MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:31
Tagihan ‘Gajah’ Dihapus, 5.000 Meteran Diganti
DOK.

PROKAL.CO, TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan berkeras tagihan ‘gajah’ tetap dibayar pelanggan. Setidaknya ada 37 tagihan yang nominalnya di luar kewajaran pemakaian.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan Adnan Hasan Galoeng mengatakan opsi yang diperjuangkan wakil rakyat yakni penghapusan tagihan pada kasus kesalahan pencatatan oleh petugas PDAM. Dari kasus yang ditelusuri PDAM saat ini, masih harus diverifikasi. Ada banyak dugaan selain kesalahan pencatatan seperti diakui PDAM.

“Ada kesalahan pelanggan juga, dari 37 itu. Khusus yang kelalaian petugas PDAM, kami minta itu dihapuskan. Walaupun kita tahu, kalau penghapusan itu tidak mudah. Ini opsi solusi, karena kita tidak ingin masyarakat itu dibebankan pada hal-hal yang seharusnya dia tidak tanggung secara aturan,” imbuhnya.

Pada kasus kesalahan pelanggan, seperti pipa bocor setelah sambungan meteran atau penyambungan ke banyak pengguna, tetap harus dibayar pelanggan. “Itu juga kami perjuangkan, misalnya dicicil dengan jumlah yang logis. Kan enggak masuk akal kalau tagihan Rp 17 juta misalnya, dicicil Rp 100 ribu per bulan, kan sampai kapan mau nyicil-nya. PDAM pasti capek menunggunya,” kata Adnan.

Adnan membeberkan berdasar penelusuran PDAM, ada sekitar 5.000 meteran sudah tidak layak pakai. Unit meteran yang dimaksud tak lagi mendapat pengujian berkala atau tera ulang. Sehingga pencatatan setiap aliran air, justru menimbulkan selisih dari produksi air yang ada. “Ini yang juga kami minta diganti, mulai tahun depan. Kami minta ke PDAM, bahwa pencatatan sampai 2017 itu ditutup, 2018 sudah harus membangun sistem yang baik,” terangnya.

Dalam kaitan tagihan ‘gajah’ atas kelalaian petugas, Adnan mengakui muncul pendapat dari PDAM jika ada kendala teknis yang ditemui di lapangan. “Misalnya meteran dalam pagar. Tapi itu memang masih dari PDAM, versinya mereka. Kalau dari Dewan masih akan mengkaji itu. Yang jelas, selama ini ada petugas lalai, mungkin memang gak mencatat, istilahnya makan gaji buta. Menebak-nebak, dan tidak melakukan pencatatan ke lapangan. Membuat penaksiran rata-rata pemakaian. Yang kemudian baru diketahui setelah ada sistem baru yang dikerjakan PDAM,” imbuhnya.

“Semua ini memang butuh solusi. Ada banyak pihak terkait di dalamnya,” kata Adnan menyebut masih akan dilakukan pembahasan bersama mengenai masalah tersebut. (lim)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopir  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .