MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 11:56
Sehari Gantian Deportasi
DEPORTASI: Puluhan deportan tiba di tanah air dengan menumpangi KM Nunukan Express, Selasa (10/4). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemandangan berbeda terjadi di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Selasa, (10/4) kemarin. Usai pihak Imigrasi Kelas II Nunukan memulangkan Warga Negara (WN) Malaysia sebanyak enam orang yang diamankan pada Jumat, (6/4), kini giliran Pemerintah Malaysia memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 47 orang. Terdiri dari 37 laki-laki 10 perempuan.

Puluhan WNI yang dipulangkan ini merupakan berasal dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau. Sebelum dipulangkan tentunya WNI harus menyelesaikan masa tahanan akibat pelanggaran yang dilakukan. Pelanggaran yang dilakukan karena persoalan keimigrasian 29 orang, kasus narkoba 16 orang dan kasus lainnya dua orang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan Ferry Herling Ishak South menjelaskan, deportasi dilakukan Pemerintah Malaysia setiap pekan. Untuk menghindari hal tersebut tentunya membutuhkan peran semua elemen. Sebab, Nunukan merupakan garis perbatasan yang potensi keluar-masuknya orang secara ilegal begitu tinggi.

“Harus membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan deportan. Karena Nunukan ini merupakan garis perbatasan bukan titik. Sehingga peran masyarakat juga dibutuhkan,” ucapnya ketika ditemui saat menyambut deportan tiba di Nunukan.

Dijelaskan, banyaknya WNI yang menjadi Buruh Mingran Indonesia (BMI) unprosedure bermula ketika WNI berada di Malaysia. Ketika izin tinggal telah habis namun tidak diperpanjang, paspor yang ditahan majikan, kabur dari tempat kerja, hingga tindakan kasar yang diterima BMI ketika bekerja. “Awalnya BMI masuk dengan resmi. Mau pulang kampung tetapi paspor dipegang perusahaan dan tidak diberikan. Sehingga jalur ilegal menjadi pilihan. Inilah yang terus terjadi,” ungkapnya.

Saat berada di ruang tunggu Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, 47 BMI harus mengikuti proses pendataan. Sebelum dipulangkan ke kampung halaman, mencari kerja di Nunukan atau kembali ke Malaysia untuk bekerja. (akz/ash)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…

Jumat, 20 April 2018 10:08

Gagal Mengunduh Soal, UNBK Terancam Tidak Terlaksana

Setelah ditinggal lama dan hanya dijabat pelaksana tugas (Plt), kini Balai Pelayanan Penempatan dan…

Kamis, 19 April 2018 15:23

Gara-Gara Ini, UNBK SMP Terancam Batal

NUNUKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang…

Kamis, 19 April 2018 14:50

Rp 1 Miliar Disiapkan untuk Beasiswa

NUNUKAN – Pelajar dan mahasiswa asal Nunukan yang melanjutkan pendidikan di dalam daerah maupun…

Kamis, 19 April 2018 14:40

Kembali Usulkan Anggaran Traffic Light

NUNUKAN -  Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan kembali akan mengusulkan dana pemeliharaan untuk…

Kamis, 19 April 2018 12:24

Dua WNA Susul Rekannya

NUNUKAN – Imigrasi Kelas II Nunukan kembali memulangkan dua warga negara (WN) Malaysia. Itu dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .