MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:35
Daerah Wisata Minim Penerangan
Ketua RT 1, Kelurahan Mamburungan Timur, Suwardiansyah. FOTO: LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Objek wisata di Bumi Paguntaka terus bertambah, salah satunya di daerah Mamburungan Timur. Meskipun terbilang baru, tetapi selalu ramai dikunjungi masyarakat Tarakan. Apalagi setiap Sabtu dan Minggu, ada saja warga yang pulang saat hari mulai gelap.

“Di sini sudah ada wisata, tapi lampu penerangan jalan minim. Biasa ada pengunjung yang jam 7 malam baru pulang, tapi kan sudah gelap,” tutur Suwardiansyah selaku Ketua RT 1, Kelurahan Mamburungan Timur.

Sebenarnya, di daerahnya terdapat delapan titik lampu penerangan jalan umum (PJU). Tetapi tidak semuanya berfungsi, hal tersebut pun sudah ia usulkan perbaikan namun belum ditindak lanjuti.

“Dua titik saja yang menyala. Dahulu ada yang diperbaiki, tapi baru dua bulan sudah tidak berfungsi lagi. Saya usulkan lagi tapi belum ada anggaran,” lanjutnya.

Ia khawatir jika tidak ditindak lanjuti, ke depannya membahayakan warga setempat maupun pengunjung. Apalagi di daerah masjid, rawan kecelakaan.

“Di depan Masjid Nur Hidayah itu, sudah dua kali anak sekolah kecelakaan,” terangnya.

Sehingga setiap tahunnya ia mengusulkan perbaikan PJU. Ia pun sempat meminta pengadaan polisi tidur atau gundukan jalan, agar pengendara dapat mengurangi kecepatan. Setidaknya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Sebenarnya warga sudah memasang lampu penerangan di teras masing-masing. Namun karena jaraknya cukup jauh, sehingga tidak begitu terang.

“Makanya kami minta dibuatkan polisi tidur. Apalagi di sini sudah ramai, pengunjung pulangnya gelap. Kalau begini terus kan rawan kecelakaan,” jelasnya.

Sangat disayangkan di wilayah RT 1 ini belum tersedia air bersih. Sehingga warga pun masih mengandalkan air hujan. Padahal dari 500 meter terdapat mata air, maka ia sempat mengusulkan pengadaan pompa air namun belum direalisasikan.

“Kalau tidak hujan, kita beli air 1 profil itu harganya Rp 70 ribu. Biar yang tidak mampu harus sisipkan uang karena ini kebutuhan pokok. Makanya kita minta pompa air karena ada mata air,” katanya.

Padahal dengan pompa air dapat mengisi penampungan dan dapat dimanfaatkan warga setempat. Sebenarnya tempat penampungan air sudah ada, hanya saja pompa untuk mengalirkan air dari sumbernya belum direalisasikan.

“Penampungannya sudah ada tapi pompanya belum,” ucapnya.

Dengan demikian ia berharap agar ke depannya pemerintah lebih memperhatikan daerah pinggiran. Sehingga pembangunan-pembangunan pun dapat dirasakan warganya.

“Jangan di perkotaan saja yang diperhatikan. Di pinggiran seperti ini masih sedikit tersentuh pembangunan,” tutupnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 13:27

Bekali Anak-Anak dengan Pendidikan Formal-Bela Diri

Assalamualaikum Sahur Radar Tarakan kembali dilakukan, kali ini bersama tim Badan Pemeriksa Keuangan…

Jumat, 25 Mei 2018 12:31
Kecelakaan Speedboat Harapan Baru Express

Semua Ngaku Sudah Berupaya, Tapi Musibah Tak Terhindarkan

TARAKAN – Penyebab kecelakaan laut kapal cepat Harapan Baru Express Selasa (22/5) tujuan Malinau-Tarakan…

Jumat, 25 Mei 2018 12:22
Kecelakaan Speedboat Harapan Baru Express

Lima Korban Meninggal Tidak Diautopsi

TARAKAN - Lima korban meninggal akibat peristiwa kecelakaan kapal cepat Harapan Baru Express sudah dimakamkan.…

Jumat, 25 Mei 2018 12:02

Terduga Teroris di Tarakan Itu Dikenakan Tiga Pasal Sekaligus

TANJUNG SELOR – Terduga teroris yang diamankan beberapa waktu lalu oleh pihak Densus 88 berinisial…

Jumat, 25 Mei 2018 11:59

Pajak Sektor Badan Belum Sampai Target

TARAKAN - Laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) bagi wajib pajak dari sektor badan di 2018 ditutup…

Jumat, 25 Mei 2018 11:55

ASTAGAA..!! Ada Tengkorak di Juata Kerikil, SIAPA?

TARAKAN – Adanya penemuan tengkorak manusia, Rabu (23/5) sekitar pukul 16.00 Wita di RT 3 Kelurahan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:30

Kecelakaan Laut Terjadi Lagi, Pejabat Dishub Terancam Dicopot

TARAKAN – Selang empat bulan pasca terbaliknya speedboat Anugerah Express di Sungai Kayan, kini…

Kamis, 24 Mei 2018 11:52

Keluarga Korban Terima Santunan

LIMA korban meninggal dunia atas kecelakaan kapal cepat Harapan Baru Express akhirnya diberi santunan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:43

Perbaiki Dulu, PAD Diatur Kemudian

TARAKAN – Aset-aset Pemkot Tarakan hingga kini masih dipertahankan, yang tak kunjung dialihkan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:41

MAU COBA..?? Timbun Sembako, Denda Rp 100 M

TARAKAN – Antisipasi adanya penimbunan sembako saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Tim Satuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .