatakan teman-teman dari Krayan bahwa tunjangan itu hilang kemungkinan bisa. Dari data kementerian daerah tertinggal inilah yang dipakai oleh kemendikbud sehingga, yang berhak mendapatkan tunjangan khusus adalah data dari kementerian daerah tertinggal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Nunukan Aprem mengakui jika apa yang terjadi kepada guru-guru di Krayan, khususnya yang tidak mendapatkan tunjangan khusus itu akan diperhatikan. Pihaknya segera memberikan pendampingan untuk menyampaikannya hingga ke tingkat pusat. “Tentunya bersama dengan Disdikbud Nunkan,” ungkapnya.

Dalam hearing itu, DPRD Nunukan akhirnya menetapkan tiga kesepakatan. Pertama berupayah merubah status wilayah yang menjadi naungan sekolah-sekolah yang tak mendapat tunjangan itu. Yakni, berstatus tertinggal menjadi sangat tertinggal. Kemudian, dana tunjangan guru senilai Rp 1,5 miliar sejak 2016 itu segera dibagikan ke seluruh 1.881 guru yang ada di Kabupaten Nunukan. Namun, tetap mendapatkan persetujuan dari PGRI Nunukan dan di SK-kan Bupati Nunukan. Lalu, melakukan koordinasi dengan Pemrov Kaltara dan Pemerintah Pusat mengenai tunjangan guru ini, khususnya tunjangan khusus dapat dinikmati seluruh guru. (oya/nri)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 11:49

Ramadan, Sementara Nihil Aksi Kriminal

NUNUKAN – Memasuki hari ke-8 bulan Ramadan kemarin, tindak kriminalitas di Nunukan selama Ramada…

Kamis, 24 Mei 2018 20:18

Dianggap Melanggar UU Adminduk

NUNUKAN - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Kamis, 24 Mei 2018 11:16

Setengah Tahun, Kejari Baru Tangani Dua Kasus Korupsi

NUNUKAN – Selama periode Januari-Mei 2018, baru dua kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri…

Kamis, 24 Mei 2018 11:14

Diselundup dari Sebatik, Rokok asal Indonesia Diamankan Malaysia

NUNUKAN – Dikutip dari Berita Ekhwal Semasa (BES) Tawau FM, Selasa (22/5), Agensi Penguatkuasaan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:08

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Kamis, 24 Mei 2018 11:07

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:49

Terkendala Daya Listrik, Ditunda Beroperasi

NUNUKAN – Pengoperasian Pasar Liem Hie Djung yang direncanakan awal Mei lalu terpaksa tertunda.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:46

Jaringan Terganggu, Listrik PLN Padam Total

NUNUKAN – Sejak memasuk Ramadan, kondisi listrik di wilayah Nunukan terus bermasalah. Meskipun…

Selasa, 22 Mei 2018 12:58

Usulan Pembangunan Kantor Baru

NUNUKAN - Gedung obat dan alat kontrasepsi di belakang kantor gabungan dinas (gadis) I terkesan dibiarkan.…

Selasa, 22 Mei 2018 12:56

Target Hukuman Mati, Pelaku Kasus Narkoba

NUNUKAN – Saat ini setidaknya sudah ada 7 SPDP Surat Pemberitahuan Dimulainya Pemeriksaan (SPDP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .