MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 April 2018 10:14
Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi
DEPORTASI: Tampak sejumlah WNI yang tiba dari Tawau, Malaysia setelah menjalani hukuman penjara karena melanggar aturan dan dideportasi beberapa waktu lalu. RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia (WNI). Tuntutan ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong mereka mengadu nasib di negara orang menjadi seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Di luar negeri, banyak TKI yang sukses. Tapi, tidak sedikit juga yang menderita. Dari jumlah WNI yang tak berhasil itu mereka yang menjadi TKI nonprosedural atau ilegal.

Kepala Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Dr. Ahmad Ramadhan membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan, jika WNI yang dideportasi Pemerintah Malaysia bukan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) resmi.

Sebab, dari database yang dimiliki pada program poros perbatasan melalui Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) selama ini tak ditemukan nama dan data para deportan. Sementara dari hasil pemeriksaan dan pengakuan deportan mereka berada di Malaysia hanya menggunakan paspor lawatan. Tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan sama sekali. Bahkan, di antaranya lahir dan besar di Malaysia karena orang tuanya hanya seorang TKI.

“Yang diproses di LTSP tidak pernah ada yang bermasalah dengan dokumen keimigrasian di tempat kerja mereka. Paling persoalan kesehatan dan kecelekaan kerja saja,” tegas Ramadhan kepada media ini.

Diungkapkan, selama ini, yang bermasalah dan selalu diproses dan ditangani BP3TKI Nunukan dan menghabiskan uang negara justru WNI yang tidak pernah melalui jalur resmi. Padahal, yang seharusnya mendapat penanganan dari negara itu TKI resmi yang mengalami masalah di negara tempat mereka bekerja. “Bukan TKI. Tapi, WNI bermasalah yang masuk ke Malaysia dan menetap dan tidak memiliki izin tinggal resmi,” tegasnya.

Dijelaskan, TKI itu merupakan WNI yang diproses bekerja di luar negeri dan mendapat upah atau gaji di tempat mereka bekerja. Tapi, yang dideportasi dan selama ini ditangani itu hanya WNI yang bermasalah saja. Bukan sebagai TKI. “Kalau misalnya ada WNI ke Malaysia dan melakukan tindakan kriminal dan ditangkap. Apakah WNI itu dinyatakan TKI atau bukan? . Pastinya bukan karena tidak bekerja,” jelasnya.

Di dalam Undang-Undang (UU) nomor 39/2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri maupun UU nomor 18/2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia, jelas menyatakan siapa TKI yang dimaksud. “Jika mengikuti aturan itu maka WNI yang masuk ke negara orang tanpa prosedur yang betul bukan urusan saya. Tapi, selama ini WNI yang berada di luar negeri dan bekerja itu dianggap TKI meskipun masuknya tidak resmi. Tapi, masuk sebagai TKI bermasalah. Jadi, tidak boleh lepas tangan,” ujarnya. (oya/nri)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:03

Pemerintah Rencana Siapkan Bangunan Baru

NUNUKAN – Pembagian lapak jualan di Pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak semua diterima…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

AC Isi Kotak Permen dengan Sabu

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya diamankan pihak kepolisian setelah diketahui memiliki…

Senin, 16 Juli 2018 16:01

Soroti Kinerja Aparat

NUNUKAN – Selain menyoroti kondisi listrik di Kabupaten Nunukan, Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat…

Senin, 16 Juli 2018 09:00

Nakhoda Laka Speedboat DPO Sabu

NUNUKAN – Nakhoda kecelakaan laut speeboat di perairan Sebatik beberapa waktu lalu yakni Olong…

Senin, 16 Juli 2018 08:58

ANJING BIKIN RESAH..!! Satpol PP Terkendala Alat Tangkap

NUNUKAN – Keluhan masyarakat mengenai keberadaan anjing liar yang menggangu pengguna jalan tampaknya…

Minggu, 15 Juli 2018 15:25

Tak Tertolong karena Tidak Ada Biaya Operasi

M. Raffa, balita tanpa lubang anus yang lahir pada Kamis (5/7) lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Minggu, 15 Juli 2018 15:24

Diduga Bawa Barang Ini, Satu Kapal Ditahan

NUNUKAN – Salah satu kapal bermuatan sembilan bahan pokok (sembako) yang diduga ilegal, diamankan…

Minggu, 15 Juli 2018 15:15

Pedagang Enggan Menempati Kios

NUNUKAN – Para pedagang yang mendapatkan tempat di pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak…

Minggu, 15 Juli 2018 15:14

Fasilitas Pemerintah Kurang Dimanfaatkan

NUNUKAN – Jalur ilegal yang sering digunakan masyarakat masuk maupun keluar ke Tawau, Malaysia…

Minggu, 15 Juli 2018 15:13

Abaikan Sementara Penindakan Hukum

NUNUKAN – Ketidaktahuan masyarakat terhadap dampak narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .