MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:26
Warga Harus Segera Pindah

Minta Pemkab Nunukan Berikan Ganti Rugi

SEGERA DIPINDAHKAN: Warga yang bermukim sekitar pasar tradisional terpadu segera akan berpindah ke tempat lain. Karena pasar tersebut segera akan difungsikan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area sekitar pasar tradisional terpadu karena segera diresmikan. Warga yang masih berada di area pasar diminta untuk pindah.

Lurah Nunukan Barat Sudiasih mengungkapkan, sebelumnya pemerintah telah memberitahukan ke warga yang masih berada di area pasar tradisional terpadu untuk bergeser ke tempat lain. Karena tempat tersebut segera akan dibersihkan.

“Kamis (19/4) rencana ingin dibersihkan, namun belum sempat dilakukan karena pihak yang ditunjuk untuk turun ke lapangan sementara tidak ada di tempat,” kata Sudiasih kemarin.

Selanjutnya, area pasar tradisional akan dibersihkan pada Senin (23/4) mendatang. Bagi warga yang masih berada di area pasar dipastikan tidak ada yang mempermasalahkan. Karena pembersihan yang akan dilakukan dalam waktu dekat secara bertahap.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal yang dilakukan hanya pembersihan, lahan yang tidak dimanfaatkan masyarakat maka itu yang akan dibersihkan. Termasuk jalan utama yang akan dilalui masyarakat nantinya jika ingin ke pasar.

“Rumah warga yang berada di area jalan tentu dibongkar, tapi tidak seluruhnya. Hanya yang ingin digunakan dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga yang berada di aera pasar masih ada yang ingin bertahan, karena belum mendapatkan tempat. Kemungkinan Juni mendatang baru akan meninggalkan area pasar. Jika telah mendapatkan tempat yang baru.

Warga yang berada di area pasar tradisional, telah menyampaikan beberapa hal, termasuk pergantian. Namun yang dapat memutuskan adalah Pemkab Nunukan dalam hal ini Bupati. Untuk di kelurahan hanya menampung aspirasi warga.

“Semua aspirasi dan keinginan warga yang berada di area pasar telah saya sampaikan kepada yang lebih berkompeten mengambil keputusan,” tambahnya.

Sementara, salah seorang warga yang bermukim di sekitar pasar tradisional terpadi, Abidin mengatakan, warga yang akan pindah dari area pasar. Namun, Pemkab Nunukan tidak menyiapkan tempat tinggal sementara. Hanya diminta untuk membersihkan area pasar.

“Perlu ganti rugi, karena warga ada yang telah mendirikan bangunan tentu menggunakan biaya yang sangat banyak,” kata Abidin.

Warga yang tinggal di sekitar pasar ini merupakan semua korban kebakaran. Saat ingin dibangun pasar tradisional terpadu, ada sekira 100 warga yang harus digusur, sekarang ingin diresmikan lagi kembali diminta untuk pindah.

Sebelum pasar tradisional terpadu dibangun, mayoritas warga memiliki rumah, bahkan ada yang telah membangun menghabiskan uang sekira Rp 35 juta. Namun pemerintah belum memberikan ganti rugi kepada masyarakat. “Cukuplah jalan masuk yang diperbaiki saja, tidak perlu rumah warga yang dibersihkan,” ujarnya. (nal/nri)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:03

Pemerintah Rencana Siapkan Bangunan Baru

NUNUKAN – Pembagian lapak jualan di Pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak semua diterima…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

AC Isi Kotak Permen dengan Sabu

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya diamankan pihak kepolisian setelah diketahui memiliki…

Senin, 16 Juli 2018 16:01

Soroti Kinerja Aparat

NUNUKAN – Selain menyoroti kondisi listrik di Kabupaten Nunukan, Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat…

Senin, 16 Juli 2018 09:00

Nakhoda Laka Speedboat DPO Sabu

NUNUKAN – Nakhoda kecelakaan laut speeboat di perairan Sebatik beberapa waktu lalu yakni Olong…

Senin, 16 Juli 2018 08:58

ANJING BIKIN RESAH..!! Satpol PP Terkendala Alat Tangkap

NUNUKAN – Keluhan masyarakat mengenai keberadaan anjing liar yang menggangu pengguna jalan tampaknya…

Minggu, 15 Juli 2018 15:25

Tak Tertolong karena Tidak Ada Biaya Operasi

M. Raffa, balita tanpa lubang anus yang lahir pada Kamis (5/7) lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Minggu, 15 Juli 2018 15:24

Diduga Bawa Barang Ini, Satu Kapal Ditahan

NUNUKAN – Salah satu kapal bermuatan sembilan bahan pokok (sembako) yang diduga ilegal, diamankan…

Minggu, 15 Juli 2018 15:15

Pedagang Enggan Menempati Kios

NUNUKAN – Para pedagang yang mendapatkan tempat di pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak…

Minggu, 15 Juli 2018 15:14

Fasilitas Pemerintah Kurang Dimanfaatkan

NUNUKAN – Jalur ilegal yang sering digunakan masyarakat masuk maupun keluar ke Tawau, Malaysia…

Minggu, 15 Juli 2018 15:13

Abaikan Sementara Penindakan Hukum

NUNUKAN – Ketidaktahuan masyarakat terhadap dampak narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .