MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:20
Sarana Penunjang Pesisir Terancam Terputus
RUSAK PARAH: Kondisi jembatan di Jalan Kakap RT 8, Kelurahan Juata Laut ini cukup berbahaya dan terancam putus. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebagian wilayah RT 8, Kelurahan Juata Laut ini berada di daerah pesisir. Akses jembatan pun menjadi sarana penunjang terpenting.

Seperti yang dikatakan Ketua RT 8, Kelurahan Juata Laut, Rusli, S.H. Ia mengatakan jika jembatan tersebut terputus, otomatis warga setempat tidak mempunyai sarana penunjang untuk melintas.

Beberapa titik jembatan di Jalan Kakap ini kondisinya rusak parah. Sebagian permukaan jembatan yang sudah disemenisasi, tetapi tiangnya masih terbuat dari ulin. Kemungkinan tidak mampu menahan beban, kondisinya pun miring. Hal tersebut diperparah dengan gempa pada 2015 silam.

“Sebagian masih jembatan kayu. Ada jembatan yang di atasnya sudah semenisasi, tapi tiangnya masih ulinisasi,” tuturnya kepada Radar Tarakan, Minggu (15/4).

Ke depannya ia berencana memperbaiki jembatan melalui swadaya masyarakat. Sebab jika tidak segera ditindak lanjuti, ia khawatir justru semakin ambruk dan bisa saja terputus.

Apalagi terdapat puluhan kepala keluarga yang menetap di daerah tersebut. Mayoritas sebagai nelayan, jembatan memang tak dapat terpisahkan dari aktivitas warga.

“Ini sementara kita kumpul dana dari warga, kalau sampai terputus tidak bisa dilewati warga. Kan mayoritas nelayan, jadi di situ lah aktivitas warga. Jembatan juga penghubung tempat mereka jemur ikan tipis,” bebernya.

Rusli melanjutkan, walaupun ada jembatan alternatif tetapi kondisinya justru lebih parah. Jembatan yang masih terbuat dari kayu itu, sebelumnya bisa dilewati kendaraan roda dua, tetapi sudah jabuk dan hanya setapak.

Warga yang melintas pun ada saja yang jatuh jika tidak bisa menjaga keseimbangan. Dengan melihat kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan dilakukan perbaikan, maka ia pun berusaha mencari solusi agar dapat diperbaiki meskipun perlahan-lahan.

“Kalau hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah, mungkin lama baru tersentuh. Alhamdulillah warga mengerti, semampunya kita himpun dana dan perbaiki sedikit demi sedikit,”

Sama halnya di daerah darat. Wilayah RT 8 ini termasuk dataran rendah, sehingga saat hujan air dari tempat yang lebih tinggi mengalir ke bawah. Karena parit tidak memadai kapasitas yang ada, sering banjir dan memasuki rumah warga.

“Makanya di depan gerbang saya buat tanggul, supaya ada pembagian air. Karena air dari atas itu ke sini semua, jadi dahulu itu sering banjir,” jelasnya.

Baru-baru ini pun ia menggerakkan warga untuk swadaya memperbaiki parit di Jalan Tembung. Sebab konstruksi siringan parit sudah ambruk dan di bawahnya tergerus air. Jika terus dibiarkan ke depannya, aspal dapat ambruk.

“Kalau tidak direspons cepat, bisa ambruk aspalnya. Warga setuju saja, karena ini kembali untuk kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Dengan demikian, jika ke depannya keuangan daerah sudah membaik sekiranya pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dalam skala besar di lingkungan RT, terutama fasilitas umum.

“Kalau anggaran sudah membaik, sekiranya ada sedikit respons dari pemerintah. Lingkungan-lingkungan bisa lebih diperhatikan lagi,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:33

DPRD Segera Ajukan Pelantikan

TARAKAN – Penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan terpilih periode 2019-2024…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .