MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:50
Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama
MISKANAH - Ibu Rumah Tangga

PROKAL.CO, MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan, Raden Ajeng Kartini, sang pahlawan nasional.

Konon, zaman penjajahan, Kartini memperjuangkan hak-hak para perempuan. Maka dari itu, setiap 21 April yang merupakan tanggal lahirnya untuk mengenang jasa Kartini.

Tak sampai di situ, wanita-wanita Indonesia pun terus berjuang. Seperti Miskanah (46), sangat besar keinginannya untuk menimba ilmu hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun apa daya, karena kedua orang tuanya hanya buruh tani, harapannya pun redup.

Tetapi ia tak ingin keempat anaknya mengalami hal serupa. Meski harus banting tulang menyekolahkan anak-anaknya, ia pun tetap berusaha. “Saya bilang, cukup sampai saya saja yang tidak berpendidikan. Anak-anak harus sukses dan membanggakan, supaya tidak dipandang sebelah mata,” tutur wanita asal Banyuwangi, Jawa Timur ini.

Baginya, orang tidak berpendidikan selalu saja diremehkan. Dalam mendidik anak-anaknya pun ia cukup keras. Jika salah harus ditegur, tetapi jika membanggakan, maka harus dipuji. Hal tersebut dapat membuat anak-anak merasa diperhatikan.

Ia tak ingin anak-anaknya merasakan pengalaman pahitnya. Karena senang berorganisasi, terkadang ia merasa minder dengan pendidikan hanya lulusan sekolah menengah pertama (SMP). “Kalau kami mau memberikan pendapat, pasti ada saja yang bilang apa sih pendidikannya. Jadi kalau ngumpul itu saya minder kalau ditanya pendidikan,” ucap wanita kelahiran 13 Juli 1971 ini.

Ia pun kerap kali menanyakan jika anaknya ingin kuliah, harus bersungguh-sungguh. Ia pun tak ingin anak-anaknya menjadi nelayan. Sering kali ia mengingatkan, jika tidak berpendidikan harus mempunyai modal tenaga yang ekstra. Tetapi dengan pendidikan tinggi dan keahlian, setidaknya mempunyai peluang besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Saya bilang, kamu tidak bisa jadi nelayan seperti bapak. Butuh tenaga dan ke laut. Tapi kalau berpendidikan dan punya keahlian, tidak keras kerjanya. Paling tidak bisa kerja di kantoran,” lanjut wanita berhijab ini.

Meski latar belakang yang awalnya hanyalah seorang nelayan dan usaha kecil-kecilan, tetapi dengan usaha keras, lambat laun ia dan suaminya dapat membalikkan keadaan dan mampu menyekolahkan keempat anaknya.

Bahkan anak pertamanya, Sam Sam Eka Bada berhasil meraih gelar magister dan merupakan lulusan terbaik di Universitas Airlangga. Anak keduanya, Ananta Dwi Sambada pun tengah menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Transportasi Darat dengan beasiswa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Ia pun terus memacu anak-anaknya agar tetap menimba ilmu.

“Anak ketiga kelas 3 SMP dan anak keempat kelas 2 SD. Orang tua sudah tidak berpendidikan, tapi anak harus berpendidikan,” tukasnya. (*/one/lim)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:19

Arkanata Akram Menjadi Saksi Sportivitas Pecinta Sepakbola

Menyaksikan Final Piala Dunia Rusia 2018 asyiknya dengan nonton bareng (nobar). Seperti kemeriahan nobar…

Senin, 16 Juli 2018 16:17

BNNP Berharap Gedung Rehabilitasi Dihibahkan

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara berharap gedung rehabilitasi pengguna…

Senin, 16 Juli 2018 16:16

Pura-Pura Miskin Tidak Diterima

Jalur keluarga miskin (gakin) dengan kuota minimal 50 persen, dengan maskimal tidak terbatas dimanfaatkan…

Senin, 16 Juli 2018 16:15

Manipulasi SKTM, Tindak Tim Verifikasi

PENGGUNAAN surat keterangan tidak mampu (SKTM) oleh masyarakat yang tergolong mampu, membuat sistem…

Senin, 16 Juli 2018 16:13

Selamatkan Diri, Lempar Anak Lewat Jendela

TARAKAN - Apa pun pasti akan dilakukan seorang ibu saat mendapati buah hatinya dalam bahaya. Begitu…

Senin, 16 Juli 2018 09:14

Negosiasi Berjam-jam, Pelantikan FPI Batal

TARAKAN – Ratusan personel dari TNI dan Polri, Sabtu (14/7) melakukan pengamanan di terminal Bandara…

Senin, 16 Juli 2018 09:13

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan,…

Senin, 16 Juli 2018 09:12

Wisata Asyik ke Embung Geomembran

SELAIN menawarkan banyak wisata budaya, masih ada satu wisata yang enggak kalah menarik dan wajib banget…

Senin, 16 Juli 2018 09:10

Jalan Gunung Selatan Jadi Lokasi TPS

TARAKAN– Jalan Gunung Selatan yang sebenarnya merupakan “paru-paru” bagi Bumi Paguntaka…

Senin, 16 Juli 2018 08:57

INGAT..!! Beras Sachet untuk Masyarakat Kecil

PENDISTRIBUSIAN beras sachet dari Perum Bulog telah tersebar di sebagian wilayah Jawa, sebagai uji coba.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .