MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 12:00
Gudang Farmasi Masih Kekurangan Perlengkapan
PEMBANGUNAN GEDUNG: Dinkes Bulungan kembali mendapat DAK untuk kelanjutan pembangunan gudang farmasi. Tampak gudang farmasi Bulungan yang selesai dibangun akhir tahun lalu. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk melengkapi keperluan gudang farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan dengan perkantoran, tahun ini instansi tersebut kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunannya.

Meski demikian keperluan penambahan mebel dalam gudang farmasi yang selesai dibangun akhir 2017 lalu belum dapat dipenuhi. Dikatakan Kepala Dinkes Bulungan Idewan Budi Santoso, tahun ini pihaknya mendapatkan kucuran dana melalui DAK sebesar Rp 2 miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan perkantoran pada gudang farmasi tersebut.

“Nanti gudang tersebut akan dikelola oleh UPTD (Unit pelaksana Tugas Daerah) tentu diperlukan perkantoran, maka dari itu Dinkes kembali mendapatkan DAK, untuk keperluan tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Lanjut ia katakan, kembali adanya pembangunan fisik tahun ini dikarenakan pembangunan yang dilakukan pada 2017 lalu murni hanya untuk gudang farmasi, sehingga belum ada perkantorannya. “Tahun lalu DAK sebesar Rp 3 miliar itu untuk rehab total gudang farmasi saja yang diperuntukan untuk penyimpanan obat-obatan agar lebih representatif, sehingga tidak ada pembangunan kantor,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Budi, meski kembali mendapatkan DAK, anggaran untuk melengkapi kebutuhan gudang farmasi dipastikan tidak ada. Sehingga dipastikan juga untuk penambahan perlengkapan di dalam gudang masih belum bisa dilakukan.

“Sebenarnya dalam gudang itu masih perlu penambahan juga, utamanya mebel atau rak-rak penyimpanan obat. Saat ini kami hanya menggunakan perlengkapan yang lama saja, tapi itu masih kurang, mau ditambah tapi anggarannya tidak ada,” sebutnya.

Oleh karenanya, penambahan tentu akan tetap dilakukan, sekalipun harus menunggu waktu yang lama. Sebab, rencana penambahan tersebut akan dilakukan ketika usulan anggaran yang dialokasikan melalui APBD tahun mendatang dapat direalisasi.

“Sebenarnya sudah kita ajukan di APBD tahun ini, hanya saja tidak disetujui. Ya maklumlah anggaran juga menipis, tapi akan kami coba di perubahan,” sebutnya.

“Kalau belum direalisasi juga tetap kami akan mencari peluang pada tahun-tahun berikutnya, melalui sumber dana manapun,” sebutnya.

Namun, pihaknya juga sudah merasa bersyukur dengan adanya perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan di Bulungan dengan mengalokasikan DAK. Gudang farmasi merupakan gedung yang sangat penting untuk mendukung keberlangsungan kesehatan masyarakat di Bulungan.

“Karena segala kebutuhan obat-obatan akan ditampung di tempat tersebut, dengan kondisi yang baru seperti saat ini tentu itu sudah sangat representatif. Sebab kondisinya juga berbeda dengan gudang yang lama,” ucapnya.

Dijelaskannya, gudang yang lama menjadi tidak representatif sebab bergabung dengan perkantorannya. Sementara kondisi bangunannya kecil, sehingga kebutuhan untuk penyimpanan juga menjadi sedikit berkurang. “Makanya direnovasi ulang tahun lalu,” sambungnya.

Selain itu, dikatakannya pembangunan ulang dilakukan sebab mengingat gudang yang lama sudah tidak representatif karena ada beberapa bagian yang retak pasca banjir besar yang melanda Bulungan pada 2015 lalu. Selain itu faktor kerendahan bangunan juga menjadi pertimbangan pembangunan ulang.

“Gudang yang baru ini tinggi fondasinya lebih dinaikkan lagi hingga 80 cm, sehingga jikapun banjir kembali melanda dirasa aman,” ungkapnya

Meski tak menyebutkan secara pasti kemampuan penyimpanan obat di gudang yang lama tersebut, ia mengungkapkan pihaknya kerap kali menitipkan beberapa obat di bangunan-bangunan yang berdekatan dengan gedung tersebut dan juga di Puskesmas. “Yang baru ini, lebih representatif jika dibandingkan bangunan yang sebelumnya,” pungkasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 20:51

HE Terancam Dicoret dari DCT

TANJUNG SELOR – HE calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)…

Minggu, 17 Februari 2019 20:49

Perusda Berdikari Mati Suri

TANJUNG SELOR -  Perusahaan Daerah (Perusda) Berdikari milik Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 16 Februari 2019 20:31

SOA Belum Lelang, Pesawat Kecil Terbatas

TANJUNG SELOR - Hingga kini subsidi ongkos angkut (SOA) penumpang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:21

Mobil Tangki BBM ‘Kencing’ di Jalan

TANJUNG SELOR – Satu mobil distribusi bahan bakar minyak (BBM)…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:19

ALAMAK..!! Gara-Gara Masak Air, Lahan 1 Hektare Terbakar

TANJUNG SELOR – Musibah terbakarnya lahan di Ibu Kota Kaltara,…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:17

Dipercaya Tolak Bala dan Datangkan Keberkahan

Menjadi agenda rutin setiap tahunnya pada perayaan Imlek. Warga etnis…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:15

Kemenag Tunggu Keppres soal BPIH

TANJUNG SELOR - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan,…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:14

Audit Banpol, BPK Kumpulkan Parpol

TANJUNG SELOR – Proses pemeriksaan atau audit yang dilakukan Badan…

Jumat, 15 Februari 2019 21:15

Menteri ESDM Dukung Hilirisasi Batu Bara

TANJUNG SELOR - Didampingi langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara),…

Jumat, 15 Februari 2019 21:13

Banyak Pengetap, Premium Terancam Disetop

TANJUNG SELOR – Menyikapi maraknya aksi pengetap di Stasiun Pengisian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*