MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 11:24
Kapal Bantuan KKP Mangkrak?

DKP Akan Tarik dan Serahkan ke Nelayan Lain

AKAN DITARIK: Jika terbukti tidak digunakan sesuai pemanfaatannya, DKP Bulungan akan menarik kapal bantuan dari KKP itu. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Diduga mangkrak, satu unit kapal penangkap ikan bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) direncanakan akan ditarik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bulungan.

Dengan ditariknya kapal dengan nama Mina Maritim 148 itu, artinya DKP dalam hal ini akan mencabut hak awal penggunaan kapal terhadap kelompok nelayan yang hingga kini masih ditelusuri tersebut.

Kepada Radar Kaltara, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Usaha Kecil Budidaya DKP Bulungan, Alwan Saputra mengatakan, penarikan kapal memang menjadi suatu kewajiban jika fasilitas yang diberikan oleh negara terbukti mangkrak atau tak digunakan.

Apalagi, jika pemilik atau sekelompok nelayan merasa tak mampu dalam memanfaatkannya. Sehingga harus ditarik kembali ke dinas. Tujuannya, fasilitas negara itu tak terkesan mangkrak atau terbengkalai. “Cuma nanti akan kita pastikan dulu. Kalau memang mangkrak pasti kami akan tarik (bantuan kapalnya, Red),” ungkapnya.

Dikatakannya juga, ke depan pasca ditariknya kapal nelayan itu, maka DKP berhak dalam memilah kembali kelompok nelayan lain yang akan menggunakan kapal tersebut. Meski, diakui dalam hal penggunaannya kelompok nelayan juga harus siap dalam hal perbaikan yang bersifat kerusakan ringan.

“Kapal itu nanti tak hanya kami tarik. Di mana kami juga akan tawarkan ke kelompok nelayan lain yang ingin menggunakannya kembali,” ujarnya.

Disinggung mengenai kriteria pemilahan kelompok nelayan. Alwan menjelaskan bahwa intinya kelompok nelayan itu memang resmi terbentuk dan masih aktif. Kemudian, mereka menyatakan kesanggupan dalam pemanfaatan kapal nelayan serta syarat lainnya.

“Di sini kita akan lebih selektif. Jangan sampai kapal itu mangkrak kembali pasca diserahkan ke kelompok nelayan yang baru,” katanya.

Tentunya, lanjut Alwan, penerima kapal yang baru itu nantinya akan tetap dalam pengawasan DKP Bulungan. Sehingga hal-hal yang menjadi penyebab mangkraknya bantuan dari pemerintah itu dapat dicegah atau diminimalisir. “Jadi kapal itu tak lepas begitu saja. Kami akan tetap mengawasinya,” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media ini di lapangan. Mangkraknya kapal itu diperkirakan lebih dari dua tahun lamanya. Dan beberapa bagian atap dan badan kapal terlihat mulai rusak. Kapal itu saat ini sempat ditambat di pinggir sungai Kayan, Sabanar Lama. (omg/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:34

Harga Sembako Naik Diduga Ulah Spekulan

TANJUNG SELOR -Jelang Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional mulai…

Sabtu, 21 April 2018 10:32

New Zealand Bantu Bangun Gudang PMI

TANJUNG SELOR – Palang Merah Indonesia (PMI) Bulungan terpilih menjadi salah satu dari 11 lokasi…

Sabtu, 21 April 2018 10:31

Ada Puluhan Janda Baru di Ibu Kota

TANJUNG SELOR – Terhitung sejak Januari hingga Maret 2018, Pengadilan Agama (PA) Tanjung Selor,…

Sabtu, 21 April 2018 10:29

Biayai Anak hingga Perguruan Tinggi dari Hasil Cuci Baju

Mencari nafkah dengan cara yang halal merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang. Demikian…

Jumat, 20 April 2018 10:21

APMS Membara, Rumah Warga Jadi Arang

MALINAU - Kebakaran Agen Premium Minyak dan Solar milik PT Beringin di Jalan Panembahan RT 1 Malinau…

Jumat, 20 April 2018 10:16

Petugas KPPS Ditunjuk dari Petugas Pantarlih

TANJUNG SELOR – Tak seperti pada pemilu sebelumnya, dalam penetapanpetugas kelompok penyelenggara…

Jumat, 20 April 2018 10:14

Wilayah Perairan Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Meski tingkat kejahatan di wilayah perairan di Bulungan terbilang masih cukup…

Kamis, 19 April 2018 15:16

CATAT NIH..!! DP4 Kaltara 312.269 Ribu Jiwa

TANJUNG SELOR - Terhitung sejak Selasa (17/4) lalu, petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di…

Kamis, 19 April 2018 15:03

Harga Bahan Pokok Naik, Siap Gelar Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Kamis, 19 April 2018 14:52

Modal Rp 400 Ribu, Pelaku Upal Untung Rp 13 Juta

TANJUNG SELOR – Dua pelaku pembuat dan pengedar uang palsu (upal), yakni Rudianto (23) dan Edi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .