MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:15
EFQR Cegat WNI Lalui Jalur Ilegal
DIKAWAL: Puluhan calon TKI yang diamankan Lanal Nunukan diserahkan ke BP3TKI Nunukan, Rabu (11/3). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN -  Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII dan Lanal Nunukan menahan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melalui jalur ilegal ke Sabah, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 39  Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terdiri dari 12 laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, delapan anak laki-laki dan lima anak perempuan yang memilih jalur ilegal untuk mengadu nasib di negeri jiran.

Dijelaskan, diagagalkannya calon TKI ini tepat di perairan Sebatik, berawal ketika Lanal Nunukan menerima informasi pengiriman TKI melalui Sebatik menuju Tawau, Malaysia. Sehingga, pada Selasa (10/4), tim EFQR mengerahkan speedboat Kal Ambalat untuk melakukan observasi dan pengendapan. Tak butuh lama, sekira 18.30 di perairan Sebatik, diketahui enam speedboat sedang bersiap-siap berangkat menuju Tawau.

Melihat aktivitas tersebut tim langsung mencegat, tiga speedboat terus melaju menuju Tawau. Dua speedboat diamankan masing-masing di perairan Sei Nyamuk, satu speedboat di perairan Sei Pancang. “Tiga speedboat masuk ke Malaysia tanpa mengindahkan peringatan dari petugas. Sedangkan satu speedboat menuju Sei Nyamuk namun, motoris dan penumpang melarikan diri,” ujar Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono. SE, Rabu (11/4).

Menurutnya, banyaknya jalur pelintasan TKI ilegal di Nunukan, baik di darat maupun di laut, tentunya besar kemungkinan terjadi penyeludupan narkotika dari jiran yang masuk di Indonesia. Dengan memanfaatkan jalur ilegal oleh sindikan yang terakomodir.

Sehingga, peran masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan ke pihak yang berwenang. “Harapan ke depan semoga perairan Nunukan dan sekitarnya selalu aman dan bebas dari kegiatan ilegal,” harapnya.

Arma (34) asal Bulukumba, Sulsel, yang tertangkap menuturkan ia masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal bersama anaknya yang berusai 17 tahun. Ia memili masuk secara ilegal karena janji seseorang yang dapat menjamin keamankan hingga di lokasi kerja, tepatnya di Sandakan.

Ia memilih masuk ke Malaysia lantaran pekerjaan di kebun sawit telah menanti. Sehingga, berani membawa anaknya untuk ikut bekerja berasama di Malaysia. “Sempat satu tahun kerja. Memang sebelumnya masuk lewat samping (ilegal) saja,” singkatnya.

Saat ini puluhan calon TKI ini diserahkan ke BP3TKI Nunukan untuk tindakan selanjutnya. Serta, pelaku penyeludupan yakni dua nakhoda, dan dua Anak Buah Kapal (ABK), serta barang bukti yang turut diamankan di antaranya dua unit speedboat telah diamankan. (akz/ash)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…

Jumat, 20 April 2018 10:08

Gagal Mengunduh Soal, UNBK Terancam Tidak Terlaksana

Setelah ditinggal lama dan hanya dijabat pelaksana tugas (Plt), kini Balai Pelayanan Penempatan dan…

Kamis, 19 April 2018 15:23

Gara-Gara Ini, UNBK SMP Terancam Batal

NUNUKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang…

Kamis, 19 April 2018 14:50

Rp 1 Miliar Disiapkan untuk Beasiswa

NUNUKAN – Pelajar dan mahasiswa asal Nunukan yang melanjutkan pendidikan di dalam daerah maupun…

Kamis, 19 April 2018 14:40

Kembali Usulkan Anggaran Traffic Light

NUNUKAN -  Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan kembali akan mengusulkan dana pemeliharaan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .