MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 13 April 2018 11:31
Motor WNA Diselidiki
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC - Muhammad Mahzun

PROKAL.CO, NUNUKAN – Lima kendaraan roda dua milik Warga Negara (WN) Malaysia yang masuk secara ilegal melalui Desa Aji Kuning, Sebatik, Jumat (6/4)  lalu, masih ditahan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan.

Penahanan ini dilakukan agar memudahkan Bea Cukai Nunukan melakukan penyelidikan terhadap kendaraan tersebut. Sebab, hingga kini belum ada tindakan yang dilakukan terkait motor yang batal digunakan mengikuti grastrack di Sebatik. “Lima motor masih ditahan di pos Bea Cukai, Sebatik. Kami masih menunggu proses penyelidikan, untuk memastikan tindakan yang akan dilakukan,” ucap Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Muhammad Mahzun, Rabu (11/4).

Dijelaskan, masuk secara ilegal tentunya ada sanksi. Untuk sepeda motor tersebut memiliki peluang dipulangkan ke pemiliknya, jika memiliki surat-surat yang jelas. Dan kemungkinan buruknya hal sebaliknya juga dapat terjadi, ditahan selamanya. “Terkait sanksi masih penyelidikan. Sesuai aturan, ada peluang dikembalikan, ada juga peluang ditahan,” tegasnya, saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, seharunya pemilik kendaraan meminta izin impor sementara ke KPPBC Nunukan untuk memudahkan. Sebab, hal ini sebelumnya pernah dilakukan ketika mengikuti kegiatan di Nunukan.

Untuk itu, saat ini kendaraan tersebut disegel. Sembari mununggu hasil penyelidikan untuk menentukan sanksi yang bakal dikenakan. “Sebenarnya bisa dilakukan izin impor sementara. Tetapi entahlah panitia lupa melakukan pengurusan atau tidak mengetahui,” tambahnya.

Lanjutnya, keluar-masuknya barang melalui jalur ilegal terus menjadi pantauan KPPBC Nunukan. Walaupun tak memungkiri bahwa banyaknya jalur ilegal di perbatasan dengan personel yang minim. “Bahkan Kapolri mengakui ada ribuan jalur ilegal. Tetapi kami tetap melakukan pengawasan dengan memaksimalkan personel yang ada,” pungkasnya.

Untuk diketahui, delapan WN Malaysia yang berencana mengikuti grasstrack di Sebatik ditahan Imigrasi Kelas II Nunukan selama empat hari. Kini enam WNA telah dideportasi dua masih menjalani proses pemeriksaan dan kendaraan masih ditahan Bea Cukai Nunukan. (akz/ash)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .