MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:26
Warga Harus Segera Pindah

Minta Pemkab Nunukan Berikan Ganti Rugi

SEGERA DIPINDAHKAN: Warga yang bermukim sekitar pasar tradisional terpadu segera akan berpindah ke tempat lain. Karena pasar tersebut segera akan difungsikan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area sekitar pasar tradisional terpadu karena segera diresmikan. Warga yang masih berada di area pasar diminta untuk pindah.

Lurah Nunukan Barat Sudiasih mengungkapkan, sebelumnya pemerintah telah memberitahukan ke warga yang masih berada di area pasar tradisional terpadu untuk bergeser ke tempat lain. Karena tempat tersebut segera akan dibersihkan.

“Kamis (19/4) rencana ingin dibersihkan, namun belum sempat dilakukan karena pihak yang ditunjuk untuk turun ke lapangan sementara tidak ada di tempat,” kata Sudiasih kemarin.

Selanjutnya, area pasar tradisional akan dibersihkan pada Senin (23/4) mendatang. Bagi warga yang masih berada di area pasar dipastikan tidak ada yang mempermasalahkan. Karena pembersihan yang akan dilakukan dalam waktu dekat secara bertahap.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal yang dilakukan hanya pembersihan, lahan yang tidak dimanfaatkan masyarakat maka itu yang akan dibersihkan. Termasuk jalan utama yang akan dilalui masyarakat nantinya jika ingin ke pasar.

“Rumah warga yang berada di area jalan tentu dibongkar, tapi tidak seluruhnya. Hanya yang ingin digunakan dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga yang berada di aera pasar masih ada yang ingin bertahan, karena belum mendapatkan tempat. Kemungkinan Juni mendatang baru akan meninggalkan area pasar. Jika telah mendapatkan tempat yang baru.

Warga yang berada di area pasar tradisional, telah menyampaikan beberapa hal, termasuk pergantian. Namun yang dapat memutuskan adalah Pemkab Nunukan dalam hal ini Bupati. Untuk di kelurahan hanya menampung aspirasi warga.

“Semua aspirasi dan keinginan warga yang berada di area pasar telah saya sampaikan kepada yang lebih berkompeten mengambil keputusan,” tambahnya.

Sementara, salah seorang warga yang bermukim di sekitar pasar tradisional terpadi, Abidin mengatakan, warga yang akan pindah dari area pasar. Namun, Pemkab Nunukan tidak menyiapkan tempat tinggal sementara. Hanya diminta untuk membersihkan area pasar.

“Perlu ganti rugi, karena warga ada yang telah mendirikan bangunan tentu menggunakan biaya yang sangat banyak,” kata Abidin.

Warga yang tinggal di sekitar pasar ini merupakan semua korban kebakaran. Saat ingin dibangun pasar tradisional terpadu, ada sekira 100 warga yang harus digusur, sekarang ingin diresmikan lagi kembali diminta untuk pindah.

Sebelum pasar tradisional terpadu dibangun, mayoritas warga memiliki rumah, bahkan ada yang telah membangun menghabiskan uang sekira Rp 35 juta. Namun pemerintah belum memberikan ganti rugi kepada masyarakat. “Cukuplah jalan masuk yang diperbaiki saja, tidak perlu rumah warga yang dibersihkan,” ujarnya. (nal/nri)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…

Kamis, 20 September 2018 12:17

Pilpres dan Pileg Dipastikan Tidak Saling Menganggu

NUNUKAN – Tim sukses untuk pemilihan presiden (pilpres) tak hanya heboh di tingkat nasional. Di…

Kamis, 20 September 2018 12:16

Satpol PP Akui Sulit Tangani Anjing Liar di Jalan Umum

NUNUKAN – Korban keberadaan anjing liar di Nunukan, baik kecelakaan lalu lintas maupun digigit…

Rabu, 19 September 2018 11:16

Tunggu Kepastian Penggunaan Jalan

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan masih kesulitan dalam mengatur para pedagang ikan…

Rabu, 19 September 2018 11:13

Rini Azhara Diduga Diculik?

NUNUKAN – Kehilangan Rini Azhara (7) memasuki hari ketujuh sejak Rabu (12/9). Hingga kemarin pun…

Rabu, 19 September 2018 11:07

Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .