MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:14
Produk Ditarik, Menunggu Hasil Sidak

Laporkan Jika Masih Beredar

MASIH AMAN: Untuk ikal kaleng sarden masih aman dikonsumsi, namun bagi ikan makarel kaleng terdapat 27 merek yang dilarang. DOK

PROKAL.CO, TARAKAN - Menindaklanjuti adanya temuan parasit cacing dalam ikan makarel kaleng, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Kalimantan Utara mengeluarkan surat imbauan kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM kabupaten/kota untuk menarik 27 merk ikan makarel jika ada pedagang yang menjualnya.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, yang juga Kepala Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Tarakan, Hidayat mengatakan memang ada 27 merk yang sudah dilarang beredar di seluruh Indonesia, dan jika ditemukan maka akan ditarik oleh pihaknya.

“Kami memang sudah mendapat imbauan, dan sudah sidak juga bersama pihak provinsi. Untuk memeriksa makanan yang dianggap mengandung cacing,” katanya. “Kalau untuk hasilnya dari sidak di lapangan, kami masih menunggu dahulu dari provinsi. Karena ada banyak toko yang kami sidak, terutama supermarket,” ujarnya.

Pihaknya memang bertugas mengawasi untuk melakukan pencegahan terhadap barang yang dijual oleh pelaku usaha yang cenderung bisa merugikan konsumen.

“Sampai saat ini belum ada yang melaporkan terkait ikan makarel kaleng yang bercacing tetapi masyarakat diimbau untuk melaporkan segera,” katanya.

Masyarakat sendiri dapat melaporkan kejadian ini. Bukan hanya masalah ini saja, tetapi permasalahan-permasalahan yang timbul akibat dari pada banyaknya kecurangan pelaku usaha yang merugikan masyarakat.

“Silahkan lapor, kami pasti akan proses. Hanya saja, masyarakat harus komplain terlebih dahulu, dan jika tidak ditanggapi maka dapat melaporkan,” tuturnya.

Dirinya juga berharap agar pedagang yang masih menjual produk ini segera menarik dan tidak melakukan proses jual beli, karena telah dilarang keras. Dan jika masih menjual, maka pihaknya akan langsung menarik produk ini.

“Tentu akan ditarik, kalau ada yang membahayakan konsumen bisa dilaporkan,” pungkasnya. (*/naa/udn)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Tim Cuma Berharap Laporan

TARAKAN – Elpiji 3 kg langka. Itu sudah wajar di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Misi Sosial dan Keberagaman Budaya Indonesia

Umumnya dunia otomotif begitu melekat dengan pria. Tapi saat ini anggapan itu perlahan hilang dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:52

Kerja Keras dan Tak Patah Semangat

KEMANDIRIAN seorang wanita tak dapat dilepaskan dari perannya sebagai ibu rumah tangga. Namun dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama

MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan,…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Mengantar Anak Sampai Sukses

RADEN Ajeng Kartini, hari lahirnya selalu menjadi pengingat bagi setiap wanita Indonesia. Kartini lekat…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Tidak Ada Alasan Pakai Suket

MESKI penggunaan surat keterangan (suket) pada pelaksanaan Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 21 April 2018 10:46

Belum Terbentuk, FPI Sudah Dapat Penolakan

SPANDUK penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) itu, terpampang jelas  di sekitaran perempatan…

Sabtu, 21 April 2018 10:39

Anggaran Minim, Bukan Penghambat

TARAKAN — Kepala Kementerian Agama Kaltara, H. Suriansyah mengakui, minimnya dana pembinaan yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:38

Ramaikan Gowes Sore Ini

TARAKAN - Para goweser Bumi Paguntaka diharapakan kehadirannya dalam kegiatan gowes, Sabtu (21/4) yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:37

Tidar dan Labobar Diusulkan Masuk Tarakan

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, PT Pelni kembali mengajukan tambahan armada untuk mengatasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .