MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:31
Tagihan ‘Gajah’ Dihapus, 5.000 Meteran Diganti
DOK.

PROKAL.CO, TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan berkeras tagihan ‘gajah’ tetap dibayar pelanggan. Setidaknya ada 37 tagihan yang nominalnya di luar kewajaran pemakaian.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan Adnan Hasan Galoeng mengatakan opsi yang diperjuangkan wakil rakyat yakni penghapusan tagihan pada kasus kesalahan pencatatan oleh petugas PDAM. Dari kasus yang ditelusuri PDAM saat ini, masih harus diverifikasi. Ada banyak dugaan selain kesalahan pencatatan seperti diakui PDAM.

“Ada kesalahan pelanggan juga, dari 37 itu. Khusus yang kelalaian petugas PDAM, kami minta itu dihapuskan. Walaupun kita tahu, kalau penghapusan itu tidak mudah. Ini opsi solusi, karena kita tidak ingin masyarakat itu dibebankan pada hal-hal yang seharusnya dia tidak tanggung secara aturan,” imbuhnya.

Pada kasus kesalahan pelanggan, seperti pipa bocor setelah sambungan meteran atau penyambungan ke banyak pengguna, tetap harus dibayar pelanggan. “Itu juga kami perjuangkan, misalnya dicicil dengan jumlah yang logis. Kan enggak masuk akal kalau tagihan Rp 17 juta misalnya, dicicil Rp 100 ribu per bulan, kan sampai kapan mau nyicil-nya. PDAM pasti capek menunggunya,” kata Adnan.

Adnan membeberkan berdasar penelusuran PDAM, ada sekitar 5.000 meteran sudah tidak layak pakai. Unit meteran yang dimaksud tak lagi mendapat pengujian berkala atau tera ulang. Sehingga pencatatan setiap aliran air, justru menimbulkan selisih dari produksi air yang ada. “Ini yang juga kami minta diganti, mulai tahun depan. Kami minta ke PDAM, bahwa pencatatan sampai 2017 itu ditutup, 2018 sudah harus membangun sistem yang baik,” terangnya.

Dalam kaitan tagihan ‘gajah’ atas kelalaian petugas, Adnan mengakui muncul pendapat dari PDAM jika ada kendala teknis yang ditemui di lapangan. “Misalnya meteran dalam pagar. Tapi itu memang masih dari PDAM, versinya mereka. Kalau dari Dewan masih akan mengkaji itu. Yang jelas, selama ini ada petugas lalai, mungkin memang gak mencatat, istilahnya makan gaji buta. Menebak-nebak, dan tidak melakukan pencatatan ke lapangan. Membuat penaksiran rata-rata pemakaian. Yang kemudian baru diketahui setelah ada sistem baru yang dikerjakan PDAM,” imbuhnya.

“Semua ini memang butuh solusi. Ada banyak pihak terkait di dalamnya,” kata Adnan menyebut masih akan dilakukan pembahasan bersama mengenai masalah tersebut. (lim)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 14:25

Jasad Roni Diangkat di Hari Keempat Pencarian

TARAKAN - Kedua korban tenggelam tugboat atau kapal tunda (TB) Fortunesius 101 akhirnya berhasil dievakuasi…

Jumat, 16 November 2018 14:21

Jargas Lebih Hemat bagi Rumah Tangga

TARAKAN - Target pemasangan jaringan gas (jargas) di Bumi Paguntaka wajib terselesaikan sampai akhir…

Jumat, 16 November 2018 14:16

Multifungsi bagi Penyandang Tunanetra dan Lansia

Berbagai macam ide dan kreativitas anak dapat dikembangkan. Seperti yang dilakukan oleh dua siswa berprestasi…

Jumat, 16 November 2018 14:12

Harga Mengikuti Pasar Dunia

TARAKAN - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai persoalan anjloknya harga udang windu di Kalimantan…

Jumat, 16 November 2018 13:54

Hanya Malinau yang Surplus Beras

TARAKAN – Tingkat kebutuhan akan beras di Kalimantan Utara, khususnya di Tarakan cukup tinggi.…

Jumat, 16 November 2018 13:40

Pengawasan Diperketat, Hasil Perikanan Wajib Lewat Tengkayu II

TARAKAN – Setelah diserahkan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Jumat, 16 November 2018 13:39

Ada Lubang di Tikungan Jalan

TARAKAN – Demi keselamatan pengguna jalan, kualitas infrastruktur jalan perlu diperhatikan. Apalagi…

Jumat, 16 November 2018 09:55

Longsor Hantui Warga, Tiga RT Jadi 'Korban'

TARAKAN - Bencana tanah longsor kerap menghantui warga Kelurahan Sebengkok. Antisipasi sebelum bencana…

Kamis, 15 November 2018 12:50

Tahun Ini, PGN Wajib Selesaikan 4.695 SR

TARAKAN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendapatkan penugasan dari pemerintah melalui Kementerian…

Kamis, 15 November 2018 12:47

Laporan Kecelakaan Lengkap dengan Titik Koordinat

Rio Febry Thambora (17) dan Amirullah Achmad Nassardhi (17), siswa SMAN 1 Tarakan Kelas XII MIPA 1,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .