MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:39
Bom Diangkut Bersama Tanah Timbunan

Radius Ledakan Capai 50 Km

EVAKUASI: Tim Gegana Satbrimob Polda Kaltim Tarakan mengevakuasi 1 unit bom jenis mortir dengan panjang 48 cm dan berat 15 kg di Gang Kepiting RT 22, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat, Selasa (10/4). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Masyarakat sekitar Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat tepatnya di daerah Jembatan Bongkok dikejutkan penemuan sebuah bom sisa perang dunia kedua di salah satu titik lokasi penimbunan tanah yang ada di daerah tersebut.

Bom jenis mortir aktif dengan diameter depan 28 cm, diameter belakang 41 cm, panjang 48 cm dan berat 15 kg tersebut ditemukan pertama kali oleh salah satu pekerja yang bertugas meratakan tanah di area penimbunan tersebut pada Senin (9/4) sekitar pukul 17.00 Wita.

Salah seorang saksi mata, Muhammad Sukri mengatakan, ditemukannya bom tersebut setelah salah satu pekerja yang bertugas meratakan tanah timbunan mencurigai benda keras yang mengenai sekopnya.

“Pekerja itu bertanya apa benda keras yang mengenai cangkulnya, setelah digali perlahan, pekerja itu kaget ternyata bom, sehingga berteriak mengatakan apa yang ditemukannya,” tuturnya.

Sukri mengungkapkan bahwa tanah timbunan tersebut diambil dari daerah Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar dengan menggunakan truk.

“Mungkin saat lagi mengambil tanah timbunan, bom itu terbawa, hingga ditemukan di lokasi penimbunan yang rencananya akan digunakan untuk membangun rumah,” bebernya.

Setelah menemukan hal tersebut, beberapa orang melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian untuk dapat diamankan. “Petugas kepolisian datang sekitar pukul 20.00 Wita, namun belum bisa dievakuasi karena gelap, sehingga pagi ini baru dievakuasi,” tuturnya.

Terpisah Komandan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Subden IV Gegana Satbrimob Polda Kaltim Iptu Muh Nur Sugiharto mengatakan, evakuasi baru bisa dilakukan pada Selasa (10/4) sekitar pukul 08.00 Wita dan berjalan dengan lancar.

“Sebenarnya informasi sudah kami terima tadi malam sekitar pukul 19.00 Wita, namun saat tiba di lokasi kami tidak bisa melakukan evakuasi bom tersebut karena kendala kurangnya pencahayaan,” ungkapnya.

Terkait penemuan bom sisa perang dunia kedua jenis mortir dengan berat 15 kg yang memiliki daya ledak hingga radius 50 km tersebut, Subden IV Gegana Satbrimob Polda Kaltim menurunkan 10 personel untuk melakukan evakuasi. “Untuk penemuan bom di daerah Kelurahan Karang Anyar, dari 4 tahun terakhir ini baru pertama kalinya, saya memperkirakan bom ini sebenarnya berada di lokasi pengambilan tanah timbunan yakni di Pasir Putih, namun terbawa ke sini setelah sebelumnya diangkut dengan truk,” ujarnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat bila menemukan benda yang dicurgai bom sisa peninggalan perang dunia kedua, untuk segera melaporkan ke pihak keamanan maupun kepolisian untuk dapat ditindaklanjuti. “Kalau bisa, warga sekitar mengevakuasi diri dari lokasi hingga 100 meter, karena bom ini bisa saja meledak bila terkena sinar, panas dan terkena benda tumpul, saya harapkan jangan membawa bom tersebut seorang diri, karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang sekitar,” imbuhnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .