MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 14:07
LAMANYA BAH..!! Daftar Tahun Ini, Menunggu 18 Tahun

Total Waiting List Nunukan 2.400 Orang

DAFTAR TUNGGU: Kuota haji Nunukan tidak bertambah namun biaya naik haji akan disesuaikan dengan jarak embarkasi. BANK DATA

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya minat masyarakat, khususnya umat Islam melaksanakan ibadah haji membuat daftar tunggu di Nunukan terus bertambah. Bahkan, jika masyarakat mendaftar di 2018 ini, maka harus menunggu hingga 18 tahun kemudian untuk berangkat.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag ) Nunukan H. Muhammad Saleh S Ag membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, hingga saat ini jumlah daftar tunggu haji di Kabupaten Nunukan mencapai 2.400 orang. Mereka rata-rata yang mendaftar di 1990 dan 200-an.

“Untuk waiting list ini, masih banyak. Penambahan kuota tidak berdampak besar,” ungkap Muhammad Saleh kepada media ini kemarin.

Muhammad Saleh mengatakan, untuk kuota haji pemberangkatan 2018 ini masih tetap sama di 2017. Yakni, sebanyak 116 orang. Jumlah kuota ini telah dirilis Kementerian Agama (Kemenag).

Di 2018, kini didominasi  jamaah calon haji warga Kabupaten Nunukan saja. Sementara calon jamaah haji (CJH) berstatus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sudah tidak seperti tahun sebelumnya. Dari 116 orang hanya 20 orang saja yang merupakan TKI. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, yang banyak bermasalah itu calon jamaah TKI. Karena identitas di dokumen mereka banyak yang tidak sinkron. Mulai dari berbeda nama dengan identitas lainnya setelah mendaftarkan diri sebagai CJH

“Akhirnya, terlambat lagi. Bahkan, bisa saja batal berangkatnya,” ungkapnya.

Setelah proses pemberkasan, kini CJH mengikuti proses pemeriksaan kesehatan. Dari hasil yang diterima, semuanya dalam kondisi sehat. Sampai saat ini belum ada yang dikhawatirkan batal. Penyakitnya juga masih dapat diatasi. Karena masih memiliki kesempatan berobat.

“Mengenai biaya hajinya saat ini belum diumumkan. Apakah ada kenaikan atau masih sama dengan 2017 lalu sebesar Rp 37 juta,” sebutnya.

Seperti diketahui, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2018 ini mengalami kenaikan dibanding 2017. Kenaikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 7 tahun 2018 tentang BPIH 2018. Yakni, Rp 38.525.445 yang sebelumnya sebesar Rp 38.039.150. Namun, untuk embarkasi, masih tergabung dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). (oya/nri)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*