MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:20
Sarana Penunjang Pesisir Terancam Terputus
RUSAK PARAH: Kondisi jembatan di Jalan Kakap RT 8, Kelurahan Juata Laut ini cukup berbahaya dan terancam putus. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebagian wilayah RT 8, Kelurahan Juata Laut ini berada di daerah pesisir. Akses jembatan pun menjadi sarana penunjang terpenting.

Seperti yang dikatakan Ketua RT 8, Kelurahan Juata Laut, Rusli, S.H. Ia mengatakan jika jembatan tersebut terputus, otomatis warga setempat tidak mempunyai sarana penunjang untuk melintas.

Beberapa titik jembatan di Jalan Kakap ini kondisinya rusak parah. Sebagian permukaan jembatan yang sudah disemenisasi, tetapi tiangnya masih terbuat dari ulin. Kemungkinan tidak mampu menahan beban, kondisinya pun miring. Hal tersebut diperparah dengan gempa pada 2015 silam.

“Sebagian masih jembatan kayu. Ada jembatan yang di atasnya sudah semenisasi, tapi tiangnya masih ulinisasi,” tuturnya kepada Radar Tarakan, Minggu (15/4).

Ke depannya ia berencana memperbaiki jembatan melalui swadaya masyarakat. Sebab jika tidak segera ditindak lanjuti, ia khawatir justru semakin ambruk dan bisa saja terputus.

Apalagi terdapat puluhan kepala keluarga yang menetap di daerah tersebut. Mayoritas sebagai nelayan, jembatan memang tak dapat terpisahkan dari aktivitas warga.

“Ini sementara kita kumpul dana dari warga, kalau sampai terputus tidak bisa dilewati warga. Kan mayoritas nelayan, jadi di situ lah aktivitas warga. Jembatan juga penghubung tempat mereka jemur ikan tipis,” bebernya.

Rusli melanjutkan, walaupun ada jembatan alternatif tetapi kondisinya justru lebih parah. Jembatan yang masih terbuat dari kayu itu, sebelumnya bisa dilewati kendaraan roda dua, tetapi sudah jabuk dan hanya setapak.

Warga yang melintas pun ada saja yang jatuh jika tidak bisa menjaga keseimbangan. Dengan melihat kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan dilakukan perbaikan, maka ia pun berusaha mencari solusi agar dapat diperbaiki meskipun perlahan-lahan.

“Kalau hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah, mungkin lama baru tersentuh. Alhamdulillah warga mengerti, semampunya kita himpun dana dan perbaiki sedikit demi sedikit,”

Sama halnya di daerah darat. Wilayah RT 8 ini termasuk dataran rendah, sehingga saat hujan air dari tempat yang lebih tinggi mengalir ke bawah. Karena parit tidak memadai kapasitas yang ada, sering banjir dan memasuki rumah warga.

“Makanya di depan gerbang saya buat tanggul, supaya ada pembagian air. Karena air dari atas itu ke sini semua, jadi dahulu itu sering banjir,” jelasnya.

Baru-baru ini pun ia menggerakkan warga untuk swadaya memperbaiki parit di Jalan Tembung. Sebab konstruksi siringan parit sudah ambruk dan di bawahnya tergerus air. Jika terus dibiarkan ke depannya, aspal dapat ambruk.

“Kalau tidak direspons cepat, bisa ambruk aspalnya. Warga setuju saja, karena ini kembali untuk kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Dengan demikian, jika ke depannya keuangan daerah sudah membaik sekiranya pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dalam skala besar di lingkungan RT, terutama fasilitas umum.

“Kalau anggaran sudah membaik, sekiranya ada sedikit respons dari pemerintah. Lingkungan-lingkungan bisa lebih diperhatikan lagi,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 21:04

Pemkot Pengin Mengadu ke Kemendagri

TARAKAN - Rencana pengalihan sejumlah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Senin, 21 Mei 2018 17:43

Terduga Jaringan ISIS Sebut Dirinya Iseng

TANJUNG SELOR – Terduga teroris AS (22) yang beberapa waktu lalu diamankan Densus 88 Antiteror,…

Senin, 21 Mei 2018 12:49

Kadin Bingung Birokrasi Kewenangan di Laut

Beras 2.900 ton dari Vietnam. Begitu temuan aparat Kamis 19 April lalu. Kapal Vietnam Dong Thien Phu…

Senin, 21 Mei 2018 12:45

Hidup dari Pecahan Batu Kerikil

Tidak selamanya kehidupan layak dan dinikmati dengan nyaman. Sennang, nenek berusia 72 tahun di RT 61…

Senin, 21 Mei 2018 12:32

Tak Ada Bom, EF Dipulangkan

PRIA berinisial EF yang sempat membuat heboh Bandara Internasional Juwata Tarakan pada Jumat (18/5),…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Pelunasan Tahap Kedua Menunggu Dua CJH

GELOMBANG kedua tahap pelunasan biaya haji kembali dibuka sejak 16 Mei lalu hingga 25 Mei mendatang.…

Senin, 21 Mei 2018 11:08

Jeli dan Perketat TPS

TARAKAN - Penggunaan lilin pada jari kelingking saat pemilihan memang harus dicegah. Pasalnya, jika…

Senin, 21 Mei 2018 10:34

Alasan Keamanan, Tahanan Dipindahkan

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan, kembali menerima tambahan warga binaan…

Minggu, 20 Mei 2018 21:29

Situasional, Tembak di Tempat

TARAKAN - Instruksi tembak di tempat kepada orang yang dicurigaI sebagai teroris hanya bisa dilakukan…

Minggu, 20 Mei 2018 20:47

Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris

JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .