MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 13 April 2018 11:31
Motor WNA Diselidiki
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC - Muhammad Mahzun

PROKAL.CO, NUNUKAN – Lima kendaraan roda dua milik Warga Negara (WN) Malaysia yang masuk secara ilegal melalui Desa Aji Kuning, Sebatik, Jumat (6/4)  lalu, masih ditahan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan.

Penahanan ini dilakukan agar memudahkan Bea Cukai Nunukan melakukan penyelidikan terhadap kendaraan tersebut. Sebab, hingga kini belum ada tindakan yang dilakukan terkait motor yang batal digunakan mengikuti grastrack di Sebatik. “Lima motor masih ditahan di pos Bea Cukai, Sebatik. Kami masih menunggu proses penyelidikan, untuk memastikan tindakan yang akan dilakukan,” ucap Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Muhammad Mahzun, Rabu (11/4).

Dijelaskan, masuk secara ilegal tentunya ada sanksi. Untuk sepeda motor tersebut memiliki peluang dipulangkan ke pemiliknya, jika memiliki surat-surat yang jelas. Dan kemungkinan buruknya hal sebaliknya juga dapat terjadi, ditahan selamanya. “Terkait sanksi masih penyelidikan. Sesuai aturan, ada peluang dikembalikan, ada juga peluang ditahan,” tegasnya, saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, seharunya pemilik kendaraan meminta izin impor sementara ke KPPBC Nunukan untuk memudahkan. Sebab, hal ini sebelumnya pernah dilakukan ketika mengikuti kegiatan di Nunukan.

Untuk itu, saat ini kendaraan tersebut disegel. Sembari mununggu hasil penyelidikan untuk menentukan sanksi yang bakal dikenakan. “Sebenarnya bisa dilakukan izin impor sementara. Tetapi entahlah panitia lupa melakukan pengurusan atau tidak mengetahui,” tambahnya.

Lanjutnya, keluar-masuknya barang melalui jalur ilegal terus menjadi pantauan KPPBC Nunukan. Walaupun tak memungkiri bahwa banyaknya jalur ilegal di perbatasan dengan personel yang minim. “Bahkan Kapolri mengakui ada ribuan jalur ilegal. Tetapi kami tetap melakukan pengawasan dengan memaksimalkan personel yang ada,” pungkasnya.

Untuk diketahui, delapan WN Malaysia yang berencana mengikuti grasstrack di Sebatik ditahan Imigrasi Kelas II Nunukan selama empat hari. Kini enam WNA telah dideportasi dua masih menjalani proses pemeriksaan dan kendaraan masih ditahan Bea Cukai Nunukan. (akz/ash)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:03

Pemerintah Rencana Siapkan Bangunan Baru

NUNUKAN – Pembagian lapak jualan di Pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak semua diterima…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

AC Isi Kotak Permen dengan Sabu

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya diamankan pihak kepolisian setelah diketahui memiliki…

Senin, 16 Juli 2018 16:01

Soroti Kinerja Aparat

NUNUKAN – Selain menyoroti kondisi listrik di Kabupaten Nunukan, Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat…

Senin, 16 Juli 2018 09:00

Nakhoda Laka Speedboat DPO Sabu

NUNUKAN – Nakhoda kecelakaan laut speeboat di perairan Sebatik beberapa waktu lalu yakni Olong…

Senin, 16 Juli 2018 08:58

ANJING BIKIN RESAH..!! Satpol PP Terkendala Alat Tangkap

NUNUKAN – Keluhan masyarakat mengenai keberadaan anjing liar yang menggangu pengguna jalan tampaknya…

Minggu, 15 Juli 2018 15:25

Tak Tertolong karena Tidak Ada Biaya Operasi

M. Raffa, balita tanpa lubang anus yang lahir pada Kamis (5/7) lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Minggu, 15 Juli 2018 15:24

Diduga Bawa Barang Ini, Satu Kapal Ditahan

NUNUKAN – Salah satu kapal bermuatan sembilan bahan pokok (sembako) yang diduga ilegal, diamankan…

Minggu, 15 Juli 2018 15:15

Pedagang Enggan Menempati Kios

NUNUKAN – Para pedagang yang mendapatkan tempat di pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak…

Minggu, 15 Juli 2018 15:14

Fasilitas Pemerintah Kurang Dimanfaatkan

NUNUKAN – Jalur ilegal yang sering digunakan masyarakat masuk maupun keluar ke Tawau, Malaysia…

Minggu, 15 Juli 2018 15:13

Abaikan Sementara Penindakan Hukum

NUNUKAN – Ketidaktahuan masyarakat terhadap dampak narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .