MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:06
Izin Trayek Terancam Dicabut

Jika Speedboat Tidak Dilengkapi Jendela Darurat

BELUM SEMUA : Dari 25 armada hanya 8 speedboat regular saja yang sudah dilengkapi dengan jendela darurat. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perlahan-lahan instruksi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang disampaikan beberapa waktu lalu mulai dijalankan. Terutama pengadaan jendela dan perlahan pintu darurat. Untuk mempermudah evakuasi nantinya.

Dari 25 armada speedboat regular di Pelabuhan Kayan II Tanjung selor, sudah delapan speedboat yang memiliki jendela darurat berukuran 75x60 meter.

Kepala Pos Kayan II Unit Penyelengaraan Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor, Mulyono mengungkapkan, perubahan yang dilakukan bertahap ini memang atas instruksi KNKT saat berkunjung ke Tanjung Selor guna melakukan penyidikan kecelakaan laut (lakalaut) speedboat Anugerah Xpress awal Januari lalu.

“Kami perlahan sudah perintahkan ke semua pengusaha speedboat agar setiap speedboat dilengkapi jendela darurat,” ungkap Mulyono Kepada Radar Kaltara, Selasa (10/4).

Setiap armada speedboatkata Mulyono, sebenarnya wajib memiliki enam jendela darurat di sebelah kiri dan kanan serta satu pintu jalur evakuasi.“Jadi harus ada tujuh tempat evakuasi,” jelasnya.

Tak hanyaada pintu darurat saja, untuk barang penumpang juga saat ini sudah mulai dibatasi. Apabila ada penumpang yang membawa barang berukuran besar dengan tegas pihaknya, memutuskan untuk tidak diberangkatkan.

“Kalau sesuai aturan memang untuk barang penumpang sudah tidak diperbolehkan untuk disimpan diatas hanya diperbolehkan disimpan di dalam speedboat, sebab akan mengganggu keseimbangan speedboat,” ujarnya.

Hanya saja saat ini, semua armada speedboat regular di Kayan II belum dilengkapi tempat penyimpanan barang penumpang di dalam speeboat, sehingga belum diberlakukan.

“Kalaupun tetap akan disimpan didalam itu akan lebih membahayakan penumpang, sebab akan memperkecil jalur evakuasi,” tutur Mulyono.

Diakui Mulyono, selama ini yang terjadi jumlah penumpang sedikit tapi barangnya banyak, bahkan tidak hanya barang penumpang saja yang dibatasi, saat ini pun barang pengiriman juga dibatasi.

“Inikan bukan speedboat barang, kalau lebih banyak barang dari pada penumpang lebih baik alihkan saja fungsi menjadi kapal barang,” tegas Mulyono.

Sementara terkait masih adanya speedboat yang belum memiliki pintu darurat, pihaknya berharap agar pengusaha speedboat bisa melengkapi speedboat dengan pintu darurat secepatnya.

“Tahun ini saya harapkan semua speedboat sudah semua memiliki pintu darurat, kalau tidak segera dilengkapi jendela darurat bukan tidak mungkin izin trayek saya cabut,” ujarnya.

Untuk diketahui,speedboat yang sudah dilengkapi pintu darurat diantaranya speedboat Limex Manora, Gembira Express, Sekatak Express,SB, Bulungan Express, Limex Permai, Manara Niklas dan Manara Jonan.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Taupan Madjid mengatakan, untuk semua motoris speedboat di Kaltara, sebenarnya sudah memiliki sertifikat mengemudi, bahkan belum lama ini semua motoris maupun ABK juga sudah dipanggil untuk diberikan arahan tindakan pertama yang dilakukan ketika terjadi sesuatu.

“Kita juga saat ini masih berkoordinasi ke Kementerian Perhubungan mengenati perubahan body speedboat yang baik seperti apa,” ujarnya.

Untuk mewajibkan semua armada dilengkapi dengan jendela daiakuinya sudah ada beberapa yang merubah, memang untuk merubah bukanlah hal yang mudah, sebab memerlukan biaya. “Jadi itulah yang menjadi penyebab belum semua armada dilengkapi jendela darurat,” ujarnya.

Taupan berharap, para pengusaha speedboat agar lebih memperhatikan segi keamanan dan keselamatan penumpang, jangan sampai hanya mau keuntungan keselamatan diabaikan.

“Jadi perlahan pelayanan administrasi maupun pelayanan speedboat akan akan bertahap kita perbaiki,” pungkasnya. (*/pij/nri)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 12:13

DPRD Minta Ketegasan Pemkab

TANJUNG SELOR - Mangkraknya pelabuhan Feri Ancam di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara akibat…

Kamis, 26 April 2018 12:12

Ombudsman Ingatkan Pengawasan Sembako

TANJUNG SELOR – Jelang Ramadan seakan menjadi tradisi terjadinya kenaikan harga sembilan bahan…

Kamis, 26 April 2018 12:10

Korem Kaltara Tunggu Pematangan Laha

TANJUNG SELOR – Lahan seluas 22,3 hektare (ha) yang akan digunakan sebagai Markas Komando Resor…

Kamis, 26 April 2018 12:08

Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi

TANJUNG SELOR – Jelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan berlangsung…

Kamis, 26 April 2018 11:56

KPU Terima 11 Balon DPD RI

TANJUNG SELOR – Penyerahan berkas dukungan bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI…

Kamis, 26 April 2018 11:34

Aparat Terlibat Narkoba Diinstruksikan Tembak Mati

TANJUNG SELOR – Aparat kepolisian tampaknya sudah tak main-main lagi terhadap penindakan para…

Rabu, 25 April 2018 11:17

Polda Minta Hibah Lahan Lagi

TANJUNG SELOR – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan telah menghibahkan aset…

Rabu, 25 April 2018 11:14

Instruksi Lakukan Pengawasan-Penjagaan

TANJUNG SELOR - Pembangunan taman yang menelan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) sekira Rp 14,6…

Rabu, 25 April 2018 11:12

Kedatangan Dua Pejabat Utama Baru

TANJUNG SELOR –  Secara resmi Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah…

Rabu, 25 April 2018 11:10

Sering Menerima Ancaman Saat Akan Memberi Tuntutan

Menjadi wanita karier tidak semudah yang dibayangkan, apalagi harus berpisah dengan keluarga demi tugas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .