MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 23 April 2018 13:04
Lahan Bersengketa, Pelabuhan Feri Mangkrak

Pemkab Siap Atasi Persoalan Lahan

DIRESPONS: Mangkraknya pelabuhan Feri Ancam di Desa Ardi Mulyo langsung mendapat respons Kemenhub agar segera difungsikan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pasca kunjungan kerja (kunker) Kementerian Perhubungan RI di Kaltara yang meninjau pelabuhan Feri Ancam di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara yang mangkrak akibat sengketa lahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan baru bergerak untuk memfasilitasi penyelesaian permasalahan itu.

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengakui, pembangunan ruas jalan penghubung menuju pelabuhan itu sangat penting. Sehingga pihaknya akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait dalam hal penyelesaiannya.

“Ini asalkan jalan yang dimaksud merupakan milik aset Pemkab Bulungan. Maka, kami akan siap dalam hal penyelesaianya,” ungkap pejabat nomor satu di Bulungan ini kepada Radar Kaltara.

Dikatakannya juga, pelabuhan Feri Ancam itu menurutnya memang memiliki peran strategis dalam mendongkrak perekonomian. Hanya, pihaknya menyayangkan sejauh ini minimnya koordinasi, sehingga pelabuhan itu tak difungsikan sebagaimana mestinya.

“Begitu juga dalam kunjungan lalu ke sana (pelabuhan Feri Ancam). Surat tak ada masuk ke kami. Sehingga wajar kami tak ikut dalam rombongan ke lokasi,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berharap jika permasalahan mangkraknya pelabuhan itu dilanjutkan, maka ke depan perlunya koordinasi yang lebih intens lagi. Sehingga setiap perkembangan yang ada sama-sama saling mengetahui. “Intinya di sini koordinasi. Jangan karena ada permasalahan, baru dilakukan koordinasi,” tegasnya.

Sementara, seperti diketahui sebelumnya bahwa Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Wahju Satrio Utomodalam kunjungannya ke Kaltara bertujuan untuk melihat langsung progress pembangunan infrastruktur pelabuhan, salah satunya di Kabupaten Bulungan.

Di Bulungan, Wahju melihat langsung kondisi pelabuhan feri di Sungai Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Kepala Seksi Angkutan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Fredy Patanta mengatakan, Irjen Kemenhub meminta pelabuhan yang belum rampung harus dituntaskan, termasuk pelabuhan feri di Sungai Ancam yang beberapa tahun terakhir sudah tidak ada kejelasan kelanjutan pembangunannya.

“Jadi diminta pelabuhan feri itu harus difungsikan sebagaimana mestinya,” kata Fredy yang kala itu juga mendampangi Irjen Kemenhub.

Artinya, tegas Fredy, harus difungsikan, meski tidak sesuai fungsi awal. Misalnya, rencana awal digunakan untuk pelabuhan penumpang bisa dialih fungsikan sebagai pelabuhan barang. “Yang jelas jangan sampai bangunan itu tidak difungsikan,” kata Fredy.

Apalagi pelabuhan ini akan membantu mendongkrak perekonomian di Kaltara, karena jalur laut paling mendominasi di Kaltara. “Jalur di Kaltara itu hampir 80 persen di laut semua,” ujarnya.

Fredy menambahkan, Irjen Kemenhub juga sempat meminta agar segera menyelesaikan pembangunan ruas jalan menuju pelabuhan Feri Ancam. “Hanya kendalanya jalan pelabuhan itu masih bersengketa dengan lahan warga,” ungkapnya.

Karena itu, diharapkan Pemkab Bulungan secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut. Sebab yang punya kewenangan Pemkab Bulungan. “Jadi yang menyelesaikannya dari Pemkab Bulungan,” jelasnya. 

Sementara hasil kunjungan Irjen Kemenhub, akan dibahas di tingkat pusat, untuk mencari solusi untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan yang rusak atau mangkrak. “Termasuk untuk anggaran juga akan dibahas pada rapat,” bebernya.

Karena itu, Dishub hanya menunggu surat dari Kemenhub terkait hasil rapat atau pembahasan di tingkat pusat. “Kalau sekarang kami belum tahu berapa anggarannya,” sebutnya.

Meski begitu, Fredy menegaskan, tahun ini Dishub Kaltara akan berupaya menyelesaikan beberapa proyek pembangunan pelabuhan yang belum selesai. “Kita akan terus mengupayakan agar secepatnya bisa selesai,” pungkasnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…

Kamis, 20 September 2018 12:32

Dapati Bacaleg Curi Start Kampanye

TANJUNG SELOR – Setelah beberapa kali sempat terindikasi adanya beberapa bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 21:27

Anggaran Disetujui, Jembatan Bulan Dikaji Lagi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum,…

Rabu, 19 September 2018 21:24

BKD Tegaskan Tidak Terima Berkas Titipan

TANJUNG SELOR – Meski pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018  ditunda hingga…

Rabu, 19 September 2018 11:27

Terlambat Serahkan LADK, Caleg Dicoret

TANJUNG SELOR – Penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) dan rekening khusus dana kampanye…

Rabu, 19 September 2018 11:25

Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pemulangan Pelacur

TANJUNG SELOR - Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari praktik prostitusi pada tahun 2019 mendatang.…

Rabu, 19 September 2018 11:24

Menyanggupi Pengembangan Hutan Kota

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor bukan hanya sekedar wacana.Terbaru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .