MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:35
Daerah Wisata Minim Penerangan
Ketua RT 1, Kelurahan Mamburungan Timur, Suwardiansyah. FOTO: LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Objek wisata di Bumi Paguntaka terus bertambah, salah satunya di daerah Mamburungan Timur. Meskipun terbilang baru, tetapi selalu ramai dikunjungi masyarakat Tarakan. Apalagi setiap Sabtu dan Minggu, ada saja warga yang pulang saat hari mulai gelap.

“Di sini sudah ada wisata, tapi lampu penerangan jalan minim. Biasa ada pengunjung yang jam 7 malam baru pulang, tapi kan sudah gelap,” tutur Suwardiansyah selaku Ketua RT 1, Kelurahan Mamburungan Timur.

Sebenarnya, di daerahnya terdapat delapan titik lampu penerangan jalan umum (PJU). Tetapi tidak semuanya berfungsi, hal tersebut pun sudah ia usulkan perbaikan namun belum ditindak lanjuti.

“Dua titik saja yang menyala. Dahulu ada yang diperbaiki, tapi baru dua bulan sudah tidak berfungsi lagi. Saya usulkan lagi tapi belum ada anggaran,” lanjutnya.

Ia khawatir jika tidak ditindak lanjuti, ke depannya membahayakan warga setempat maupun pengunjung. Apalagi di daerah masjid, rawan kecelakaan.

“Di depan Masjid Nur Hidayah itu, sudah dua kali anak sekolah kecelakaan,” terangnya.

Sehingga setiap tahunnya ia mengusulkan perbaikan PJU. Ia pun sempat meminta pengadaan polisi tidur atau gundukan jalan, agar pengendara dapat mengurangi kecepatan. Setidaknya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Sebenarnya warga sudah memasang lampu penerangan di teras masing-masing. Namun karena jaraknya cukup jauh, sehingga tidak begitu terang.

“Makanya kami minta dibuatkan polisi tidur. Apalagi di sini sudah ramai, pengunjung pulangnya gelap. Kalau begini terus kan rawan kecelakaan,” jelasnya.

Sangat disayangkan di wilayah RT 1 ini belum tersedia air bersih. Sehingga warga pun masih mengandalkan air hujan. Padahal dari 500 meter terdapat mata air, maka ia sempat mengusulkan pengadaan pompa air namun belum direalisasikan.

“Kalau tidak hujan, kita beli air 1 profil itu harganya Rp 70 ribu. Biar yang tidak mampu harus sisipkan uang karena ini kebutuhan pokok. Makanya kita minta pompa air karena ada mata air,” katanya.

Padahal dengan pompa air dapat mengisi penampungan dan dapat dimanfaatkan warga setempat. Sebenarnya tempat penampungan air sudah ada, hanya saja pompa untuk mengalirkan air dari sumbernya belum direalisasikan.

“Penampungannya sudah ada tapi pompanya belum,” ucapnya.

Dengan demikian ia berharap agar ke depannya pemerintah lebih memperhatikan daerah pinggiran. Sehingga pembangunan-pembangunan pun dapat dirasakan warganya.

“Jangan di perkotaan saja yang diperhatikan. Di pinggiran seperti ini masih sedikit tersentuh pembangunan,” tutupnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 10:38

Ustaz Abdul Somad Tiba di Bandara Juwata

TARAKAN - Senin (22/10) sekira pukul 08.00 Wita, Ustaz  Abdul Somad akhirnya tiba di Bandara Internasional…

Senin, 22 Oktober 2018 10:26

Sukiman, Hidup Sebatang Kara di Usia Senja

PERNAHKAH kita membayangkan, hidup sebatang kara di usia dengan penyakit yang membuat kita tak dapat…

Senin, 22 Oktober 2018 10:23

Tersangka Beber Keterangan Palsu

BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara melakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan…

Senin, 22 Oktober 2018 10:20

Empat Pelanggan Setia Dapat Voucer STB

TARAKAN – Keseruan dari empat pelanggan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Tarakan, berhasil memenangkan…

Senin, 22 Oktober 2018 10:03

Panitia Genjot Persiapan XC Race

TARAKAN - Meski masih memiliki waktu dua bulan sebelum melaksanakan XC race dan jambore sepeda di Bumi…

Senin, 22 Oktober 2018 10:02

TPA Overload, DLH Optimis Raih Adipura

TARAKAN- Penghargaan Adipura sampai saat ini belum diumumkan, meski penilaian telah berakhir beberapa…

Senin, 22 Oktober 2018 10:00

Politik Uang Ancaman Pemilu 2019

TARAKAN - Kursi legislatif memang sedang dalam incaran banyak orang saat ini. Tak jarang, untuk mendapatkan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:57

Rusak, Penanganan Menunggu Dana

TARAKAN- Program sampah semesta yang sudah berjalan sampai saat ini masih menemukan kendala, dimulai…

Minggu, 21 Oktober 2018 22:24

Persatukan Keluarga hingga Menghibur Anak Petobo

RENTETAN gempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu,…

Minggu, 21 Oktober 2018 20:38

Berbahaya bagi Kesehatan dan Tumbuh Kembang

Tidak lagi bisa dipungkiri, saat ini gadget sudah jadi bagian dari gaya hidup. Tanpa gadget, bagai sayur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .