MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:26
Warga Harus Segera Pindah

Minta Pemkab Nunukan Berikan Ganti Rugi

SEGERA DIPINDAHKAN: Warga yang bermukim sekitar pasar tradisional terpadu segera akan berpindah ke tempat lain. Karena pasar tersebut segera akan difungsikan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area sekitar pasar tradisional terpadu karena segera diresmikan. Warga yang masih berada di area pasar diminta untuk pindah.

Lurah Nunukan Barat Sudiasih mengungkapkan, sebelumnya pemerintah telah memberitahukan ke warga yang masih berada di area pasar tradisional terpadu untuk bergeser ke tempat lain. Karena tempat tersebut segera akan dibersihkan.

“Kamis (19/4) rencana ingin dibersihkan, namun belum sempat dilakukan karena pihak yang ditunjuk untuk turun ke lapangan sementara tidak ada di tempat,” kata Sudiasih kemarin.

Selanjutnya, area pasar tradisional akan dibersihkan pada Senin (23/4) mendatang. Bagi warga yang masih berada di area pasar dipastikan tidak ada yang mempermasalahkan. Karena pembersihan yang akan dilakukan dalam waktu dekat secara bertahap.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal yang dilakukan hanya pembersihan, lahan yang tidak dimanfaatkan masyarakat maka itu yang akan dibersihkan. Termasuk jalan utama yang akan dilalui masyarakat nantinya jika ingin ke pasar.

“Rumah warga yang berada di area jalan tentu dibongkar, tapi tidak seluruhnya. Hanya yang ingin digunakan dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga yang berada di aera pasar masih ada yang ingin bertahan, karena belum mendapatkan tempat. Kemungkinan Juni mendatang baru akan meninggalkan area pasar. Jika telah mendapatkan tempat yang baru.

Warga yang berada di area pasar tradisional, telah menyampaikan beberapa hal, termasuk pergantian. Namun yang dapat memutuskan adalah Pemkab Nunukan dalam hal ini Bupati. Untuk di kelurahan hanya menampung aspirasi warga.

“Semua aspirasi dan keinginan warga yang berada di area pasar telah saya sampaikan kepada yang lebih berkompeten mengambil keputusan,” tambahnya.

Sementara, salah seorang warga yang bermukim di sekitar pasar tradisional terpadi, Abidin mengatakan, warga yang akan pindah dari area pasar. Namun, Pemkab Nunukan tidak menyiapkan tempat tinggal sementara. Hanya diminta untuk membersihkan area pasar.

“Perlu ganti rugi, karena warga ada yang telah mendirikan bangunan tentu menggunakan biaya yang sangat banyak,” kata Abidin.

Warga yang tinggal di sekitar pasar ini merupakan semua korban kebakaran. Saat ingin dibangun pasar tradisional terpadu, ada sekira 100 warga yang harus digusur, sekarang ingin diresmikan lagi kembali diminta untuk pindah.

Sebelum pasar tradisional terpadu dibangun, mayoritas warga memiliki rumah, bahkan ada yang telah membangun menghabiskan uang sekira Rp 35 juta. Namun pemerintah belum memberikan ganti rugi kepada masyarakat. “Cukuplah jalan masuk yang diperbaiki saja, tidak perlu rumah warga yang dibersihkan,” ujarnya. (nal/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 10:47
Lagi, Puluhan BMI Dihalau Malaysia

Pulang Kampung atau Kembali Secara Legal

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia tak berhenti melakukan pemulangan Buruh Migran Indonesia (BMI) yang…

Sabtu, 26 Mei 2018 10:46

Berantas Balapan Liar, Ini yang Dilakukan Pak Polisi

NUNUKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nunukan kembali menurunkan tim untuk mencegah…

Jumat, 25 Mei 2018 11:49

Ramadan, Sementara Nihil Aksi Kriminal

NUNUKAN – Memasuki hari ke-8 bulan Ramadan kemarin, tindak kriminalitas di Nunukan selama Ramada…

Kamis, 24 Mei 2018 20:18

Dianggap Melanggar UU Adminduk

NUNUKAN - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Kamis, 24 Mei 2018 11:16

Setengah Tahun, Kejari Baru Tangani Dua Kasus Korupsi

NUNUKAN – Selama periode Januari-Mei 2018, baru dua kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri…

Kamis, 24 Mei 2018 11:14

Diselundup dari Sebatik, Rokok asal Indonesia Diamankan Malaysia

NUNUKAN – Dikutip dari Berita Ekhwal Semasa (BES) Tawau FM, Selasa (22/5), Agensi Penguatkuasaan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:08

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Kamis, 24 Mei 2018 11:07

Pengawasan Takjil Belum Dilakukan Dinas Terkait

NUNUKAN–Pengawasan penganan berbuka puasa hingga hari ketujuh Ramadan kemarin belum juga berjalan.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:49

Terkendala Daya Listrik, Ditunda Beroperasi

NUNUKAN – Pengoperasian Pasar Liem Hie Djung yang direncanakan awal Mei lalu terpaksa tertunda.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:46

Jaringan Terganggu, Listrik PLN Padam Total

NUNUKAN – Sejak memasuk Ramadan, kondisi listrik di wilayah Nunukan terus bermasalah. Meskipun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .