MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:35
Daerah Wisata Minim Penerangan
Ketua RT 1, Kelurahan Mamburungan Timur, Suwardiansyah. FOTO: LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Objek wisata di Bumi Paguntaka terus bertambah, salah satunya di daerah Mamburungan Timur. Meskipun terbilang baru, tetapi selalu ramai dikunjungi masyarakat Tarakan. Apalagi setiap Sabtu dan Minggu, ada saja warga yang pulang saat hari mulai gelap.

“Di sini sudah ada wisata, tapi lampu penerangan jalan minim. Biasa ada pengunjung yang jam 7 malam baru pulang, tapi kan sudah gelap,” tutur Suwardiansyah selaku Ketua RT 1, Kelurahan Mamburungan Timur.

Sebenarnya, di daerahnya terdapat delapan titik lampu penerangan jalan umum (PJU). Tetapi tidak semuanya berfungsi, hal tersebut pun sudah ia usulkan perbaikan namun belum ditindak lanjuti.

“Dua titik saja yang menyala. Dahulu ada yang diperbaiki, tapi baru dua bulan sudah tidak berfungsi lagi. Saya usulkan lagi tapi belum ada anggaran,” lanjutnya.

Ia khawatir jika tidak ditindak lanjuti, ke depannya membahayakan warga setempat maupun pengunjung. Apalagi di daerah masjid, rawan kecelakaan.

“Di depan Masjid Nur Hidayah itu, sudah dua kali anak sekolah kecelakaan,” terangnya.

Sehingga setiap tahunnya ia mengusulkan perbaikan PJU. Ia pun sempat meminta pengadaan polisi tidur atau gundukan jalan, agar pengendara dapat mengurangi kecepatan. Setidaknya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Sebenarnya warga sudah memasang lampu penerangan di teras masing-masing. Namun karena jaraknya cukup jauh, sehingga tidak begitu terang.

“Makanya kami minta dibuatkan polisi tidur. Apalagi di sini sudah ramai, pengunjung pulangnya gelap. Kalau begini terus kan rawan kecelakaan,” jelasnya.

Sangat disayangkan di wilayah RT 1 ini belum tersedia air bersih. Sehingga warga pun masih mengandalkan air hujan. Padahal dari 500 meter terdapat mata air, maka ia sempat mengusulkan pengadaan pompa air namun belum direalisasikan.

“Kalau tidak hujan, kita beli air 1 profil itu harganya Rp 70 ribu. Biar yang tidak mampu harus sisipkan uang karena ini kebutuhan pokok. Makanya kita minta pompa air karena ada mata air,” katanya.

Padahal dengan pompa air dapat mengisi penampungan dan dapat dimanfaatkan warga setempat. Sebenarnya tempat penampungan air sudah ada, hanya saja pompa untuk mengalirkan air dari sumbernya belum direalisasikan.

“Penampungannya sudah ada tapi pompanya belum,” ucapnya.

Dengan demikian ia berharap agar ke depannya pemerintah lebih memperhatikan daerah pinggiran. Sehingga pembangunan-pembangunan pun dapat dirasakan warganya.

“Jangan di perkotaan saja yang diperhatikan. Di pinggiran seperti ini masih sedikit tersentuh pembangunan,” tutupnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .