MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 April 2018 14:24
Perekaman Data Sudah Capai 45 Ribu Lebih

Sebagian Besar Tinggal Pencetakan Fisik KTP

PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN: Meski sedang dalam pelayanan sistem jemput bola bagi wajib KTP, Disdukcapil mengaku sudah banyak data wajib KTP yang tinggal cetak dan disesuaikan dengan kammpuan mesin dan kondisi jaringan. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Dalam pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan, secara umum bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Malinau tidak ada masalah.  Baik dari segi pelayanan KTP elektronik (e-KTP),  kartu keluarga (KK), akta lahir, dan lainnya. Namun demikian, dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Malinau, Drs H Zainal Arifin MAP, terkait dengan perekaman data e-KTP sudah sampai pada angka 45 ribu lebih dan sebagian besar tinggal dilakukan pencetakan fisik KTP saja. Alasan belum bisa tercetak lantaran ketersediaan blangko KTP yang sangat terbatas.

“Selain blangko yang terbatas juga karena jaringan koneksi server ke sentral yang lambat terkoneksi. Kalau pagi itu hanya dari pukul 08.00 sampai 10.00 pagi saja bisa. Nanti pukul 14.00 siang lagi baru bisa," tegasnya. 

Akibat jeleknya koneksi jaringan tersebut, sebut H. Zainal Arifin,  maka dalam setiap harinya Disdukcapil hanya mampu mencetak KTP tidak lebih dari 100 lembar KTP. Bahkan terkadang jumlahnya di bawah 100 lembar saja. Sementara, Disdukcapil diberikan target untuk menyelesaikan atau mencetak KTP yang jumlahnya masih puluhan ribu harus terealisasi di tahun 2018 ini. “Sehingga di tahun 2019 mendatang itu harus sudah selesai," ujarnya.

Seperti disampaikan H Zainal Arifin beberapa waktu lalu, hingga akhir semester 1 pada akhir Juni 2017 lalu, jumlah penduduk Kabupaten Malinau sebanyak 76.838 jiwa. Namun demikian, diperkirakan pada akhir Februari 2018 ini Disdukcapil Kabupaten Malinau akan mengeluarkan data baru yang sudah terkonsolidasi (database konsolidasi) valid akan dikeluarkan oleh pusat. "Data yang keluar itulah yang digunakan kabupaten sebagai data dasar yang ditandatangani oleh bupati selaku kepala daerah,” pungkasnya. (ida/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .