MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 11:20
Parkiran Speedboat Pemprov Belum Difungsikan
RAMPUNG: Pembangunan parkiran speedboat milik Pemprov Kaltara ini tak kunjung digunakan lantaran masih dalam masa pemeliharaan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Parkiran speedboat milik Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) yang berlokasi di Tanjung Buyu atau di seberang Pelabuhan Kayan II Sabanar Lama, telah selesai pembangunan fisiknya sejak 2017 lalu.

Proyek tersebut menelan anggaran sekira Rp 15 miliar. Sebesar Rp 7 miliar pada APBD Kaltara tahun 2015 dan Rp 8 miliar di APBD 2016. Proses pengerjaannya saat itu, proyek harus diadendum ke 2017 lantaran per Desember 2016 realisasi pekerjaan baru mencapai sekitar 85 hingga 90 persen.

Pengerjaan baru dinyatakan rampung sekira 100 persen di 2017 dan telah dilakukan serah terima ke Pemprov Kaltara. Kendati demikian, parkiran tersebut tidak kunjung difungsikan sesuai peruntukkannya sebagai tempat memarkir speedboat operasional organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Taupan Madjid mengatakan, saat ini bangunan yang dilengkapi gudang, rumah atau pos jaga dan tangki bahan bakar minyak (BBM) itu masih masa pemeliharaan. “Setelah itu baru peresmian, lanjut operasionalkan,” ungkap Taupan kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Namun sebelum itu dilakukan, pemanfaatan parkiran itu terlebih dulu dikoordinasikan dengan Bagian Umum Setprov Kaltata. Jika hanya digunakan untuk speedboat Kaltara 1, 2 dan 3, maka bangunan itu akan dikelola umum.

Sebaliknya, jika sesuai jadwal diperuntukkan seluruh speedboat operasional OPD maka Dishub yang akan mengelolanya. “Kita usulkan pembentukan UPTD supaya lebih maksimal pengelolaannya,” beber mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

Menurutnya, akan lebih baik jika seluruh speedboat diparkirkan di satu tempat. Selain untuk keamanan juga memudahkan koordinasi saat pemprov sedang melaksanakan kegiatan. “Dishub biasanya jadi koordinator transportasi, jadi kalau kumpul satu tempat mudah koordinasinya. Sekarangkan mencar-mencar (terpisah, Red),” ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga dapat menyusun SOP untuk penggunaan speedboat dan parkiran memiliki prosedur yang tetap. “Jadi kalau ada yang mau pinjam ada prosedurnya. Termasuk pemeliharaannya juga lebih terjaga,” pungkasnya. (isl/eza)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*