MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:17
Sanitasi Buruk, Buluh Perindu Dijadikan Pilot Project
PERCONTOHAN: Buluh Perindu direncanakan menjadi daerah percontohan perbaikan sanitasi yang anggarannya berasal dari Pemprov Kaltara. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk menjamin kualitas air di sungai-sungai besar di Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Sungai Kayan dan sungai di Sesayap, Sembakung dan Sebuku tetap aman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara rutin melakukan pemeriksaan air yang sebagaian masyarakat manfaatkan untuk kehidupan sehari-hari dan sebagai air baku PDAM.

Sekretaris DLH Kaltara Nurhamdi mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan per triwulan. Pasalnya, jangka waktu itu menurutnya sangat tepat dilakukan pemeriksaan. “Kita pemeriksaan rutin.Ya, per tiga bulan itu,” ungkapnya saat ditemui Radar Kaltara di ruang kerjanya.

Apalagi, lanjutnya, untuk di Sungai Kayan, pihaknya meyakini bahwa sungai itu masih aman dan tidak tercemar. Meski, diakui adanya beberapa kayu yang kerap memenuhi sungai tersebut. “Di sini tercemar bukan masalah kayunya. Namun, masalah kandungan zat kimianya,” jelasnya.

Hanya, tambahnya, pihaknya tetap memikirkan bagaimana sungai itu sejatinya tak hanya aman dari pencemaran. Melainkan, sampah-sampah kayu juga dapat diatasinya. “Soal sampah kayu memang kalau dari segi transportasi mengganggu. Mungkin nanti akan dikoordinasikan ke OPD lainnya untuk bersama menanganinya,” katanya.

Disinggung mengenai soal dana pemeriksaan, Nurhamdi mengatakan bahwa pihaknya dibantu dua sumber dana. Baik melalui APBN dan APBD. Artinya, meskipun tak secara rinci dijelaskan besaran anggarannya. Pihaknya meyakini pemeriksaan akan tetap aman. “Kita ada dana dari APBN dan APBD,” bebernya singkat.

Sementara, sebelumnya terkait pembersihan sungai sempat juga dilontarkan Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid. Di mana pihaknya saat ini tengah menganalisa tentang penanganan sampah-sampah yang bertebaran di sepanjang Sungai Kayan tersebut.

Diakuinya, keberadaan sampah tentu memberikan dampak luar biasa terhadap transportasi laut dan sungai. Pasalnya, semakin banyaknya sampah tentu motoris akan semakin sulit dalam memilih alur perjalanan. “Soal sampah di Sungai Kayan, saat ini kita sudah melakukan analisa. Analisa ini tentunya mempelajari tentang bagaimana sistem penganggaran dan metode dalam pembersihannya nanti,” ungkap Taupan.

Apalagi, lanjutnya, sumber sampah yang ada di Sungai Kayan bisa datang dari mana saja. Oleh karenanya, jangan sampai dalam pelaksanaan nanti tak sesuai dengan yang diharapkan. “Intinya di sini jangan sampai juga anggaran yang ada sampai sia-sia atau terbuang percuma. Sebab, semua harus ada pertanggung jawabannya,” ujarnya.

Di sisi lain, tambahnya, dalam proses analisa yang waktunya masih belum bisa diprediksi berapa lama. Taupan mengatakan bahwa bisa saja pihaknya akan meminta konsultan untuk menghitung tentang estimasi biaya yang akan dikeluarkannya dalam program pembersihan sungai tersebut. “Kita juga tak bisa sendiri dalam hal program kali ini. Tentunya, dengan mengajak instansi terkait lainnya untuk terlibat,” katanya.

“Atau bisa saja dalam pelaksanaan nanti minimal sebulan sekali dilaksanakan bersih-bersih sungai,” sambungnya.

Di samping itu juga, pihaknya menekankan kepada masyarakat ataupun perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan lainnya agar memiliki rasa peduli terhadap lingkungan. Salah satunya, tidak membuang sampah atau sisa kayu di sungai.

“Kejadian yang kemarin dapat menjadi pelajaran bersama. Mudahan dengan langkah tersebut nantinya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan sungai,” harapnya. (omg/eza)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 21:15

Formasi Dokter Spesialis Terancam Minim Pelamar

TANJUNG SELOR – Pada Peneriman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini di lingkungan Pemerintah…

Senin, 24 September 2018 21:14

BBM Langka di Ibu Kota

TANJUNG SELOR - Antrean panjang dan kerap kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) di Tanjung Selor masih…

Senin, 24 September 2018 14:03

Tujuh Bulan Caleg Tebar Pesona

TANJUNG SELOR – Tahapan kampanye resmi dimulai kemarin (23/9). Kurang lebih tujuh bulan, calon…

Senin, 24 September 2018 14:01

Penduduk Bertambah 242.258 Jiwa

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi…

Senin, 24 September 2018 13:59

SPBU 24 Jam, Stok BBM Tak Ada

TANJUNG SELOR - Sejak beberapa pekan terakhir, antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

Senin, 24 September 2018 13:57

Empat Proyek Multiyears Dikebut

TANJUNG SELOR - Pengerjaan delapan paket proyek Pemkab Bulungan yang skema pengerjaannya dengan sistem…

Senin, 24 September 2018 13:55

Waspada Pembobolan Rumah

TANJUNG SELOR – Tingkat kriminalitas di Bumi Tenguyun semakin hari kian memprihatinkan. Seiring…

Senin, 24 September 2018 13:51

Terancam Dipecat, Oknum ASN terlibat Judi

TANJUNG SELOR – Nahas, salah seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah…

Senin, 24 September 2018 11:48

Tersedia Rp 1,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi tanda tanya besar terkait tidak adanya kejelasan kelanjutan perbaikan…

Senin, 24 September 2018 11:11

MOMEN HARU KEPULANGAN JEMAAH HAJI

TANJUNG SELOR – Seluruh jamaah haji asal Bulungan akhirnya kembali menginjakkan kakinya di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .