MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 20 April 2018 12:35
Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif
RUTIN: Armada Lanud Tarakan mengangkut penumpang dan barang dari Nunukan menuju Long Bawan, Krayan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai. Jika kajian berjalan mulus dapat dipastikan bakal segera terealisasi.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dishub Nunukan Edi mengatakan, dari pertemuan dengan lima maskapai di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), satu maskapai menyatakan siap.

Namun, persyaratan jumlah jam terbang sebulan selama 80 jam harus terpenuhi. Sedangkan lima kali penerbangan selama sepekan dan total selama sebulan hanya 48 jam. Sehingga, masih ingin menjajaki rute lain di Kaltara. Baik itu antara kecamatan maupun kabupaten.

“Ingin menjajaki provinsi jika masih ada SOA. Misalnya Nunukan 48 jam dan dapat dari provinsi 40 dengan wacana tol udara jumlah penerbangan selama 80 jam sudah terpenuhi,” ucap Edi, Kamis (19/4).

Dijelaskan, nantinya untuk maskapai yang bakal melayani dapat dilakukan penunjukan langsung ataupun melalui lelang. Dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini dari Nunukan-Krayan armada Lanud Tarakan dapat membantu.

Penjadwalan penerbangan dapat dilakukan jika pendataan jumlah penumpang di Nunukan melebihi 10 orang. Dengan menunjuk satu warga yang bakal mendata kemudian melaporkan ke Dishub Nunukan.

“Untuk sementara jika ada penumpang bisa meminta bantuan dari Lanud Tarakan. Penerbangan bisa dijadwalkan untuk warga yang ingin ke Krayan,” jelasnya.

Pelayanan menggunakan armada Lanud Tarakan tidak dipungut biaya. Baik mengangkut penumpang maupun barang. Hal ini telah dilakukan pada Senin (9/4) lalu dilakukan dua kali penerbangan ke Krayan mengangkut penumpang dan barang.

Sebelumnya, proses lelang SOA Nunukan-Long Bawan dinyatakan gagal sebanyak tiga kali. Sehingga, Dishub Nunukan berupaya menggalang maskapai untuk melayani di Nunukan. Pertemuan yang dilaksanakan pada Senin (9/4) lalu di Kemenhub setidaknya ada lima maskapai. (akz/lim)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*