MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:15
EFQR Cegat WNI Lalui Jalur Ilegal
DIKAWAL: Puluhan calon TKI yang diamankan Lanal Nunukan diserahkan ke BP3TKI Nunukan, Rabu (11/3). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN -  Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII dan Lanal Nunukan menahan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melalui jalur ilegal ke Sabah, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 39  Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terdiri dari 12 laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, delapan anak laki-laki dan lima anak perempuan yang memilih jalur ilegal untuk mengadu nasib di negeri jiran.

Dijelaskan, diagagalkannya calon TKI ini tepat di perairan Sebatik, berawal ketika Lanal Nunukan menerima informasi pengiriman TKI melalui Sebatik menuju Tawau, Malaysia. Sehingga, pada Selasa (10/4), tim EFQR mengerahkan speedboat Kal Ambalat untuk melakukan observasi dan pengendapan. Tak butuh lama, sekira 18.30 di perairan Sebatik, diketahui enam speedboat sedang bersiap-siap berangkat menuju Tawau.

Melihat aktivitas tersebut tim langsung mencegat, tiga speedboat terus melaju menuju Tawau. Dua speedboat diamankan masing-masing di perairan Sei Nyamuk, satu speedboat di perairan Sei Pancang. “Tiga speedboat masuk ke Malaysia tanpa mengindahkan peringatan dari petugas. Sedangkan satu speedboat menuju Sei Nyamuk namun, motoris dan penumpang melarikan diri,” ujar Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono. SE, Rabu (11/4).

Menurutnya, banyaknya jalur pelintasan TKI ilegal di Nunukan, baik di darat maupun di laut, tentunya besar kemungkinan terjadi penyeludupan narkotika dari jiran yang masuk di Indonesia. Dengan memanfaatkan jalur ilegal oleh sindikan yang terakomodir.

Sehingga, peran masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan ke pihak yang berwenang. “Harapan ke depan semoga perairan Nunukan dan sekitarnya selalu aman dan bebas dari kegiatan ilegal,” harapnya.

Arma (34) asal Bulukumba, Sulsel, yang tertangkap menuturkan ia masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal bersama anaknya yang berusai 17 tahun. Ia memili masuk secara ilegal karena janji seseorang yang dapat menjamin keamankan hingga di lokasi kerja, tepatnya di Sandakan.

Ia memilih masuk ke Malaysia lantaran pekerjaan di kebun sawit telah menanti. Sehingga, berani membawa anaknya untuk ikut bekerja berasama di Malaysia. “Sempat satu tahun kerja. Memang sebelumnya masuk lewat samping (ilegal) saja,” singkatnya.

Saat ini puluhan calon TKI ini diserahkan ke BP3TKI Nunukan untuk tindakan selanjutnya. Serta, pelaku penyeludupan yakni dua nakhoda, dan dua Anak Buah Kapal (ABK), serta barang bukti yang turut diamankan di antaranya dua unit speedboat telah diamankan. (akz/ash)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…

Senin, 18 Maret 2019 10:40

ADUHHH..!! Kualitas Gizi Anak 6-14 Tahun Rendah

NUNUKAN – Tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kembali…

Senin, 18 Maret 2019 10:34

Pengetahuan Warna Surat Suara Minim

NUNUKAN – Pemilihan umum (pemilu) serentak sisa 30 hari lagi,…

Senin, 18 Maret 2019 10:33

Lahan Seluas 10 Hektare Terbakar Lagi

NUNUKAN – Kebakaran lahan kembali terjadi di Jalan Sei Jepun,…

Senin, 18 Maret 2019 10:28

Polis Marine Malaysia Tangkap Speedboat Reguler

NUNUKAN – Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0911 Nunukan…

Senin, 18 Maret 2019 09:36

Peluang Terangkat ASN Hilang

NUNUKAN – Selain dihapus, terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49/2018…

Senin, 18 Maret 2019 09:35

SDM Menipis, Usulan Tambahan Nihil

NUNUKAN – Jumlah SDM  Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*