MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:39
Bom Diangkut Bersama Tanah Timbunan

Radius Ledakan Capai 50 Km

EVAKUASI: Tim Gegana Satbrimob Polda Kaltim Tarakan mengevakuasi 1 unit bom jenis mortir dengan panjang 48 cm dan berat 15 kg di Gang Kepiting RT 22, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat, Selasa (10/4). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Masyarakat sekitar Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat tepatnya di daerah Jembatan Bongkok dikejutkan penemuan sebuah bom sisa perang dunia kedua di salah satu titik lokasi penimbunan tanah yang ada di daerah tersebut.

Bom jenis mortir aktif dengan diameter depan 28 cm, diameter belakang 41 cm, panjang 48 cm dan berat 15 kg tersebut ditemukan pertama kali oleh salah satu pekerja yang bertugas meratakan tanah di area penimbunan tersebut pada Senin (9/4) sekitar pukul 17.00 Wita.

Salah seorang saksi mata, Muhammad Sukri mengatakan, ditemukannya bom tersebut setelah salah satu pekerja yang bertugas meratakan tanah timbunan mencurigai benda keras yang mengenai sekopnya.

“Pekerja itu bertanya apa benda keras yang mengenai cangkulnya, setelah digali perlahan, pekerja itu kaget ternyata bom, sehingga berteriak mengatakan apa yang ditemukannya,” tuturnya.

Sukri mengungkapkan bahwa tanah timbunan tersebut diambil dari daerah Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar dengan menggunakan truk.

“Mungkin saat lagi mengambil tanah timbunan, bom itu terbawa, hingga ditemukan di lokasi penimbunan yang rencananya akan digunakan untuk membangun rumah,” bebernya.

Setelah menemukan hal tersebut, beberapa orang melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian untuk dapat diamankan. “Petugas kepolisian datang sekitar pukul 20.00 Wita, namun belum bisa dievakuasi karena gelap, sehingga pagi ini baru dievakuasi,” tuturnya.

Terpisah Komandan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Subden IV Gegana Satbrimob Polda Kaltim Iptu Muh Nur Sugiharto mengatakan, evakuasi baru bisa dilakukan pada Selasa (10/4) sekitar pukul 08.00 Wita dan berjalan dengan lancar.

“Sebenarnya informasi sudah kami terima tadi malam sekitar pukul 19.00 Wita, namun saat tiba di lokasi kami tidak bisa melakukan evakuasi bom tersebut karena kendala kurangnya pencahayaan,” ungkapnya.

Terkait penemuan bom sisa perang dunia kedua jenis mortir dengan berat 15 kg yang memiliki daya ledak hingga radius 50 km tersebut, Subden IV Gegana Satbrimob Polda Kaltim menurunkan 10 personel untuk melakukan evakuasi. “Untuk penemuan bom di daerah Kelurahan Karang Anyar, dari 4 tahun terakhir ini baru pertama kalinya, saya memperkirakan bom ini sebenarnya berada di lokasi pengambilan tanah timbunan yakni di Pasir Putih, namun terbawa ke sini setelah sebelumnya diangkut dengan truk,” ujarnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat bila menemukan benda yang dicurgai bom sisa peninggalan perang dunia kedua, untuk segera melaporkan ke pihak keamanan maupun kepolisian untuk dapat ditindaklanjuti. “Kalau bisa, warga sekitar mengevakuasi diri dari lokasi hingga 100 meter, karena bom ini bisa saja meledak bila terkena sinar, panas dan terkena benda tumpul, saya harapkan jangan membawa bom tersebut seorang diri, karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang sekitar,” imbuhnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Tim Cuma Berharap Laporan

TARAKAN – Elpiji 3 kg langka. Itu sudah wajar di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Misi Sosial dan Keberagaman Budaya Indonesia

Umumnya dunia otomotif begitu melekat dengan pria. Tapi saat ini anggapan itu perlahan hilang dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:52

Kerja Keras dan Tak Patah Semangat

KEMANDIRIAN seorang wanita tak dapat dilepaskan dari perannya sebagai ibu rumah tangga. Namun dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama

MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan,…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Mengantar Anak Sampai Sukses

RADEN Ajeng Kartini, hari lahirnya selalu menjadi pengingat bagi setiap wanita Indonesia. Kartini lekat…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Tidak Ada Alasan Pakai Suket

MESKI penggunaan surat keterangan (suket) pada pelaksanaan Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 21 April 2018 10:46

Belum Terbentuk, FPI Sudah Dapat Penolakan

SPANDUK penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) itu, terpampang jelas  di sekitaran perempatan…

Sabtu, 21 April 2018 10:39

Anggaran Minim, Bukan Penghambat

TARAKAN — Kepala Kementerian Agama Kaltara, H. Suriansyah mengakui, minimnya dana pembinaan yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:38

Ramaikan Gowes Sore Ini

TARAKAN - Para goweser Bumi Paguntaka diharapakan kehadirannya dalam kegiatan gowes, Sabtu (21/4) yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:37

Tidar dan Labobar Diusulkan Masuk Tarakan

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, PT Pelni kembali mengajukan tambahan armada untuk mengatasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .