MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:17
Sanitasi Buruk, Buluh Perindu Dijadikan Pilot Project
PERCONTOHAN: Buluh Perindu direncanakan menjadi daerah percontohan perbaikan sanitasi yang anggarannya berasal dari Pemprov Kaltara. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk menjamin kualitas air di sungai-sungai besar di Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Sungai Kayan dan sungai di Sesayap, Sembakung dan Sebuku tetap aman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara rutin melakukan pemeriksaan air yang sebagaian masyarakat manfaatkan untuk kehidupan sehari-hari dan sebagai air baku PDAM.

Sekretaris DLH Kaltara Nurhamdi mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan per triwulan. Pasalnya, jangka waktu itu menurutnya sangat tepat dilakukan pemeriksaan. “Kita pemeriksaan rutin.Ya, per tiga bulan itu,” ungkapnya saat ditemui Radar Kaltara di ruang kerjanya.

Apalagi, lanjutnya, untuk di Sungai Kayan, pihaknya meyakini bahwa sungai itu masih aman dan tidak tercemar. Meski, diakui adanya beberapa kayu yang kerap memenuhi sungai tersebut. “Di sini tercemar bukan masalah kayunya. Namun, masalah kandungan zat kimianya,” jelasnya.

Hanya, tambahnya, pihaknya tetap memikirkan bagaimana sungai itu sejatinya tak hanya aman dari pencemaran. Melainkan, sampah-sampah kayu juga dapat diatasinya. “Soal sampah kayu memang kalau dari segi transportasi mengganggu. Mungkin nanti akan dikoordinasikan ke OPD lainnya untuk bersama menanganinya,” katanya.

Disinggung mengenai soal dana pemeriksaan, Nurhamdi mengatakan bahwa pihaknya dibantu dua sumber dana. Baik melalui APBN dan APBD. Artinya, meskipun tak secara rinci dijelaskan besaran anggarannya. Pihaknya meyakini pemeriksaan akan tetap aman. “Kita ada dana dari APBN dan APBD,” bebernya singkat.

Sementara, sebelumnya terkait pembersihan sungai sempat juga dilontarkan Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid. Di mana pihaknya saat ini tengah menganalisa tentang penanganan sampah-sampah yang bertebaran di sepanjang Sungai Kayan tersebut.

Diakuinya, keberadaan sampah tentu memberikan dampak luar biasa terhadap transportasi laut dan sungai. Pasalnya, semakin banyaknya sampah tentu motoris akan semakin sulit dalam memilih alur perjalanan. “Soal sampah di Sungai Kayan, saat ini kita sudah melakukan analisa. Analisa ini tentunya mempelajari tentang bagaimana sistem penganggaran dan metode dalam pembersihannya nanti,” ungkap Taupan.

Apalagi, lanjutnya, sumber sampah yang ada di Sungai Kayan bisa datang dari mana saja. Oleh karenanya, jangan sampai dalam pelaksanaan nanti tak sesuai dengan yang diharapkan. “Intinya di sini jangan sampai juga anggaran yang ada sampai sia-sia atau terbuang percuma. Sebab, semua harus ada pertanggung jawabannya,” ujarnya.

Di sisi lain, tambahnya, dalam proses analisa yang waktunya masih belum bisa diprediksi berapa lama. Taupan mengatakan bahwa bisa saja pihaknya akan meminta konsultan untuk menghitung tentang estimasi biaya yang akan dikeluarkannya dalam program pembersihan sungai tersebut. “Kita juga tak bisa sendiri dalam hal program kali ini. Tentunya, dengan mengajak instansi terkait lainnya untuk terlibat,” katanya.

“Atau bisa saja dalam pelaksanaan nanti minimal sebulan sekali dilaksanakan bersih-bersih sungai,” sambungnya.

Di samping itu juga, pihaknya menekankan kepada masyarakat ataupun perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan lainnya agar memiliki rasa peduli terhadap lingkungan. Salah satunya, tidak membuang sampah atau sisa kayu di sungai.

“Kejadian yang kemarin dapat menjadi pelajaran bersama. Mudahan dengan langkah tersebut nantinya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan sungai,” harapnya. (omg/eza)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…

Kamis, 21 Juni 2018 13:30

Penumpang Didominasi dari Luar Provinsi

TANJUNG SELOR – Libur panjang momen Idul Fitri 1439 Hijriah berakhir Rabu (20/6). Jumlah pemudik…

Kamis, 21 Juni 2018 13:28

KPU Segera Buka Pendaftaran DPD RI

TANJUNG SELOR - Tahapan pemilu 2019 hingga kini terus berjalan. Dan ada beberapa tahapan penting yang…

Kamis, 21 Juni 2018 13:25

Pembangunan Pasar Modern Senilai Rp 13 M Dikebut

TANJUNG SELOR – Pembangunan pasar modern di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan…

Rabu, 20 Juni 2018 20:29

Masih Ada Puluhan Life Jacket Tak Layak

TANJUNG SELOR - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor kembali mengamankan 47 life…

Rabu, 20 Juni 2018 20:26

Pembangunan PLBN di Perbatasan Ini Hanya Tunggu Inpres

TANJUNG SELOR – Hasil kajian empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Provinsi Kalimantan Utara…

Rabu, 20 Juni 2018 16:49

47 Life Jacket Tak Layak Pakai Ditemukan dalam Speedboat

  TANJUNG SELOR - Unit Penyelengaraan Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor, kembali mengamankan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:46

Harga Sembako Kembali Stabil

TANJUNG SELOR – Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) pasca Idul Fitri 1439 hijiriah di lima kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .