MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:31
Tagihan ‘Gajah’ Dihapus, 5.000 Meteran Diganti
DOK.

PROKAL.CO, TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan berkeras tagihan ‘gajah’ tetap dibayar pelanggan. Setidaknya ada 37 tagihan yang nominalnya di luar kewajaran pemakaian.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan Adnan Hasan Galoeng mengatakan opsi yang diperjuangkan wakil rakyat yakni penghapusan tagihan pada kasus kesalahan pencatatan oleh petugas PDAM. Dari kasus yang ditelusuri PDAM saat ini, masih harus diverifikasi. Ada banyak dugaan selain kesalahan pencatatan seperti diakui PDAM.

“Ada kesalahan pelanggan juga, dari 37 itu. Khusus yang kelalaian petugas PDAM, kami minta itu dihapuskan. Walaupun kita tahu, kalau penghapusan itu tidak mudah. Ini opsi solusi, karena kita tidak ingin masyarakat itu dibebankan pada hal-hal yang seharusnya dia tidak tanggung secara aturan,” imbuhnya.

Pada kasus kesalahan pelanggan, seperti pipa bocor setelah sambungan meteran atau penyambungan ke banyak pengguna, tetap harus dibayar pelanggan. “Itu juga kami perjuangkan, misalnya dicicil dengan jumlah yang logis. Kan enggak masuk akal kalau tagihan Rp 17 juta misalnya, dicicil Rp 100 ribu per bulan, kan sampai kapan mau nyicil-nya. PDAM pasti capek menunggunya,” kata Adnan.

Adnan membeberkan berdasar penelusuran PDAM, ada sekitar 5.000 meteran sudah tidak layak pakai. Unit meteran yang dimaksud tak lagi mendapat pengujian berkala atau tera ulang. Sehingga pencatatan setiap aliran air, justru menimbulkan selisih dari produksi air yang ada. “Ini yang juga kami minta diganti, mulai tahun depan. Kami minta ke PDAM, bahwa pencatatan sampai 2017 itu ditutup, 2018 sudah harus membangun sistem yang baik,” terangnya.

Dalam kaitan tagihan ‘gajah’ atas kelalaian petugas, Adnan mengakui muncul pendapat dari PDAM jika ada kendala teknis yang ditemui di lapangan. “Misalnya meteran dalam pagar. Tapi itu memang masih dari PDAM, versinya mereka. Kalau dari Dewan masih akan mengkaji itu. Yang jelas, selama ini ada petugas lalai, mungkin memang gak mencatat, istilahnya makan gaji buta. Menebak-nebak, dan tidak melakukan pencatatan ke lapangan. Membuat penaksiran rata-rata pemakaian. Yang kemudian baru diketahui setelah ada sistem baru yang dikerjakan PDAM,” imbuhnya.

“Semua ini memang butuh solusi. Ada banyak pihak terkait di dalamnya,” kata Adnan menyebut masih akan dilakukan pembahasan bersama mengenai masalah tersebut. (lim)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:34

WOW..!! Rumah DP Nol Rupiah Ditargetkan Minimal 2.000 Unit Tahun Ini

TARAKAN - Perumahan tanpa uang muka atau DP 0 yang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*