MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 April 2018 11:18
Pilih Pulang atau Ikuti Jalur Resmi
DIPULANGKAN: TKI yang membawa buah hati hanya memiliki pilihan pulang kampung. Dikarenakan, anak tidak dapat ikut orang tua untuk bekerja di luar negeri. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang digagalkan Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII dan Lanal Nunukan masuk ke Malaysia lantaran melalui jalur ilegal kini ditangani Balai Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Nunukan.

Pelaksana Tugas (BP3TKI) Nunukan, Arbain menyampaikan, puluhan TKI ini untuk sementara ditempatkan di Kantor BP3TKI Nunukan untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, mereka akan mendapatkan pilihan dari BP3TKI Nunukan.

“Jadi ada dua solusi yang ditawarkan. Ingin melanjutkan perjalanan ke Malaysia atau dipulangkan ke kampung halaman,” ucap Arbain kepada Radar Tarakan, Kamis (12/4).

Lanjutnya, bagi TKI yang ingin melanjutkan perjalanan ke Malaysia diarahkan ke Layanan Terpadu Satu Atap (LTSP) Nunukan. Ini dilakukan agar TKI melengkapi diri dengan dokumen resmi untuk masuk ke Malaysia.

“Kalau mau lanjut ikuti proses pengurusan dokumen resmi di LTSP. Tentunya melalui jalur resmi memilih tempat kerja dan peluang lebih besar,” tambahnya.

Sedangkan bagi TKI yang ingin dipulangkan ke kampung halamannya, dari BP3TKI bakal menjamin biaya hingga tiba di kampung halamannya serta yang diinapkan di BP3TKI konsumsi ditanggung BP3TKI Nunukan.

Diketahui, dari 39 orang yang digagalkan berangkat ke Malaysia 13 orang di antaranya merupakan anak-anak. Dirincikan delapan orang anak laki-laki dan lima orang anak perempuan.

“Mengacu pada aturan anak tidak bisa ikut orang tua untuk bekerja. Tentunya, bagi TKI yang memiliki buah hati harus dipulangkan. Jadi yang bisa melanjutkan suaminya saja istri dan anak harus pulang,” tegasnya.

Untuk sementara ini, BP3TKI masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pemeriksaan terhadap TKI sebagai saksi. Sebab, motoris dan Anak Buah Kapal (ABK) yang akan membawa melalui jalur ilegal kini ditangani pihak kepolisian.

Sebelumnya, TKI ini diamankan sekira pukul 04.00 Wita saat berada di perairan Sebatik dengan tujuan ke Tawau, Malaysia melalui jalur ilegal. Dua speedboat, dua orang motoris dan dua orang ABK yang merupakan warga Sebatik ikut diamankan. (akz/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:09

Anggota PPK Terancam Disanksi

NUNUKAN – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:57

Dewan Pusat Malaysia Pantau Sektor Perikanan di Sebatik

NUNUKAN – Dewan Pusat Malaysia berkunjung ke Pulau Sebatik, melihat…

Jumat, 15 Februari 2019 14:55

Perusahaan Tetap Akan Bayar Hutang

NUNUKAN – PT Sempurna yang berlokasi di Desa Bambangan, Kecamatan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:18

Utang Rp 10 M, Perusahaan Berhenti Beroperasi, Petani Sawit Menuntut Pelunasan

NUNUKAN – Perusahaaan yang mengelola tanda buah sawit menjadi minyak…

Kamis, 14 Februari 2019 10:16

Penarikan Retribusi Alun-Alun Terbentur Aturan

NUNUKAN – Tuntutan pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*