MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:17
Sanitasi Buruk, Buluh Perindu Dijadikan Pilot Project
PERCONTOHAN: Buluh Perindu direncanakan menjadi daerah percontohan perbaikan sanitasi yang anggarannya berasal dari Pemprov Kaltara. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk menjamin kualitas air di sungai-sungai besar di Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Sungai Kayan dan sungai di Sesayap, Sembakung dan Sebuku tetap aman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara rutin melakukan pemeriksaan air yang sebagaian masyarakat manfaatkan untuk kehidupan sehari-hari dan sebagai air baku PDAM.

Sekretaris DLH Kaltara Nurhamdi mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan per triwulan. Pasalnya, jangka waktu itu menurutnya sangat tepat dilakukan pemeriksaan. “Kita pemeriksaan rutin.Ya, per tiga bulan itu,” ungkapnya saat ditemui Radar Kaltara di ruang kerjanya.

Apalagi, lanjutnya, untuk di Sungai Kayan, pihaknya meyakini bahwa sungai itu masih aman dan tidak tercemar. Meski, diakui adanya beberapa kayu yang kerap memenuhi sungai tersebut. “Di sini tercemar bukan masalah kayunya. Namun, masalah kandungan zat kimianya,” jelasnya.

Hanya, tambahnya, pihaknya tetap memikirkan bagaimana sungai itu sejatinya tak hanya aman dari pencemaran. Melainkan, sampah-sampah kayu juga dapat diatasinya. “Soal sampah kayu memang kalau dari segi transportasi mengganggu. Mungkin nanti akan dikoordinasikan ke OPD lainnya untuk bersama menanganinya,” katanya.

Disinggung mengenai soal dana pemeriksaan, Nurhamdi mengatakan bahwa pihaknya dibantu dua sumber dana. Baik melalui APBN dan APBD. Artinya, meskipun tak secara rinci dijelaskan besaran anggarannya. Pihaknya meyakini pemeriksaan akan tetap aman. “Kita ada dana dari APBN dan APBD,” bebernya singkat.

Sementara, sebelumnya terkait pembersihan sungai sempat juga dilontarkan Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid. Di mana pihaknya saat ini tengah menganalisa tentang penanganan sampah-sampah yang bertebaran di sepanjang Sungai Kayan tersebut.

Diakuinya, keberadaan sampah tentu memberikan dampak luar biasa terhadap transportasi laut dan sungai. Pasalnya, semakin banyaknya sampah tentu motoris akan semakin sulit dalam memilih alur perjalanan. “Soal sampah di Sungai Kayan, saat ini kita sudah melakukan analisa. Analisa ini tentunya mempelajari tentang bagaimana sistem penganggaran dan metode dalam pembersihannya nanti,” ungkap Taupan.

Apalagi, lanjutnya, sumber sampah yang ada di Sungai Kayan bisa datang dari mana saja. Oleh karenanya, jangan sampai dalam pelaksanaan nanti tak sesuai dengan yang diharapkan. “Intinya di sini jangan sampai juga anggaran yang ada sampai sia-sia atau terbuang percuma. Sebab, semua harus ada pertanggung jawabannya,” ujarnya.

Di sisi lain, tambahnya, dalam proses analisa yang waktunya masih belum bisa diprediksi berapa lama. Taupan mengatakan bahwa bisa saja pihaknya akan meminta konsultan untuk menghitung tentang estimasi biaya yang akan dikeluarkannya dalam program pembersihan sungai tersebut. “Kita juga tak bisa sendiri dalam hal program kali ini. Tentunya, dengan mengajak instansi terkait lainnya untuk terlibat,” katanya.

“Atau bisa saja dalam pelaksanaan nanti minimal sebulan sekali dilaksanakan bersih-bersih sungai,” sambungnya.

Di samping itu juga, pihaknya menekankan kepada masyarakat ataupun perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan lainnya agar memiliki rasa peduli terhadap lingkungan. Salah satunya, tidak membuang sampah atau sisa kayu di sungai.

“Kejadian yang kemarin dapat menjadi pelajaran bersama. Mudahan dengan langkah tersebut nantinya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan sungai,” harapnya. (omg/eza)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:07

Durasi ML Jadi Tujuh Jam Sehari

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik yang terjadi sejak Februari lalu…

Kamis, 21 Maret 2019 11:03

Aksi 12 Kementerian Diundur

TANJUNG SELOR – Aksi percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM)…

Kamis, 21 Maret 2019 11:02

Bangun Ruang dan Alkes, Gunakan DAK Rp 16 Miliar

TANJUNG SELOR – Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019…

Kamis, 21 Maret 2019 11:00

Setahun Pembangunan PLTSa Harus Berprogres

TANJUNG SELOR – Sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKA) pembangunan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:53

Rekam Biometrik, CJH Dilarang Keluar Kota

TANJUNG SELOR – Selama beberapa bulan ke depan Calon Jamah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:51

Bandar Kupon Putih Berhasil Dibekuk

TANJUNG SELOR – Usahabandar kupon putih yang dijalankan AT berakhir…

Kamis, 21 Maret 2019 10:44

Jamin Keamanan, Polda Kerahkan Ribuan Personel

Jelang pelaksanaan pesta demokrasi 17 April mendatang, Kepolisian Daerah (Polda)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*