MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 April 2018 10:15
EFQR Cegat WNI Lalui Jalur Ilegal
DIKAWAL: Puluhan calon TKI yang diamankan Lanal Nunukan diserahkan ke BP3TKI Nunukan, Rabu (11/3). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN -  Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII dan Lanal Nunukan menahan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melalui jalur ilegal ke Sabah, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 39  Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terdiri dari 12 laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, delapan anak laki-laki dan lima anak perempuan yang memilih jalur ilegal untuk mengadu nasib di negeri jiran.

Dijelaskan, diagagalkannya calon TKI ini tepat di perairan Sebatik, berawal ketika Lanal Nunukan menerima informasi pengiriman TKI melalui Sebatik menuju Tawau, Malaysia. Sehingga, pada Selasa (10/4), tim EFQR mengerahkan speedboat Kal Ambalat untuk melakukan observasi dan pengendapan. Tak butuh lama, sekira 18.30 di perairan Sebatik, diketahui enam speedboat sedang bersiap-siap berangkat menuju Tawau.

Melihat aktivitas tersebut tim langsung mencegat, tiga speedboat terus melaju menuju Tawau. Dua speedboat diamankan masing-masing di perairan Sei Nyamuk, satu speedboat di perairan Sei Pancang. “Tiga speedboat masuk ke Malaysia tanpa mengindahkan peringatan dari petugas. Sedangkan satu speedboat menuju Sei Nyamuk namun, motoris dan penumpang melarikan diri,” ujar Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono. SE, Rabu (11/4).

Menurutnya, banyaknya jalur pelintasan TKI ilegal di Nunukan, baik di darat maupun di laut, tentunya besar kemungkinan terjadi penyeludupan narkotika dari jiran yang masuk di Indonesia. Dengan memanfaatkan jalur ilegal oleh sindikan yang terakomodir.

Sehingga, peran masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan ke pihak yang berwenang. “Harapan ke depan semoga perairan Nunukan dan sekitarnya selalu aman dan bebas dari kegiatan ilegal,” harapnya.

Arma (34) asal Bulukumba, Sulsel, yang tertangkap menuturkan ia masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal bersama anaknya yang berusai 17 tahun. Ia memili masuk secara ilegal karena janji seseorang yang dapat menjamin keamankan hingga di lokasi kerja, tepatnya di Sandakan.

Ia memilih masuk ke Malaysia lantaran pekerjaan di kebun sawit telah menanti. Sehingga, berani membawa anaknya untuk ikut bekerja berasama di Malaysia. “Sempat satu tahun kerja. Memang sebelumnya masuk lewat samping (ilegal) saja,” singkatnya.

Saat ini puluhan calon TKI ini diserahkan ke BP3TKI Nunukan untuk tindakan selanjutnya. Serta, pelaku penyeludupan yakni dua nakhoda, dan dua Anak Buah Kapal (ABK), serta barang bukti yang turut diamankan di antaranya dua unit speedboat telah diamankan. (akz/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:54

Perdagangan Perbatasan Harus Dilegalkan

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan kembali mengusulkan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:50

Sebulan, Polisi Ungkap 28 Kasus Pencurian

NUNUKAN – Selama bulan November-Desember, Polres Nunukan berhasil mengungkap 28…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:49

Perketat Pengawasan Miras di Tahun Baru

PERAYAAN tahun baru 2019 sisa dua pekan. Berbagai kegiatan akan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:37

Data Beasiswa Sering Dipalsukan

NUNUKAN – Beasiswa Nunukan Cerdas untuk 2018 telah disalurkan. Namun…

Jumat, 14 Desember 2018 14:35

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

NUNUKAN – Jelang Natal dan Tahun Baru, Liquefied Petroleum Gas…

Jumat, 14 Desember 2018 14:33

Pengoperasian Paras Perbatasan Molor

NUNUKAN - Wacana pemerintah meresmikan paras perbatasan di Jalan Lingkar,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:32

Sudah Putusan, Masih Berpolemik

NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik Semakin…

Jumat, 14 Desember 2018 14:23

Barang Ilegal Dimusnahkan

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan telah dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .