MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 13 April 2018 12:04
Vonis Berat Pengedar Narkoba, BIAR KAPOK..!!

Musnahkan Sabu-Sabu dari Tiga Kasus

DILARUTKAN: Para tersangka saat memusnahkan barang bukti sabu-sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air di Kantor BNNP Kaltara, Kamis (12/4). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebanyak 1,06 kilogram (kg) narkoba jenis sabu-sabu kembali dimusnahkan dengan cara dilarutkan di air pada Kamis (12/4) di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltara. Barang haram yang dimusnahkan kali ini merupakan pengungkapan dari tiga kasus yang dihimpun sepanjang bulan Februari hingga Maret tahun ini.

Dari tiga kasus tersebut, barang bukti yang terbanyak dimusnahkan kali ini berasal dari kasus upaya penyelundupan sabu-sabu melalui Bandara Juwata Tarakan, sebanyak 1 kg yang menjerat perempuan cantik asal Kota Makassar bernam Andi Rizki Amelia (27) dan dua perempuan lainnya berinisial TT (26) dan DO (58).

Pemusnahan sabu-sabu dengan cara dilarutkan di air dilakukan sekitar pukul 10.00 Wita, dihadirikan para tersangka dari 3 kasus tersebut di antaranya, Andi Rizki Amelia, TT, DO, AR, AM , IK dan YN untuk menyaksikan secara langsung proses pemusnahan.

Dalam menyaksikan proses pemusnahan kali ini, Andi Rizki Amelia hadir menggunakan kacamata dan masker dipadukan dengan baju tahanan berwarna orange dan celana jeans, terlihat Amelia yang lengannya terborgol bersama tersangka lainnya TT menundukkan kepalannya selama proses pemusnahan.

“Kasus pertama yang diungkap terjadi pada tanggal 10 Februari, pelaku berinisial AR (40) diamankan setelah berusaha mengirimkan paket sabu-sabu sebanyak 1 bungkus dengan berat 3,40 gram melalui jasa pengiriman JNE,” tutur Brigjend Pol Ery Nursatari, Kepala BNNP Kaltara.

Saat itu tersangka mengirimkan paket sabu-sabu tersebut dengan tujuan ke Papua, namun oleh pihak JNE mencurigai paket tersebut, karena alamat yang dituju tidak diketahui, sehingga JNE berkoordinasi dengan BNNP Kaltara berusaha memancing pelaku yang akhirnya diringkus di Kantor JNE Tarakan.

“Uniknya modus yang digunakan AR adalah menyelipkan sabu-sabu di dalam buku dengan cara dilubangi bagian tengahnya,” bebernya.

Kasus kedua adalah pengungkapan sabu-sabu di Bandara Juwata Tarakan pada 13 Maret lalu, di mana petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan berhasil mengamankan pelaku Andi Rizki Amelia dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 1 kg.

“Dari hasil pengembangan kasus ini, kami mengamankan juga TT dan ibunya berinisial DO karena ikut terlibat dalam upaya penyelundupan sabu dengan tujuan Kota Makassar,” ucapnya.

Sehari berselang pengungkapan kasus yang melibatkan Andi Rizki Amelia, TT dan DO, petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan kembali mengamankan dua orang berinsial IK (45) dan AM (41) dengan barang bukti 30,39 gram sabu-sabu yang diselipkan di bagian celana dalam tersangka IK.

“Setelah kita kembangkan bekerja sama dengan BNNK Tarakan, kami berhasil mengamankan satu tersangka lagi, yakni seorang perempuan berinisial YN (29) di daerah Kelurahan Lingkas Ujung, peranan YN adalah memesan sabu-sabu dari bandara,” ungkapnya.

Dalam kesempatan kali ini, Ery Nursatari mengajak seluruh institusi penegak hukum, pemerintah daerah dan masyarakat bersinergi memberantas narkoba.

“Kita harus bersama-sama dari hulu hingga ke hilir memberantas narkoba ini, tidak perlu ada ego sektoral yang bisa menjadi penghambat dalam upaya memberantas narkoba yang sudah menjadi musuh bersama,” ucapnya.

Dia juga berharap dalam memutus rantai narkoba ini, ada penyelesaian yang maksimal dalam criminal justice system, bila salah satu unsur  dalam criminal justice system ada yang lumpuh atau ada yang salah, tentunya hal tersebut tidak memberikan penyelesaian yang maksimal dalam kasus narkoba.

“Kalau ada yang lumpuh atau ada yang salah dalam criminal justice system nantinya tidak akan membuat pelaku jera, saya mencontohkan kasus yang sudah putus kemarin, yakni kasus sabu-sabu 11 kg dan 5 kg, di mana para terdakwa diberi hukum maksimal dan memberikan efek jera yakni vonis hukuman mati dan penjara seumur hidup, hal tersebut baru kita apresiasi,” ungkapnya.

Terkait menghadirkan para tersangka kali ini, dia ingin memberikan pemahaman kepada para tersangka terkait perbuatannya yang sudah menyusahkan negara dan merusak generasi muda.

“Mudah-mudahan dengan ini kejadian yang mereka alami saat ini mereka bisa sadar, mereka ini warga kita juga yang hanya salah mengambil langkah, mari kita doakan mereka bisa kembali ke jalan yang benar,” pungkasnya.(jnr/nri)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .