MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:23
Inovasi Dominasi Dunia Milenial

Termasuk Transportasi Online yang Terus Bergerak

Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia - Saidah Sakwan. FOTO : Yedidah Pakondo/Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Kehadiran transportasi online di Bumi Paguntaka masih menjadi polemik di masyarakat. Sebab jika transportasi konvensional tidak melakukan inovasi maka, bukan tidak mungkin mereka akan ditinggalkan oleh perkembangan teknologi saat ini.

Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Saidah Sakwan mengungkapkan, kehadiran transportasi konvensional menjadi bagian dalam disruptive innovation, yakni sebuah inovasi yang akan menerobos kemapanan.

“Jadi sudah biasa kalau transportasi konvensional saat  ini merasakan terganggu dengan adanya pendatang baru ini,” jelas Saidah.

Kendati demikian, menurut Saidah hal ini wajar terjadi. Sebab ini akan menjadi sebuah tantangan bagi transportasi konvensional. Nantinya siapa yang akan berinovasi maka, dialah yang akan memenangkan persaingan di modern.

“Bayangkan sekarang Uber, kurang apa inovasinya? cek out dari pasar kenapa karena memang stagnan di situ (pasar). Berbeda dengan Gojek yang kemudian melakukan inovasi dalam sistem pembayaran melalui bimtek, lifestyle. Ini sudah membuktikan bahwa inovator akan menjadi winner,” katanya.

“Nah, orang yang kalah pasti akan kalah dari pasar dan itu yang sedang dilakukan Uber,” tambahnya.

Selanjutnya, ia menginginkan agar transportasi konvensional dapat melakukan konsolidasi dan revitalisasi terhadap bisnis transportasi. Sebab, mau tidak mau taksi konvensional harus masuk dalam dunia digital disruptive innovation. Pasalnya, jika bersikeras, maka taksi konvensional akan terancam punah.

“Kalau tidak mengikuti itu, dia (transportasi konvensional) akan terlindas dan chek out dari pasar, karena orang yang tidak berinovasi akan gulung tikar,” ucapnya.

Saidah menuturkan, seharusnya taksi konvensional harus memahami situasi area digital saat ini, sebab bukan digital yang harus ditarik ke konvensional, namun konvensionallah yang harus melakukan revormasi ke digital.

“Harusnya langsung di-review dan diadaptasi. Ini malah yang seharusnya transportasi online disuruh mengikuti regulasi konvensional. Ya nggak ketemu. Inilah yang disebut kegagapan regulator dalam era digital,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persatuan Taksi Argo Kota Tarakan, Oktoivianus menyatakan bahwa jika melihat wilayah Kota Tarakan yang kecil ini, menurutnya tidak perlu untuk menggunakan Grab. Sebab penggunaan alat transportasi umum di Tarakan tinggal sedikit, sebab itu, pihaknya hanya mengharapkan masyarakat yang berasal dari luar.

“Jadi cuma orang transit saja yang jadi penumpang kami. Kalau ada grab di Tarakan dengan tarif seperti itu, kami kasihan,” bebernya.

Kendati demikian, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Oktovianur berharap agar dapat diselesaikan bersama, sehingga permasalahan tersebut dapat memiliki titik penyelesaian yang baik dan dapat diterima pihaknya bersama dengan masyarakat. (*/shy/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…

Jumat, 15 Februari 2019 14:50

Kirim Logistik, Carter Pesawat

TARAKAN – Pemilihan Umum 2019 tak lama lagi. Namun berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*