MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:14
Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi
DEPORTASI: Tampak sejumlah WNI yang tiba dari Tawau, Malaysia setelah menjalani hukuman penjara karena melanggar aturan dan dideportasi beberapa waktu lalu. RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia (WNI). Tuntutan ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong mereka mengadu nasib di negara orang menjadi seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Di luar negeri, banyak TKI yang sukses. Tapi, tidak sedikit juga yang menderita. Dari jumlah WNI yang tak berhasil itu mereka yang menjadi TKI nonprosedural atau ilegal.

Kepala Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Dr. Ahmad Ramadhan membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan, jika WNI yang dideportasi Pemerintah Malaysia bukan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) resmi.

Sebab, dari database yang dimiliki pada program poros perbatasan melalui Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) selama ini tak ditemukan nama dan data para deportan. Sementara dari hasil pemeriksaan dan pengakuan deportan mereka berada di Malaysia hanya menggunakan paspor lawatan. Tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan sama sekali. Bahkan, di antaranya lahir dan besar di Malaysia karena orang tuanya hanya seorang TKI.

“Yang diproses di LTSP tidak pernah ada yang bermasalah dengan dokumen keimigrasian di tempat kerja mereka. Paling persoalan kesehatan dan kecelekaan kerja saja,” tegas Ramadhan kepada media ini.

Diungkapkan, selama ini, yang bermasalah dan selalu diproses dan ditangani BP3TKI Nunukan dan menghabiskan uang negara justru WNI yang tidak pernah melalui jalur resmi. Padahal, yang seharusnya mendapat penanganan dari negara itu TKI resmi yang mengalami masalah di negara tempat mereka bekerja. “Bukan TKI. Tapi, WNI bermasalah yang masuk ke Malaysia dan menetap dan tidak memiliki izin tinggal resmi,” tegasnya.

Dijelaskan, TKI itu merupakan WNI yang diproses bekerja di luar negeri dan mendapat upah atau gaji di tempat mereka bekerja. Tapi, yang dideportasi dan selama ini ditangani itu hanya WNI yang bermasalah saja. Bukan sebagai TKI. “Kalau misalnya ada WNI ke Malaysia dan melakukan tindakan kriminal dan ditangkap. Apakah WNI itu dinyatakan TKI atau bukan? . Pastinya bukan karena tidak bekerja,” jelasnya.

Di dalam Undang-Undang (UU) nomor 39/2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri maupun UU nomor 18/2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia, jelas menyatakan siapa TKI yang dimaksud. “Jika mengikuti aturan itu maka WNI yang masuk ke negara orang tanpa prosedur yang betul bukan urusan saya. Tapi, selama ini WNI yang berada di luar negeri dan bekerja itu dianggap TKI meskipun masuknya tidak resmi. Tapi, masuk sebagai TKI bermasalah. Jadi, tidak boleh lepas tangan,” ujarnya. (oya/nri)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 15:40

Ratusan Berkas Belum Diterima

NUNUKAN – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS), telah ditutup secara daring (online).…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:38

Seleksi CPNS Siap Diselenggarakan di Nunukan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan merencanakan lokasi pelaksanaan tes calon pegawai negeri…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:35

Sabu 7 Kilogram Berakhir di Toilet

NUNUKAN – Polres Nunukan kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkotika golongan satu jenis…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:58

Derita Kanker Paru-Paru Stadium 4, Pesan ke Bawahan Jaga Kesehatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali berduka. Di tengah perjuangan untuk memberikan pelayanan…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:40

Bawaslu Panggil BKPSDM

NUNUKAN – Pasca tersiar kabar adanya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungkan Pemerintah Kabupaten…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:38

DPRD Sarankan Ubah Regulasi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia semakin sulit masuk ke Nunukan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:22

Pengusaha Masih Pilih Sembako Malaysia

NUNUKAN – Para pengusaha yang selama ini melakukan aktivitas perdagangan sembilan bahan pokok…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:21

Tabung Malaysia Belum Siap ‘Pensiun’

NUNUKAN – Wacana Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid k mewajibkan aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:35

Ekspor Rokok ke Filipina Berjalan Mulus

NUNUKAN – Perdagangan ekspor rokok dari Nunukan ke Tawi-Tawi berjalan mulus. Bahkan aktivitas…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:33

Warga Pesisir Diterpa Isu Reklamasi

NUNUKAN – Warga pesisir di rukun tetangga (RT) 12, Kelurahan Nunukan Timur kembali resah. Informasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .