MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:14
Produk Ditarik, Menunggu Hasil Sidak

Laporkan Jika Masih Beredar

MASIH AMAN: Untuk ikal kaleng sarden masih aman dikonsumsi, namun bagi ikan makarel kaleng terdapat 27 merek yang dilarang. DOK

PROKAL.CO, TARAKAN - Menindaklanjuti adanya temuan parasit cacing dalam ikan makarel kaleng, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Kalimantan Utara mengeluarkan surat imbauan kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM kabupaten/kota untuk menarik 27 merk ikan makarel jika ada pedagang yang menjualnya.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, yang juga Kepala Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Tarakan, Hidayat mengatakan memang ada 27 merk yang sudah dilarang beredar di seluruh Indonesia, dan jika ditemukan maka akan ditarik oleh pihaknya.

“Kami memang sudah mendapat imbauan, dan sudah sidak juga bersama pihak provinsi. Untuk memeriksa makanan yang dianggap mengandung cacing,” katanya. “Kalau untuk hasilnya dari sidak di lapangan, kami masih menunggu dahulu dari provinsi. Karena ada banyak toko yang kami sidak, terutama supermarket,” ujarnya.

Pihaknya memang bertugas mengawasi untuk melakukan pencegahan terhadap barang yang dijual oleh pelaku usaha yang cenderung bisa merugikan konsumen.

“Sampai saat ini belum ada yang melaporkan terkait ikan makarel kaleng yang bercacing tetapi masyarakat diimbau untuk melaporkan segera,” katanya.

Masyarakat sendiri dapat melaporkan kejadian ini. Bukan hanya masalah ini saja, tetapi permasalahan-permasalahan yang timbul akibat dari pada banyaknya kecurangan pelaku usaha yang merugikan masyarakat.

“Silahkan lapor, kami pasti akan proses. Hanya saja, masyarakat harus komplain terlebih dahulu, dan jika tidak ditanggapi maka dapat melaporkan,” tuturnya.

Dirinya juga berharap agar pedagang yang masih menjual produk ini segera menarik dan tidak melakukan proses jual beli, karena telah dilarang keras. Dan jika masih menjual, maka pihaknya akan langsung menarik produk ini.

“Tentu akan ditarik, kalau ada yang membahayakan konsumen bisa dilaporkan,” pungkasnya. (*/naa/udn)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 15:31

LASAGNA PANGGANG

Bagi Anda penggemar makanan berbahan pasta, pasti tak asing lagi dengan makanan lezat ala Itali ini.…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:29

CHOCOLATE LASAGNA

Yummm, siapa sih yang tak suka cokelat. Aroma wanginya dan rasa yang manis-pahit. Langsung bikin air…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:27

Kompilasi Resep Lasagna Super Lezat

Pasta adalah makanan khas Italia yang banyak digemari dan disukai oleh semua orang, tidak terkecuali…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:21

Khairul Enggan Dilibatkan Bahas Defisit BANK

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan masih fokus membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:18

Putaran Zona Tiga Gagal di Kaltara

TARAKAN – Kalangan pencinta futsal di Kaltara sempat sumringah dengan tawaran yang diberikan Federasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:16

Rangkul Teman Sebaya Ikut Latihan

TARAKAN – Atlet ski air di Tarakan tetap berlatih secara rutin meski dengan peralatan seadanya.…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:15

Wakil Kaltara Terancam Absen

 TARAKAN – Babak 34 besar zona tiga Liga Nusantara (Linus) akan dimulai pada 20 Oktober mendatang,…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:56

Embung Penuh, Tapi Hanya Bertahan 8 Hari

TARAKAN - Hujan yang mengguyur Bumi Paguntaka belakangan ini menjadi berkah bagi PDAM. Jika sebelumnya…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:54

Akses Utama Pesisir Rusak Parah

Tarakan—Kondisi jembatan sekaligus jalan yang rusak jelas mengganggu aktivitas masyarakat setempat.…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:51

22 Karung Rombengan Asal Tawau Diamankan

TARAKAN- Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur berhasil mengagalkan masuknya pakaian bekas atau rombengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .