MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:31
Tagihan ‘Gajah’ Dihapus, 5.000 Meteran Diganti
DOK.

PROKAL.CO, TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan berkeras tagihan ‘gajah’ tetap dibayar pelanggan. Setidaknya ada 37 tagihan yang nominalnya di luar kewajaran pemakaian.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan Adnan Hasan Galoeng mengatakan opsi yang diperjuangkan wakil rakyat yakni penghapusan tagihan pada kasus kesalahan pencatatan oleh petugas PDAM. Dari kasus yang ditelusuri PDAM saat ini, masih harus diverifikasi. Ada banyak dugaan selain kesalahan pencatatan seperti diakui PDAM.

“Ada kesalahan pelanggan juga, dari 37 itu. Khusus yang kelalaian petugas PDAM, kami minta itu dihapuskan. Walaupun kita tahu, kalau penghapusan itu tidak mudah. Ini opsi solusi, karena kita tidak ingin masyarakat itu dibebankan pada hal-hal yang seharusnya dia tidak tanggung secara aturan,” imbuhnya.

Pada kasus kesalahan pelanggan, seperti pipa bocor setelah sambungan meteran atau penyambungan ke banyak pengguna, tetap harus dibayar pelanggan. “Itu juga kami perjuangkan, misalnya dicicil dengan jumlah yang logis. Kan enggak masuk akal kalau tagihan Rp 17 juta misalnya, dicicil Rp 100 ribu per bulan, kan sampai kapan mau nyicil-nya. PDAM pasti capek menunggunya,” kata Adnan.

Adnan membeberkan berdasar penelusuran PDAM, ada sekitar 5.000 meteran sudah tidak layak pakai. Unit meteran yang dimaksud tak lagi mendapat pengujian berkala atau tera ulang. Sehingga pencatatan setiap aliran air, justru menimbulkan selisih dari produksi air yang ada. “Ini yang juga kami minta diganti, mulai tahun depan. Kami minta ke PDAM, bahwa pencatatan sampai 2017 itu ditutup, 2018 sudah harus membangun sistem yang baik,” terangnya.

Dalam kaitan tagihan ‘gajah’ atas kelalaian petugas, Adnan mengakui muncul pendapat dari PDAM jika ada kendala teknis yang ditemui di lapangan. “Misalnya meteran dalam pagar. Tapi itu memang masih dari PDAM, versinya mereka. Kalau dari Dewan masih akan mengkaji itu. Yang jelas, selama ini ada petugas lalai, mungkin memang gak mencatat, istilahnya makan gaji buta. Menebak-nebak, dan tidak melakukan pencatatan ke lapangan. Membuat penaksiran rata-rata pemakaian. Yang kemudian baru diketahui setelah ada sistem baru yang dikerjakan PDAM,” imbuhnya.

“Semua ini memang butuh solusi. Ada banyak pihak terkait di dalamnya,” kata Adnan menyebut masih akan dilakukan pembahasan bersama mengenai masalah tersebut. (lim)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 12:53

Tiga Bulan Kursus Bahasa Tiongkok Belum Cukup

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Rabu, 26 September 2018 12:50

Gubernur Jajaki Peluang Investasi dan CSR

SINGAPORE – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan…

Rabu, 26 September 2018 12:46

Analisis Perbankan, Kepariwisataan Dorong Rupiah

TARAKAN - Pertumbuhan perekonomian di Kaltara saat ini didominasi oleh sektor primer, terutama sektor…

Rabu, 26 September 2018 12:39

Bawas MA Periksa Hakim yang Dilaporkan

TARAKAN – Menindaklanjuti surat pengaduan dari salah satu pengacara kasus perdata terkait adanya…

Rabu, 26 September 2018 12:04

Sebelum Kampanye, Wajib Lapor Polisi

TARAKAN – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan…

Rabu, 26 September 2018 11:57

Penyidik Dapat Laporan Baru

TARAKAN – Kasus penggelapan dana koperasi di PT Idec Wood yang bergulir di penyelidikan Polres…

Rabu, 26 September 2018 11:54

DLH: Kondisi TPA di Tarakan Tak Layak

TARAKAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan harus berpikir keras. Pasalnya, satu unit …

Rabu, 26 September 2018 11:52

Pendangkalan Drainase Sebabkan Banjir

Tarakan—Minimnya anggaran Pemerintah Kota Tarakan menjadi alasan terhentinya bantuan perbaikan…

Rabu, 26 September 2018 11:48

Pelayanan Legalisasi Masih Normal

TARAKAN - Pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dilakukan hari ini di Kaltara…

Rabu, 26 September 2018 11:44

Baznas Ajak DPRD Bayar Zakat Penghasilan

TARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, hingga kini terus mengejar target penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .