MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 12:00
Gudang Farmasi Masih Kekurangan Perlengkapan
PEMBANGUNAN GEDUNG: Dinkes Bulungan kembali mendapat DAK untuk kelanjutan pembangunan gudang farmasi. Tampak gudang farmasi Bulungan yang selesai dibangun akhir tahun lalu. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk melengkapi keperluan gudang farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan dengan perkantoran, tahun ini instansi tersebut kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunannya.

Meski demikian keperluan penambahan mebel dalam gudang farmasi yang selesai dibangun akhir 2017 lalu belum dapat dipenuhi. Dikatakan Kepala Dinkes Bulungan Idewan Budi Santoso, tahun ini pihaknya mendapatkan kucuran dana melalui DAK sebesar Rp 2 miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan perkantoran pada gudang farmasi tersebut.

“Nanti gudang tersebut akan dikelola oleh UPTD (Unit pelaksana Tugas Daerah) tentu diperlukan perkantoran, maka dari itu Dinkes kembali mendapatkan DAK, untuk keperluan tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Lanjut ia katakan, kembali adanya pembangunan fisik tahun ini dikarenakan pembangunan yang dilakukan pada 2017 lalu murni hanya untuk gudang farmasi, sehingga belum ada perkantorannya. “Tahun lalu DAK sebesar Rp 3 miliar itu untuk rehab total gudang farmasi saja yang diperuntukan untuk penyimpanan obat-obatan agar lebih representatif, sehingga tidak ada pembangunan kantor,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Budi, meski kembali mendapatkan DAK, anggaran untuk melengkapi kebutuhan gudang farmasi dipastikan tidak ada. Sehingga dipastikan juga untuk penambahan perlengkapan di dalam gudang masih belum bisa dilakukan.

“Sebenarnya dalam gudang itu masih perlu penambahan juga, utamanya mebel atau rak-rak penyimpanan obat. Saat ini kami hanya menggunakan perlengkapan yang lama saja, tapi itu masih kurang, mau ditambah tapi anggarannya tidak ada,” sebutnya.

Oleh karenanya, penambahan tentu akan tetap dilakukan, sekalipun harus menunggu waktu yang lama. Sebab, rencana penambahan tersebut akan dilakukan ketika usulan anggaran yang dialokasikan melalui APBD tahun mendatang dapat direalisasi.

“Sebenarnya sudah kita ajukan di APBD tahun ini, hanya saja tidak disetujui. Ya maklumlah anggaran juga menipis, tapi akan kami coba di perubahan,” sebutnya.

“Kalau belum direalisasi juga tetap kami akan mencari peluang pada tahun-tahun berikutnya, melalui sumber dana manapun,” sebutnya.

Namun, pihaknya juga sudah merasa bersyukur dengan adanya perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan di Bulungan dengan mengalokasikan DAK. Gudang farmasi merupakan gedung yang sangat penting untuk mendukung keberlangsungan kesehatan masyarakat di Bulungan.

“Karena segala kebutuhan obat-obatan akan ditampung di tempat tersebut, dengan kondisi yang baru seperti saat ini tentu itu sudah sangat representatif. Sebab kondisinya juga berbeda dengan gudang yang lama,” ucapnya.

Dijelaskannya, gudang yang lama menjadi tidak representatif sebab bergabung dengan perkantorannya. Sementara kondisi bangunannya kecil, sehingga kebutuhan untuk penyimpanan juga menjadi sedikit berkurang. “Makanya direnovasi ulang tahun lalu,” sambungnya.

Selain itu, dikatakannya pembangunan ulang dilakukan sebab mengingat gudang yang lama sudah tidak representatif karena ada beberapa bagian yang retak pasca banjir besar yang melanda Bulungan pada 2015 lalu. Selain itu faktor kerendahan bangunan juga menjadi pertimbangan pembangunan ulang.

“Gudang yang baru ini tinggi fondasinya lebih dinaikkan lagi hingga 80 cm, sehingga jikapun banjir kembali melanda dirasa aman,” ungkapnya

Meski tak menyebutkan secara pasti kemampuan penyimpanan obat di gudang yang lama tersebut, ia mengungkapkan pihaknya kerap kali menitipkan beberapa obat di bangunan-bangunan yang berdekatan dengan gedung tersebut dan juga di Puskesmas. “Yang baru ini, lebih representatif jika dibandingkan bangunan yang sebelumnya,” pungkasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:18

Revisi RTRW Dikebut

TANJUNG SELOR – Revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang…

Senin, 19 November 2018 15:17

Desak Selesaikan Masalah Batas Wilayah

TANJUNG SELOR – Hingga kini, sejumlah daerah termasuk Kalimantan Utara…

Senin, 19 November 2018 15:16

Gagal Tes CPNS, Harus Lebih Kreatif

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan…

Senin, 19 November 2018 15:15

Dua Terdakwa Sabu Terima Hukuman 17 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR - Dua terdakwa perkara sabu-sabu seberat 1.000,3 gram,…

Senin, 19 November 2018 15:13

Bawaslu Akan Tindak Parpol Bandel

TANJUNG SELOR – Sejak kampanye bergulir, Badan Pengawas Pemilihan Umum…

Senin, 19 November 2018 15:08

Perkara Ayah Bejat Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Setelah menerima petunjuk dari Jaksa yang menyatakan…

Senin, 19 November 2018 10:45

Pelabuhan Bunyu Butuh Restu Pertamina

BUNYU – Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie melanjutkan kegiatan…

Senin, 19 November 2018 10:43

Menikmati Buah, Turis Asing ke Desa Ardi Mulyo

WEEKEND Asyik kembali menyapa Anda di akhir pekan ini dengan…

Senin, 19 November 2018 10:41

Pemindahan Ibu Kota Tunggu RTRW Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan…

Senin, 19 November 2018 10:40

DIKLAIM..!! Rusunawa Didesain Tahan Gempa

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .