MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:38
Foto Sembako di FB, Dikaitkan dengan Paslon
DIBIDIK: Unggahan pemilik akun Lis Lis di Facebook berikut keterangan mengaitkan paslon, kemarin (11/4). FACEBOOK

PROKAL.CO, PEMILIK akun Facebook, Lis Lis yang mengunggah foto sembako dengan keterangan dari salah satu pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan ditelusuri Panwaslu Tarakan. “Temuan slh satu team sukses paslon walikota tarakan bagi2 sembako daerah sebengkok...saat ini sdang ditindak lanjuti,”tulis Lis Lis dalam unggahannya yang telah ditanggapi hampir 500 akun itu.

Saat ditemui Radar Tarakan di sekretariat Kantor Panwaslu Tarakan, Ketua Panwaslu Tarakan Sulaiman menegaskan bahwa baik pasangan calon (paslon), tim paslon maupun masyarakat yang secara terang-terangan menerima pemberian money politic berupa uang maupun barang, akan ditetapkan sebagai tersangka. “Ini sudah melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 187 A,” ungkapnya.

Kendati demikian, Sulaiman mengaku bahwa pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait pemberian sembako dari paslon. Sebab itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Untuk mencari anggota masyarakat yang menerima sembako dari paslon tersebut, Panwalsu akan menggerakkan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bersama pihak kepolisian untuk mencari kebenaran postingan tersebut.

“Jangankan Panwascam, dari kepolisian pun akan kami kerahkan untuk mencari siapa orang itu (Lis Lis dan paslon). Apakah hoax atau kejadian yang sudah kedaluwarsa,” katanya.

Sulaiman menuturkan bahwa pemberian barang dari paslon kepada masyarakat merupakan salah satu cara paslon untuk mendapatkan dukungan, sehingga ketika sebuah barang maupun uang diserahkan kepada masyarakat sudah pasti masuk dalam pelanggaran.

“Ketika barang tersebut diserahkan kepada masyarakat, maka sudah pasti ada unsur keinginan untuk dipilih. Ini juga masuk dalam money politic,” tegasnya.

Nah, sanksi yang akan dikenakan pun tidak hanya menimpa paslon maupun tim paslon. Namun masyarakat yang menerima juga akan dikenakan sanksi kurungan penjara dengan minimal 3 tahun dan maksimal 6 tahun.

“Itu (sanksi) berlaku untuk seluruhnya. Baik paslon, tim maupun masyarakat. Tergantung dari pembuktian dan proses pemeriksaannya nanti,” jelasnya.

Menurut Sulaiman sebagai warga negara Indonesia, setiap masyarakat tentu berada dalam perlindungan hukum. Sebab itu, jika alasan masyarakat hanyalah sebuah ketidaktahuan sehingga dengan mudahnya menerima pemberian paslon, maka itu bukanlah sebuah alasan yang dapat diterima Panwaslu.

Melalui hal tersebut, Sulaiman menyampaikan bahwa metode lama hendaknya dilupakan, seperti ambil barang, tapi jangan memilih orangnya. Sebab hal tersebut sudah tidak berlaku di Indonesia, pasalnya jika menerima barang maupun pemberian dari paslon sudah tidak diperbolehkan.

“Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menerima uang dari tim atau calon, karena ketika masyarakat menerima uang atau barang itu, kami akan melakukan proses dan tindakan lebih lanjut,” imbuhnya. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 21:02

Selumit Membara, Dua Rumah Warga Diamuk Si Jago Merah

 TARAKAN - Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Selumit  perbatasan RT…

Jumat, 18 Januari 2019 12:23

Hasil Debat Pengaruhi Pilihan

TARAKAN – Aksi saling sindir mewarnai debat perdana pasangan calon…

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*