MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 April 2018 14:52
Modal Rp 400 Ribu, Pelaku Upal Untung Rp 13 Juta
TERDAKWA: Tampak kedua pelaku pemalsuan uang rupiah saat berada di kursi pesakitan di PN Tanjung Selor Kelas II, mendengarkan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dua pelaku pembuat dan pengedar uang palsu (upal), yakni Rudianto (23) dan Edi Rianto (24) yang berhasil diungkap Polres Bulungan Januari lalu akhirnya menjalani sidang perdananya.

Sidang yang digelar Rabu (18/4) itu bertempat di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan Erich Folanda melalui Kasi Intelejen Denny Iswanto, kedua warga Kalimantan Timur (Kaltim) itu didakwa telah melakukan dan mengedarkan, serta membelanjakan rupiah yang diketahuinya merupakan rupiah palsu. Dalam dakwaan yang dibacakan JPU, pelaku dijerat pasal 26 ayat (3).

“Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 36 ayat (3) juncto pasal 26 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang juncto pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP,” sebutnya saat dikonfirmasi usai persidangan.

Pemalsuan tersebut kata dia, mulai dilakukan sekira September 2017 lalu. Saat terdakwa Edi Rianto yang diketahui warga Desa Lebak Mantan, RT 002, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim itu berada di rumah indekosnya di Balikpapan dalam kondisi tidak mempunyai pekerjaan.

“Saat itu ia memiliki ide memalsukan uang rupiah dengan awal membeli sebuah printer yang ia temukan di Facebook dengan harga Rp 400 ribu, kemudian setelah itu terdakwa mencoba membuat upal dengan cara mencetak, yaitu memfotokopi uang asli dengan mode warna pada kertas HVS warna putih,” bebernya.

Setelah melihat hasilnya yang cukup baik, kata Denny, terdakwa menggunting hasil fotokopi tersebut dengan ukuran yang sama dengan uang rupiah asli. Setelah merasa puas, terdakwa kemudian menghubungi Rudianto warga Dusun Pulomas, RT 011 Buana Jaya Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, Kaltim, untuk bersepakat membuat upal yang lebih banyak.

“Saat itu disetujui oleh Rudianto. Mulai saat itu mereka memalsukan uang asli nominal Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu untuk difotokopi dengan printer, yang mana hasilnya digunting meyerupai uang asli, hingga mereka membuat upal sebanyak Rp 50 juta,” bebernya.

“Kemudian mereka berniat menggunakannya untuk berbelanja, dengan cara melakukan perjalanan dari Balikpapan hingga Malinau dan sebaliknya, dalam perjalanan mereka berbelanja barang kecil pada warung-warung kecil yang ada di sepanjang perjalanan. Dengan demikian mereka mendapat keuntungan dari kembalian,” sambungnya.

Lanjut dikatakannya, sebagaimana kesepakatan awal, keduanya yang saat itu telah sampai di Malinau, telah mendapatkan keuntungan uang asli sekira Rp 13 juta. “Sekira Rp 5 juta untuk biaya perjalanan mereka, sisanya sekira Rp 7 juta disimpan dalam tas yang dibawa oleh terdakwa Rudianto,” sebutnya.

Setelah selesai di Malinau, tepatnya 29 Januari 2018, keduanya hendak kembali ke Kota Balikpapan. Dalam perjalanan pulang, tetap mereka lakukan aksi yang sama seperti sebelumnya, yaitu berbelanja di warung kecil.

“Mereka sempat mampir di warung yang ada di Jalan Poros Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Saat di sinilah mereka ketahuan, pemilik warung yaitu Roimah menyadari uang yang ia dapatkan adalah upal. Sempat dipanggil, tapi Rudianto yang membeli saat itu keburu lari menaiki sepeda motor yang di atasnya sudah siap Edi Rianto untuk tancap gas,” bebernya.

Akhirnya, saksi langsung menginformasikan kepada pihak kepolisian, yang selanjutnya berhasil mendapatkan ciri sepeda motor yang kedua pelaku gunakan. Tak berselang lama, dilakukan razia kendaraan di sekitar Tanjung Palas.

“Beberapa lama datang kendaraan roda dua, merek Satria FU 150 warna hitam dengan KT 3867 YE yang dikendarai para terdakwa, melihat ciri-ciri keduanya berdasarkan informasi masyarakat dan diminta berhenti untuk dilakukan pemeriksaan,” urainya.

Setelah pemeriksaan, petugas berhasil menemukan 13 lembar upal  pecahan Rp 50 ribu dengan seri ECK491540, 13 upal pecahan Rp 50 ribu dengan seri ECK491541, 12 lembar upal pecahan Rp 50 ribu seri OAN252417, 166 lembar upal pecahan Rp 50 ribu dengan seri EBQ946199, 85 lembar upal pecahan Rp 100 ribu dengan seri BAD677753, 87 lembar upal pecahan Rp 100 ribu dengan seri BAD677641 dan 85 lembar upal pecahan Rp 100 ribu dengan seri DAK019942.

“Mereka pun diproses oleh pihak kepolisian dan berlanjut hingga ke persidangan, karena hari ini (kemarin, Red) belum ada saksi yang dihadirkan, maka saksi akan kita hadirkan pada persidangan berikutnya. Setidaknya ada tiga saksi yang akan dihadirkan,” tutupnya.

Sementara itu, dikatakan Majelis Hakim PN Tanjung Selor yang diketui Ahmad Syarif mengatakan, dikarenakan belum ada saksi yang dihadirkan, maka persidangan ditunda selama sepekan. “Jadi 25 April 2018 sidang dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi,” pungkasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 21:50

Bupati Tak Taat Bisa Disanksi

TANJUNG SELOR - Persoalan batas wilayah Kabupaten Tana Tiding (KTT) dan Malinau hingga kini belum tuntas…

Senin, 15 Oktober 2018 21:48

Rekomendasi Dievaluasi Kemenhub

TANJUNG SELOR – Aturan rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), perihal pengantian…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:26

Formasi Dokter Minim Pendaftar

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:24

Pendatang ke Kaltara Akan Diperiksa

TANJUNG SELOR - Mencegah dan mengawasi narapidana (napi) asal Sulteng yang kabur, akibat musibah yang…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:22

Belanja Dikurangi, PAD Bertambah

TANJUNG SELOR – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Kaltara sudah ditetapkan.…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:19

Tarakan Segera Terima DAK Nonfi sik

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan lima kabupaten/kota diharapkan dapat lebih proaktif untuk mamanfaatkan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:17

Layanan Administrasi Kependudukan Satu Pintu

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kependudukan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:14

Masa Diperpanjang, Cakupan Masih Rendah

TANJUNG SELOR – Masa Pemberian imunisasi vaksin (measles) dan campak Jerman (rubella) atau vaksin…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:12

Alat Tangkap Usang, Hasil Seadanya

TANJUNG SELOR – Para nelayan di wilayah Ancam, Desa Ardi Mulyo, Bulungan hingga kini masih menggunakan…

Minggu, 14 Oktober 2018 20:59

Satu Pengedar Sabu Tertangkap di Jalan Poros Km 2

TANJUNG SELOR – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bulungan kembali membekuk seorang pelaku penyalahgunaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .