MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 12:06
Izin Trayek Terancam Dicabut

Jika Speedboat Tidak Dilengkapi Jendela Darurat

BELUM SEMUA : Dari 25 armada hanya 8 speedboat regular saja yang sudah dilengkapi dengan jendela darurat. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perlahan-lahan instruksi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang disampaikan beberapa waktu lalu mulai dijalankan. Terutama pengadaan jendela dan perlahan pintu darurat. Untuk mempermudah evakuasi nantinya.

Dari 25 armada speedboat regular di Pelabuhan Kayan II Tanjung selor, sudah delapan speedboat yang memiliki jendela darurat berukuran 75x60 meter.

Kepala Pos Kayan II Unit Penyelengaraan Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor, Mulyono mengungkapkan, perubahan yang dilakukan bertahap ini memang atas instruksi KNKT saat berkunjung ke Tanjung Selor guna melakukan penyidikan kecelakaan laut (lakalaut) speedboat Anugerah Xpress awal Januari lalu.

“Kami perlahan sudah perintahkan ke semua pengusaha speedboat agar setiap speedboat dilengkapi jendela darurat,” ungkap Mulyono Kepada Radar Kaltara, Selasa (10/4).

Setiap armada speedboatkata Mulyono, sebenarnya wajib memiliki enam jendela darurat di sebelah kiri dan kanan serta satu pintu jalur evakuasi.“Jadi harus ada tujuh tempat evakuasi,” jelasnya.

Tak hanyaada pintu darurat saja, untuk barang penumpang juga saat ini sudah mulai dibatasi. Apabila ada penumpang yang membawa barang berukuran besar dengan tegas pihaknya, memutuskan untuk tidak diberangkatkan.

“Kalau sesuai aturan memang untuk barang penumpang sudah tidak diperbolehkan untuk disimpan diatas hanya diperbolehkan disimpan di dalam speedboat, sebab akan mengganggu keseimbangan speedboat,” ujarnya.

Hanya saja saat ini, semua armada speedboat regular di Kayan II belum dilengkapi tempat penyimpanan barang penumpang di dalam speeboat, sehingga belum diberlakukan.

“Kalaupun tetap akan disimpan didalam itu akan lebih membahayakan penumpang, sebab akan memperkecil jalur evakuasi,” tutur Mulyono.

Diakui Mulyono, selama ini yang terjadi jumlah penumpang sedikit tapi barangnya banyak, bahkan tidak hanya barang penumpang saja yang dibatasi, saat ini pun barang pengiriman juga dibatasi.

“Inikan bukan speedboat barang, kalau lebih banyak barang dari pada penumpang lebih baik alihkan saja fungsi menjadi kapal barang,” tegas Mulyono.

Sementara terkait masih adanya speedboat yang belum memiliki pintu darurat, pihaknya berharap agar pengusaha speedboat bisa melengkapi speedboat dengan pintu darurat secepatnya.

“Tahun ini saya harapkan semua speedboat sudah semua memiliki pintu darurat, kalau tidak segera dilengkapi jendela darurat bukan tidak mungkin izin trayek saya cabut,” ujarnya.

Untuk diketahui,speedboat yang sudah dilengkapi pintu darurat diantaranya speedboat Limex Manora, Gembira Express, Sekatak Express,SB, Bulungan Express, Limex Permai, Manara Niklas dan Manara Jonan.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Taupan Madjid mengatakan, untuk semua motoris speedboat di Kaltara, sebenarnya sudah memiliki sertifikat mengemudi, bahkan belum lama ini semua motoris maupun ABK juga sudah dipanggil untuk diberikan arahan tindakan pertama yang dilakukan ketika terjadi sesuatu.

“Kita juga saat ini masih berkoordinasi ke Kementerian Perhubungan mengenati perubahan body speedboat yang baik seperti apa,” ujarnya.

Untuk mewajibkan semua armada dilengkapi dengan jendela daiakuinya sudah ada beberapa yang merubah, memang untuk merubah bukanlah hal yang mudah, sebab memerlukan biaya. “Jadi itulah yang menjadi penyebab belum semua armada dilengkapi jendela darurat,” ujarnya.

Taupan berharap, para pengusaha speedboat agar lebih memperhatikan segi keamanan dan keselamatan penumpang, jangan sampai hanya mau keuntungan keselamatan diabaikan.

“Jadi perlahan pelayanan administrasi maupun pelayanan speedboat akan akan bertahap kita perbaiki,” pungkasnya. (*/pij/nri)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 20:53

Sabu Seberat 1 Kg Berakhir di Toilet

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) lakukan…

Senin, 16 Juli 2018 20:52

Baru Parpol Ini Daftarkan Calegnya

TANJUNG SELOR – Waktu pendaftaran bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan…

Senin, 16 Juli 2018 16:11

Terkena Demam Piala Dunia Petugas KPU Pakai Baju Timnas

Nuansa piala dunia di tahun ini ternyata tak hanya menyita perhatian khalayak umum. Pada pendaftaran…

Senin, 16 Juli 2018 16:08

Pembangunan Gedung Metrologi Capai 30 Persen

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 16 Juli 2018 16:07

Pemkab Utang Program ke Pusat

TANJUNG SELOR – Peralihan kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut) dari kabupaten/kota ke provinsi…

Senin, 16 Juli 2018 16:06

NAH KENAPA INI? Perusahaan Enggan Lapor TKA

TANJUNG SELOR - Sepanjang tahun ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bulungan…

Senin, 16 Juli 2018 16:04

Tak Disiplin, Sanksi Tegas Menunggu ASN

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie berjanji tidak akan mentolelir…

Senin, 16 Juli 2018 09:07

Warga Krayan Swadaya Perbaiki Pipa PDAM

TANJUNG SELOR - Kerusakan parah instalasi pipa besi pendistribusian air bersih Pa Rumpai di Kecamatan…

Senin, 16 Juli 2018 09:06

BAHAYA..!! Pulau Ini Kekurangan Sumber Air Baku

TANJUNG SELOR - Kecamatan Bunyu hingga saat ini masih sangat kesulitan air baku untuk diolah menjadi…

Senin, 16 Juli 2018 09:05

Fasilitas Taman Sabanar Lama Dirusak

TANJUNG SELOR - Pengerjaan fisik Taman Kalimantan Utara (Kaltara) Abadi, Sabanar Lama, Tanjung Selor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .