MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:28
Kemampuan Warga Terbatas, Andalkan Pemerintah
HANCUR: Semenisasi jalan di Gang Mawar RT 12, Kelurahan Kampung Satu/Skip rusak dan berlubang. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Ketua RT 12, Kelurahan Kampung 1/Skip, Henny Sri Untari mengatakan, hampir semua titik semenisasi jalan lingkungan di RT 12 hancur dan berlubang. Ia bermaksud agar ke depannya jalan-jalan yang memiliki lebar sekitar tiga meter ini dilakukan pengaspalan.

“Ada Gang Mawar, Gang Bintang dan Gang Bulan belum pengaspalan. Semenisasinya sudah hancur,” tuturnya kepada Radar Tarakan, Rabu (11/4).

Henny melanjutkan, sebelumnya warga rutin memperbaiki semenisasi jalan yang rusak. Entah itu hanya sekadar tambal sulam untuk meminimalisir kerusakan maupun semenisasi ulang melalui swadaya masyarakat.

“Dahulu sering swadaya, tapi tahu sendiri kan kondisi perekonomian sekarang begini. Jadi berharap saja sama pemerintah,” lanjutnya.

Sebagian jalan sudah disemenisasi namun sudah hancur. Tetapi terdapat juga jalan yang belum disemenisasi. Seperti di Gang Asoka tembus ke Jalan Gunung Selatan. Rencananya Oktober 2017 lalu, jalan akan dilebarkan dan dilakukan pengaspalan.

Tetapi hingga saat ini jalan masih bertekstur tanah dan hanya setapak. Ketika hujan pun kondisi jalan becek. Padahal jalan tersebut merupakan akses terdekat menuju daerah Gunung Selatan.

“Katanya kan dapat proyek, jadi kita senang karena dekat lewat di situ. Tapi ditunggu sampai Desember tahun lalu katanya tidak jadi,” terangnya.

Meskipun sebanyak 179 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di RT 12 ini, dan mayoritas bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Tetapi ia merasa sangat berat jika melimpahkan seluruhnya ke warga.

“Kasihan juga kalau mau swadaya terus, terbatas juga. Jadi kita berharap ke pemerintah,” ucapnya.

Berada di kaki gunung, ketika hujan, pasir pun turun dan memenuhi drainase. Apalagi di Gang Bidan, pasir dari pegunungan memenuhi badan jalan.

“Di situ banyak yang lewat karena pergi berobat. Kalau hujan, pasir dari gunung semua di situ,” tambahnya.

Ia pun sempat mengusulkan penutup drainase agar kendaraan roda dua dapat diparkir dan tidak memakan badan jalan. Namun kondisinya keberadaan drainase lebih tinggi dibandingkan badan jalan. Sehingga bagian atas drainase tidak dapat dimanfaatkan. Air pun meluap ke badan jalan.

“Karena lebih rendah badan jalannya. Kalau bisa dari pemerintah, jangan hanya bangun taman-taman, jalan lingkungan dahulu diprioritaskan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, berada di posisi Ketua RT serba salah. Terkadang warga mengira tidak ada upaya yang dilakukan untuk perbaikan jalan. Ia pun berharap, sekiranya insentif RT dapat dicairkan rutin setiap bulannya.

“Jadi Ketua RT juga kasihan, ada apa-apa dimaki dan pasti Ketua RT yang maju. Tapi gajinya, mungkin pemerintah lupa. Dari Januari sampai sekarang belum cair,” ujarnya.

Ia berharap agar ke depannya pemerintah lebih memperhatikan akses-akses jalan lingkungan. Akan lebih baik lagi jika pemerintah mengalokasikan anggaran untuk masing-masing RT. Sehingga item yang dianggap prioritas dapat segera direalisasikan.

“Jadi masing-masing RT berlomba membenahi lingkungannya. Tapi mungkin tidak ada dana, jadi kita hanya bisa berharap,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Tim Cuma Berharap Laporan

TARAKAN – Elpiji 3 kg langka. Itu sudah wajar di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Misi Sosial dan Keberagaman Budaya Indonesia

Umumnya dunia otomotif begitu melekat dengan pria. Tapi saat ini anggapan itu perlahan hilang dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:52

Kerja Keras dan Tak Patah Semangat

KEMANDIRIAN seorang wanita tak dapat dilepaskan dari perannya sebagai ibu rumah tangga. Namun dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama

MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan,…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Mengantar Anak Sampai Sukses

RADEN Ajeng Kartini, hari lahirnya selalu menjadi pengingat bagi setiap wanita Indonesia. Kartini lekat…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Tidak Ada Alasan Pakai Suket

MESKI penggunaan surat keterangan (suket) pada pelaksanaan Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 21 April 2018 10:46

Belum Terbentuk, FPI Sudah Dapat Penolakan

SPANDUK penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) itu, terpampang jelas  di sekitaran perempatan…

Sabtu, 21 April 2018 10:39

Anggaran Minim, Bukan Penghambat

TARAKAN — Kepala Kementerian Agama Kaltara, H. Suriansyah mengakui, minimnya dana pembinaan yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:38

Ramaikan Gowes Sore Ini

TARAKAN - Para goweser Bumi Paguntaka diharapakan kehadirannya dalam kegiatan gowes, Sabtu (21/4) yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:37

Tidar dan Labobar Diusulkan Masuk Tarakan

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, PT Pelni kembali mengajukan tambahan armada untuk mengatasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .