MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:38
Foto Sembako di FB, Dikaitkan dengan Paslon
DIBIDIK: Unggahan pemilik akun Lis Lis di Facebook berikut keterangan mengaitkan paslon, kemarin (11/4). FACEBOOK

PROKAL.CO, PEMILIK akun Facebook, Lis Lis yang mengunggah foto sembako dengan keterangan dari salah satu pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan ditelusuri Panwaslu Tarakan. “Temuan slh satu team sukses paslon walikota tarakan bagi2 sembako daerah sebengkok...saat ini sdang ditindak lanjuti,”tulis Lis Lis dalam unggahannya yang telah ditanggapi hampir 500 akun itu.

Saat ditemui Radar Tarakan di sekretariat Kantor Panwaslu Tarakan, Ketua Panwaslu Tarakan Sulaiman menegaskan bahwa baik pasangan calon (paslon), tim paslon maupun masyarakat yang secara terang-terangan menerima pemberian money politic berupa uang maupun barang, akan ditetapkan sebagai tersangka. “Ini sudah melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 187 A,” ungkapnya.

Kendati demikian, Sulaiman mengaku bahwa pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait pemberian sembako dari paslon. Sebab itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Untuk mencari anggota masyarakat yang menerima sembako dari paslon tersebut, Panwalsu akan menggerakkan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bersama pihak kepolisian untuk mencari kebenaran postingan tersebut.

“Jangankan Panwascam, dari kepolisian pun akan kami kerahkan untuk mencari siapa orang itu (Lis Lis dan paslon). Apakah hoax atau kejadian yang sudah kedaluwarsa,” katanya.

Sulaiman menuturkan bahwa pemberian barang dari paslon kepada masyarakat merupakan salah satu cara paslon untuk mendapatkan dukungan, sehingga ketika sebuah barang maupun uang diserahkan kepada masyarakat sudah pasti masuk dalam pelanggaran.

“Ketika barang tersebut diserahkan kepada masyarakat, maka sudah pasti ada unsur keinginan untuk dipilih. Ini juga masuk dalam money politic,” tegasnya.

Nah, sanksi yang akan dikenakan pun tidak hanya menimpa paslon maupun tim paslon. Namun masyarakat yang menerima juga akan dikenakan sanksi kurungan penjara dengan minimal 3 tahun dan maksimal 6 tahun.

“Itu (sanksi) berlaku untuk seluruhnya. Baik paslon, tim maupun masyarakat. Tergantung dari pembuktian dan proses pemeriksaannya nanti,” jelasnya.

Menurut Sulaiman sebagai warga negara Indonesia, setiap masyarakat tentu berada dalam perlindungan hukum. Sebab itu, jika alasan masyarakat hanyalah sebuah ketidaktahuan sehingga dengan mudahnya menerima pemberian paslon, maka itu bukanlah sebuah alasan yang dapat diterima Panwaslu.

Melalui hal tersebut, Sulaiman menyampaikan bahwa metode lama hendaknya dilupakan, seperti ambil barang, tapi jangan memilih orangnya. Sebab hal tersebut sudah tidak berlaku di Indonesia, pasalnya jika menerima barang maupun pemberian dari paslon sudah tidak diperbolehkan.

“Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menerima uang dari tim atau calon, karena ketika masyarakat menerima uang atau barang itu, kami akan melakukan proses dan tindakan lebih lanjut,” imbuhnya. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:50

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:48

UMK Akan Dibahas Awal November

TARAKAN - Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, upah akan selalu…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:44

Baliho Tak Sesuai Aturan Bisa Memicu Konflik

TARAKAN – Ramai ditemui baliho calon legislatif yang tidak sesuai aturan, tidak hanya merusak…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:35

Rasa Sedikit Asam dan Lebih Segar

Letak dan kondisinya sangat cocok dengan habitat lebah kelulut. Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Tarakan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:08

Pemuda Wajib Kontrol Hoaks

TARAKAN - Tahun depan Indonesia kembali akan menggelar pemilu serentak. Jauh sebelum berlangsungnya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:06

Parkir di Gorong-Gorong, Truk Terperosok

TARAKAN - Jumat (19/10) sekira pukul 09.00 WITA, sebuah truk di Jalan Kamboja RT 43, Kelurahan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:01

Legitnya Khas Bandung dari Olahan Ikan Tenggiri

BEBERAPA makanan nusantara yang menggunakan bahan utama dari ikan tenggiri. Di antaranya batagor, siomay,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:58

Siomay

Siomay ini disajikan bersama dengan bahan lainnya seperti kol, kentang, pare, telur, tahu bakso, yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:57

Batagor

Bakso tahu goreng alias batagor, yang di atasnya disiram dengan bumbu saus kacang. Dilengkapi dengan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:55

Mi Yamin

Sekilas menu yang satu ini mirip dengan mi ayam. Di atasnya diberi taburan potongan ayam, yang disajikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .