MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:20
Sarana Penunjang Pesisir Terancam Terputus
RUSAK PARAH: Kondisi jembatan di Jalan Kakap RT 8, Kelurahan Juata Laut ini cukup berbahaya dan terancam putus. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebagian wilayah RT 8, Kelurahan Juata Laut ini berada di daerah pesisir. Akses jembatan pun menjadi sarana penunjang terpenting.

Seperti yang dikatakan Ketua RT 8, Kelurahan Juata Laut, Rusli, S.H. Ia mengatakan jika jembatan tersebut terputus, otomatis warga setempat tidak mempunyai sarana penunjang untuk melintas.

Beberapa titik jembatan di Jalan Kakap ini kondisinya rusak parah. Sebagian permukaan jembatan yang sudah disemenisasi, tetapi tiangnya masih terbuat dari ulin. Kemungkinan tidak mampu menahan beban, kondisinya pun miring. Hal tersebut diperparah dengan gempa pada 2015 silam.

“Sebagian masih jembatan kayu. Ada jembatan yang di atasnya sudah semenisasi, tapi tiangnya masih ulinisasi,” tuturnya kepada Radar Tarakan, Minggu (15/4).

Ke depannya ia berencana memperbaiki jembatan melalui swadaya masyarakat. Sebab jika tidak segera ditindak lanjuti, ia khawatir justru semakin ambruk dan bisa saja terputus.

Apalagi terdapat puluhan kepala keluarga yang menetap di daerah tersebut. Mayoritas sebagai nelayan, jembatan memang tak dapat terpisahkan dari aktivitas warga.

“Ini sementara kita kumpul dana dari warga, kalau sampai terputus tidak bisa dilewati warga. Kan mayoritas nelayan, jadi di situ lah aktivitas warga. Jembatan juga penghubung tempat mereka jemur ikan tipis,” bebernya.

Rusli melanjutkan, walaupun ada jembatan alternatif tetapi kondisinya justru lebih parah. Jembatan yang masih terbuat dari kayu itu, sebelumnya bisa dilewati kendaraan roda dua, tetapi sudah jabuk dan hanya setapak.

Warga yang melintas pun ada saja yang jatuh jika tidak bisa menjaga keseimbangan. Dengan melihat kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan dilakukan perbaikan, maka ia pun berusaha mencari solusi agar dapat diperbaiki meskipun perlahan-lahan.

“Kalau hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah, mungkin lama baru tersentuh. Alhamdulillah warga mengerti, semampunya kita himpun dana dan perbaiki sedikit demi sedikit,”

Sama halnya di daerah darat. Wilayah RT 8 ini termasuk dataran rendah, sehingga saat hujan air dari tempat yang lebih tinggi mengalir ke bawah. Karena parit tidak memadai kapasitas yang ada, sering banjir dan memasuki rumah warga.

“Makanya di depan gerbang saya buat tanggul, supaya ada pembagian air. Karena air dari atas itu ke sini semua, jadi dahulu itu sering banjir,” jelasnya.

Baru-baru ini pun ia menggerakkan warga untuk swadaya memperbaiki parit di Jalan Tembung. Sebab konstruksi siringan parit sudah ambruk dan di bawahnya tergerus air. Jika terus dibiarkan ke depannya, aspal dapat ambruk.

“Kalau tidak direspons cepat, bisa ambruk aspalnya. Warga setuju saja, karena ini kembali untuk kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Dengan demikian, jika ke depannya keuangan daerah sudah membaik sekiranya pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dalam skala besar di lingkungan RT, terutama fasilitas umum.

“Kalau anggaran sudah membaik, sekiranya ada sedikit respons dari pemerintah. Lingkungan-lingkungan bisa lebih diperhatikan lagi,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 20:38

Berbahaya bagi Kesehatan dan Tumbuh Kembang

Tidak lagi bisa dipungkiri, saat ini gadget sudah jadi bagian dari gaya hidup. Tanpa gadget, bagai sayur…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:50

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:48

UMK Akan Dibahas Awal November

TARAKAN - Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, upah akan selalu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:44

Baliho Tak Sesuai Aturan Bisa Memicu Konflik

TARAKAN – Ramai ditemui baliho calon legislatif yang tidak sesuai aturan, tidak hanya merusak…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:35

Rasa Sedikit Asam dan Lebih Segar

Letak dan kondisinya sangat cocok dengan habitat lebah kelulut. Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Tarakan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:08

Pemuda Wajib Kontrol Hoaks

TARAKAN - Tahun depan Indonesia kembali akan menggelar pemilu serentak. Jauh sebelum berlangsungnya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:06

Parkir di Gorong-Gorong, Truk Terperosok

TARAKAN - Jumat (19/10) sekira pukul 09.00 WITA, sebuah truk di Jalan Kamboja RT 43, Kelurahan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:01

Legitnya Khas Bandung dari Olahan Ikan Tenggiri

BEBERAPA makanan nusantara yang menggunakan bahan utama dari ikan tenggiri. Di antaranya batagor, siomay,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:58

Siomay

Siomay ini disajikan bersama dengan bahan lainnya seperti kol, kentang, pare, telur, tahu bakso, yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:57

Batagor

Bakso tahu goreng alias batagor, yang di atasnya disiram dengan bumbu saus kacang. Dilengkapi dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .