MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 12:27
Tidak Temukan Tersangka, Sebaiknya Ditutup
TIDAK DIBUKA: Kantin yang berada di SMPN 2 Tarakan tidak buka seperti biasanya, Jumat (13/4). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kasus keracunan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tarakan masih misteri. Kepolisian tak kunjung menemukan penyebab atau asal muasal keracunan. Garis polisi telah dilepas di kantin sekolah. Walau begitu, kasus ini belum ditutup.

Dosen Hukum Universitas Borneo Syafruddin mengatakan kasus tersebut tetap harus diselidiki kepolisian. Korbannya tak tanggung-tanggung 60 orang siswa.  “Penyelidikan tentu tetap harus dilakukan, bagaimana pun ini melibatkan siswa dan mencapai puluhan orang,” katanya.

Walaupun tetap harus dilanjutkan, tentu harus sesuai dengan fakta yang ada. Juga sesuai bukti yang ditemukan, dan jika memang tidak terbukti, diharapkan untuk tidak dilakukan pemaksaan. Apalagi sampai saat ini pemeriksaan dari sampel makanan dinyatakan negatif.

“Kasus bisa dilanjutkan, asalkan jangan dipaksakan. Harus juga sesuai dengan bukti yang konkret,” ujarnya.

Penyelidikan juga diharapkan jangan sampai tidak sesuai dengan fakta, harus berdasarkan bukti yang didapatkan. Jika memang tidak ditemukan tersangka, kasus bisa saja ditutup. Jangan sampai, penjual yang tidak bersalah dijadikan tersangka hanya karena kasus seperti ini.

“Kalau memang tidak dapat tersangka, apa boleh buat. Ditutup saja. Jangan sampai orang tidak bersalah yang kena,” tegasnya.

Waktu penyelidikan tidak dibatasi. Hanya andaikan tidak ada bukti yang kuat maka lebih baik kasus ditutup. “Selidiki saja sesuai bukti, karena ini semua anaknya sudah sehat dan tidak ada korban jiwa. Kalau memang tidak terdapat tersangka, mau tidak mau harus ditutup,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam investigasi awal dari Dinas Kesehatan didapatkan 55 orang, dan ternyata setelah turun kembali ke lapangan menjadi 65 korban. Dugaan keracunan karena gejala yang muncul tidak langsung bersamaan. Pihaknya juga sudah mengirimkan sampel kepada BPOM Samarinda dengan sampel makanan yakni nasi uduk, mi goreng, daging ayam, sambal dan juga kerupuk. Setelah dua pekan uji laboratorium, BPOM menyatakan hasil dari sampel makanan yang dikirim semuanya negatif. (*/naa/lim)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .