MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:15
EFQR Cegat WNI Lalui Jalur Ilegal
DIKAWAL: Puluhan calon TKI yang diamankan Lanal Nunukan diserahkan ke BP3TKI Nunukan, Rabu (11/3). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN -  Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII dan Lanal Nunukan menahan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melalui jalur ilegal ke Sabah, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 39  Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terdiri dari 12 laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, delapan anak laki-laki dan lima anak perempuan yang memilih jalur ilegal untuk mengadu nasib di negeri jiran.

Dijelaskan, diagagalkannya calon TKI ini tepat di perairan Sebatik, berawal ketika Lanal Nunukan menerima informasi pengiriman TKI melalui Sebatik menuju Tawau, Malaysia. Sehingga, pada Selasa (10/4), tim EFQR mengerahkan speedboat Kal Ambalat untuk melakukan observasi dan pengendapan. Tak butuh lama, sekira 18.30 di perairan Sebatik, diketahui enam speedboat sedang bersiap-siap berangkat menuju Tawau.

Melihat aktivitas tersebut tim langsung mencegat, tiga speedboat terus melaju menuju Tawau. Dua speedboat diamankan masing-masing di perairan Sei Nyamuk, satu speedboat di perairan Sei Pancang. “Tiga speedboat masuk ke Malaysia tanpa mengindahkan peringatan dari petugas. Sedangkan satu speedboat menuju Sei Nyamuk namun, motoris dan penumpang melarikan diri,” ujar Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono. SE, Rabu (11/4).

Menurutnya, banyaknya jalur pelintasan TKI ilegal di Nunukan, baik di darat maupun di laut, tentunya besar kemungkinan terjadi penyeludupan narkotika dari jiran yang masuk di Indonesia. Dengan memanfaatkan jalur ilegal oleh sindikan yang terakomodir.

Sehingga, peran masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan ke pihak yang berwenang. “Harapan ke depan semoga perairan Nunukan dan sekitarnya selalu aman dan bebas dari kegiatan ilegal,” harapnya.

Arma (34) asal Bulukumba, Sulsel, yang tertangkap menuturkan ia masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal bersama anaknya yang berusai 17 tahun. Ia memili masuk secara ilegal karena janji seseorang yang dapat menjamin keamankan hingga di lokasi kerja, tepatnya di Sandakan.

Ia memilih masuk ke Malaysia lantaran pekerjaan di kebun sawit telah menanti. Sehingga, berani membawa anaknya untuk ikut bekerja berasama di Malaysia. “Sempat satu tahun kerja. Memang sebelumnya masuk lewat samping (ilegal) saja,” singkatnya.

Saat ini puluhan calon TKI ini diserahkan ke BP3TKI Nunukan untuk tindakan selanjutnya. Serta, pelaku penyeludupan yakni dua nakhoda, dan dua Anak Buah Kapal (ABK), serta barang bukti yang turut diamankan di antaranya dua unit speedboat telah diamankan. (akz/ash)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:02

Dua Bulan Tangkapan, 3 Kg Sabu Dilarutkan

NUNUKAN – Hampir 3 kilogram (kg) sabu-sabu dimusnahkan di Kantor Polisi Resor (Polres) Nunukan,…

Jumat, 20 Juli 2018 11:47

Gedung UKM Centre Dipertanyakan

NUNUKAN – Keberadaan gedung UKM Centre di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara, kini mulai menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

Warga Penderita Gangguan Jiwa Masih Terlantar

NUNUKAN – Sempat berkurang, penderita gangguan jiwa kembali terlihat berkeliaran di tempat umum.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

PLTMG Mansapa Segera Dibangun

PEMATANGAN lahan telah selesai dikerjakan. Unit-unit bangunan kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin…

Jumat, 20 Juli 2018 11:34

Tak Lengkap, Parpol Tetap Mengajukan DCS

NUNUKAN - Pengajuan Daftar Calon Sementara (DCS) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan tepat…

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .