MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:14
Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi
DEPORTASI: Tampak sejumlah WNI yang tiba dari Tawau, Malaysia setelah menjalani hukuman penjara karena melanggar aturan dan dideportasi beberapa waktu lalu. RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia (WNI). Tuntutan ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong mereka mengadu nasib di negara orang menjadi seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Di luar negeri, banyak TKI yang sukses. Tapi, tidak sedikit juga yang menderita. Dari jumlah WNI yang tak berhasil itu mereka yang menjadi TKI nonprosedural atau ilegal.

Kepala Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Dr. Ahmad Ramadhan membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan, jika WNI yang dideportasi Pemerintah Malaysia bukan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) resmi.

Sebab, dari database yang dimiliki pada program poros perbatasan melalui Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) selama ini tak ditemukan nama dan data para deportan. Sementara dari hasil pemeriksaan dan pengakuan deportan mereka berada di Malaysia hanya menggunakan paspor lawatan. Tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan sama sekali. Bahkan, di antaranya lahir dan besar di Malaysia karena orang tuanya hanya seorang TKI.

“Yang diproses di LTSP tidak pernah ada yang bermasalah dengan dokumen keimigrasian di tempat kerja mereka. Paling persoalan kesehatan dan kecelekaan kerja saja,” tegas Ramadhan kepada media ini.

Diungkapkan, selama ini, yang bermasalah dan selalu diproses dan ditangani BP3TKI Nunukan dan menghabiskan uang negara justru WNI yang tidak pernah melalui jalur resmi. Padahal, yang seharusnya mendapat penanganan dari negara itu TKI resmi yang mengalami masalah di negara tempat mereka bekerja. “Bukan TKI. Tapi, WNI bermasalah yang masuk ke Malaysia dan menetap dan tidak memiliki izin tinggal resmi,” tegasnya.

Dijelaskan, TKI itu merupakan WNI yang diproses bekerja di luar negeri dan mendapat upah atau gaji di tempat mereka bekerja. Tapi, yang dideportasi dan selama ini ditangani itu hanya WNI yang bermasalah saja. Bukan sebagai TKI. “Kalau misalnya ada WNI ke Malaysia dan melakukan tindakan kriminal dan ditangkap. Apakah WNI itu dinyatakan TKI atau bukan? . Pastinya bukan karena tidak bekerja,” jelasnya.

Di dalam Undang-Undang (UU) nomor 39/2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri maupun UU nomor 18/2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia, jelas menyatakan siapa TKI yang dimaksud. “Jika mengikuti aturan itu maka WNI yang masuk ke negara orang tanpa prosedur yang betul bukan urusan saya. Tapi, selama ini WNI yang berada di luar negeri dan bekerja itu dianggap TKI meskipun masuknya tidak resmi. Tapi, masuk sebagai TKI bermasalah. Jadi, tidak boleh lepas tangan,” ujarnya. (oya/nri)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 12:19

Ditinggal Kerja, Rumah Dilahap Api

NUNUKAN – Rumah salah seoang warga di Jalan Membunut, Nunukan Selatan ludes dilahap sijago merah…

Senin, 21 Mei 2018 12:15

Lima Bulan, 1.000 BMI Dihalau

NUNUKAN – Sejak awal Januari hingga Mei setiap pekan tepatnya hari Kamis pemerintah Malaysia selalu…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .