MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 12:27
Tidak Temukan Tersangka, Sebaiknya Ditutup
TIDAK DIBUKA: Kantin yang berada di SMPN 2 Tarakan tidak buka seperti biasanya, Jumat (13/4). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kasus keracunan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tarakan masih misteri. Kepolisian tak kunjung menemukan penyebab atau asal muasal keracunan. Garis polisi telah dilepas di kantin sekolah. Walau begitu, kasus ini belum ditutup.

Dosen Hukum Universitas Borneo Syafruddin mengatakan kasus tersebut tetap harus diselidiki kepolisian. Korbannya tak tanggung-tanggung 60 orang siswa.  “Penyelidikan tentu tetap harus dilakukan, bagaimana pun ini melibatkan siswa dan mencapai puluhan orang,” katanya.

Walaupun tetap harus dilanjutkan, tentu harus sesuai dengan fakta yang ada. Juga sesuai bukti yang ditemukan, dan jika memang tidak terbukti, diharapkan untuk tidak dilakukan pemaksaan. Apalagi sampai saat ini pemeriksaan dari sampel makanan dinyatakan negatif.

“Kasus bisa dilanjutkan, asalkan jangan dipaksakan. Harus juga sesuai dengan bukti yang konkret,” ujarnya.

Penyelidikan juga diharapkan jangan sampai tidak sesuai dengan fakta, harus berdasarkan bukti yang didapatkan. Jika memang tidak ditemukan tersangka, kasus bisa saja ditutup. Jangan sampai, penjual yang tidak bersalah dijadikan tersangka hanya karena kasus seperti ini.

“Kalau memang tidak dapat tersangka, apa boleh buat. Ditutup saja. Jangan sampai orang tidak bersalah yang kena,” tegasnya.

Waktu penyelidikan tidak dibatasi. Hanya andaikan tidak ada bukti yang kuat maka lebih baik kasus ditutup. “Selidiki saja sesuai bukti, karena ini semua anaknya sudah sehat dan tidak ada korban jiwa. Kalau memang tidak terdapat tersangka, mau tidak mau harus ditutup,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam investigasi awal dari Dinas Kesehatan didapatkan 55 orang, dan ternyata setelah turun kembali ke lapangan menjadi 65 korban. Dugaan keracunan karena gejala yang muncul tidak langsung bersamaan. Pihaknya juga sudah mengirimkan sampel kepada BPOM Samarinda dengan sampel makanan yakni nasi uduk, mi goreng, daging ayam, sambal dan juga kerupuk. Setelah dua pekan uji laboratorium, BPOM menyatakan hasil dari sampel makanan yang dikirim semuanya negatif. (*/naa/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Tim Cuma Berharap Laporan

TARAKAN – Elpiji 3 kg langka. Itu sudah wajar di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Misi Sosial dan Keberagaman Budaya Indonesia

Umumnya dunia otomotif begitu melekat dengan pria. Tapi saat ini anggapan itu perlahan hilang dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:52

Kerja Keras dan Tak Patah Semangat

KEMANDIRIAN seorang wanita tak dapat dilepaskan dari perannya sebagai ibu rumah tangga. Namun dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama

MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan,…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Mengantar Anak Sampai Sukses

RADEN Ajeng Kartini, hari lahirnya selalu menjadi pengingat bagi setiap wanita Indonesia. Kartini lekat…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Tidak Ada Alasan Pakai Suket

MESKI penggunaan surat keterangan (suket) pada pelaksanaan Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 21 April 2018 10:46

Belum Terbentuk, FPI Sudah Dapat Penolakan

SPANDUK penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) itu, terpampang jelas  di sekitaran perempatan…

Sabtu, 21 April 2018 10:39

Anggaran Minim, Bukan Penghambat

TARAKAN — Kepala Kementerian Agama Kaltara, H. Suriansyah mengakui, minimnya dana pembinaan yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:38

Ramaikan Gowes Sore Ini

TARAKAN - Para goweser Bumi Paguntaka diharapakan kehadirannya dalam kegiatan gowes, Sabtu (21/4) yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:37

Tidar dan Labobar Diusulkan Masuk Tarakan

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, PT Pelni kembali mengajukan tambahan armada untuk mengatasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .