MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:23
Inovasi Dominasi Dunia Milenial

Termasuk Transportasi Online yang Terus Bergerak

Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia - Saidah Sakwan. FOTO : Yedidah Pakondo/Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Kehadiran transportasi online di Bumi Paguntaka masih menjadi polemik di masyarakat. Sebab jika transportasi konvensional tidak melakukan inovasi maka, bukan tidak mungkin mereka akan ditinggalkan oleh perkembangan teknologi saat ini.

Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Saidah Sakwan mengungkapkan, kehadiran transportasi konvensional menjadi bagian dalam disruptive innovation, yakni sebuah inovasi yang akan menerobos kemapanan.

“Jadi sudah biasa kalau transportasi konvensional saat  ini merasakan terganggu dengan adanya pendatang baru ini,” jelas Saidah.

Kendati demikian, menurut Saidah hal ini wajar terjadi. Sebab ini akan menjadi sebuah tantangan bagi transportasi konvensional. Nantinya siapa yang akan berinovasi maka, dialah yang akan memenangkan persaingan di modern.

“Bayangkan sekarang Uber, kurang apa inovasinya? cek out dari pasar kenapa karena memang stagnan di situ (pasar). Berbeda dengan Gojek yang kemudian melakukan inovasi dalam sistem pembayaran melalui bimtek, lifestyle. Ini sudah membuktikan bahwa inovator akan menjadi winner,” katanya.

“Nah, orang yang kalah pasti akan kalah dari pasar dan itu yang sedang dilakukan Uber,” tambahnya.

Selanjutnya, ia menginginkan agar transportasi konvensional dapat melakukan konsolidasi dan revitalisasi terhadap bisnis transportasi. Sebab, mau tidak mau taksi konvensional harus masuk dalam dunia digital disruptive innovation. Pasalnya, jika bersikeras, maka taksi konvensional akan terancam punah.

“Kalau tidak mengikuti itu, dia (transportasi konvensional) akan terlindas dan chek out dari pasar, karena orang yang tidak berinovasi akan gulung tikar,” ucapnya.

Saidah menuturkan, seharusnya taksi konvensional harus memahami situasi area digital saat ini, sebab bukan digital yang harus ditarik ke konvensional, namun konvensionallah yang harus melakukan revormasi ke digital.

“Harusnya langsung di-review dan diadaptasi. Ini malah yang seharusnya transportasi online disuruh mengikuti regulasi konvensional. Ya nggak ketemu. Inilah yang disebut kegagapan regulator dalam era digital,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persatuan Taksi Argo Kota Tarakan, Oktoivianus menyatakan bahwa jika melihat wilayah Kota Tarakan yang kecil ini, menurutnya tidak perlu untuk menggunakan Grab. Sebab penggunaan alat transportasi umum di Tarakan tinggal sedikit, sebab itu, pihaknya hanya mengharapkan masyarakat yang berasal dari luar.

“Jadi cuma orang transit saja yang jadi penumpang kami. Kalau ada grab di Tarakan dengan tarif seperti itu, kami kasihan,” bebernya.

Kendati demikian, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Oktovianur berharap agar dapat diselesaikan bersama, sehingga permasalahan tersebut dapat memiliki titik penyelesaian yang baik dan dapat diterima pihaknya bersama dengan masyarakat. (*/shy/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu: ODGJ dan Orang Gila Beda

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .