MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 12:00
Gudang Farmasi Masih Kekurangan Perlengkapan
PEMBANGUNAN GEDUNG: Dinkes Bulungan kembali mendapat DAK untuk kelanjutan pembangunan gudang farmasi. Tampak gudang farmasi Bulungan yang selesai dibangun akhir tahun lalu. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk melengkapi keperluan gudang farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan dengan perkantoran, tahun ini instansi tersebut kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunannya.

Meski demikian keperluan penambahan mebel dalam gudang farmasi yang selesai dibangun akhir 2017 lalu belum dapat dipenuhi. Dikatakan Kepala Dinkes Bulungan Idewan Budi Santoso, tahun ini pihaknya mendapatkan kucuran dana melalui DAK sebesar Rp 2 miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan perkantoran pada gudang farmasi tersebut.

“Nanti gudang tersebut akan dikelola oleh UPTD (Unit pelaksana Tugas Daerah) tentu diperlukan perkantoran, maka dari itu Dinkes kembali mendapatkan DAK, untuk keperluan tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Lanjut ia katakan, kembali adanya pembangunan fisik tahun ini dikarenakan pembangunan yang dilakukan pada 2017 lalu murni hanya untuk gudang farmasi, sehingga belum ada perkantorannya. “Tahun lalu DAK sebesar Rp 3 miliar itu untuk rehab total gudang farmasi saja yang diperuntukan untuk penyimpanan obat-obatan agar lebih representatif, sehingga tidak ada pembangunan kantor,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Budi, meski kembali mendapatkan DAK, anggaran untuk melengkapi kebutuhan gudang farmasi dipastikan tidak ada. Sehingga dipastikan juga untuk penambahan perlengkapan di dalam gudang masih belum bisa dilakukan.

“Sebenarnya dalam gudang itu masih perlu penambahan juga, utamanya mebel atau rak-rak penyimpanan obat. Saat ini kami hanya menggunakan perlengkapan yang lama saja, tapi itu masih kurang, mau ditambah tapi anggarannya tidak ada,” sebutnya.

Oleh karenanya, penambahan tentu akan tetap dilakukan, sekalipun harus menunggu waktu yang lama. Sebab, rencana penambahan tersebut akan dilakukan ketika usulan anggaran yang dialokasikan melalui APBD tahun mendatang dapat direalisasi.

“Sebenarnya sudah kita ajukan di APBD tahun ini, hanya saja tidak disetujui. Ya maklumlah anggaran juga menipis, tapi akan kami coba di perubahan,” sebutnya.

“Kalau belum direalisasi juga tetap kami akan mencari peluang pada tahun-tahun berikutnya, melalui sumber dana manapun,” sebutnya.

Namun, pihaknya juga sudah merasa bersyukur dengan adanya perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan di Bulungan dengan mengalokasikan DAK. Gudang farmasi merupakan gedung yang sangat penting untuk mendukung keberlangsungan kesehatan masyarakat di Bulungan.

“Karena segala kebutuhan obat-obatan akan ditampung di tempat tersebut, dengan kondisi yang baru seperti saat ini tentu itu sudah sangat representatif. Sebab kondisinya juga berbeda dengan gudang yang lama,” ucapnya.

Dijelaskannya, gudang yang lama menjadi tidak representatif sebab bergabung dengan perkantorannya. Sementara kondisi bangunannya kecil, sehingga kebutuhan untuk penyimpanan juga menjadi sedikit berkurang. “Makanya direnovasi ulang tahun lalu,” sambungnya.

Selain itu, dikatakannya pembangunan ulang dilakukan sebab mengingat gudang yang lama sudah tidak representatif karena ada beberapa bagian yang retak pasca banjir besar yang melanda Bulungan pada 2015 lalu. Selain itu faktor kerendahan bangunan juga menjadi pertimbangan pembangunan ulang.

“Gudang yang baru ini tinggi fondasinya lebih dinaikkan lagi hingga 80 cm, sehingga jikapun banjir kembali melanda dirasa aman,” ungkapnya

Meski tak menyebutkan secara pasti kemampuan penyimpanan obat di gudang yang lama tersebut, ia mengungkapkan pihaknya kerap kali menitipkan beberapa obat di bangunan-bangunan yang berdekatan dengan gedung tersebut dan juga di Puskesmas. “Yang baru ini, lebih representatif jika dibandingkan bangunan yang sebelumnya,” pungkasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:18

Berkas Dikembalikan, Dianggap Tidak Lengkap

TANJUNG SELOR – Perkara  kecelakaan laut Speedboat (SB) Harapan Baru beberapa bulan lalu, …

Kamis, 16 Agustus 2018 12:16

Bupati: Disanksi Sesuai Bentuk Pelanggaran

TANJUNG SELOR -   Bupati Bulungan H. Sudjati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada…

Rabu, 15 Agustus 2018 22:30

Optimistis Bebas Lokalisasi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Program penutupan lokalisasi di Kaltara khususnya Tarakan-Nunukan memang sempat…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:39

Usulan CPNS Diminta Terperinci

TANJUNG SELOR – Penetapan waktu pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .