MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 11:56
Sehari Gantian Deportasi
DEPORTASI: Puluhan deportan tiba di tanah air dengan menumpangi KM Nunukan Express, Selasa (10/4). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemandangan berbeda terjadi di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Selasa, (10/4) kemarin. Usai pihak Imigrasi Kelas II Nunukan memulangkan Warga Negara (WN) Malaysia sebanyak enam orang yang diamankan pada Jumat, (6/4), kini giliran Pemerintah Malaysia memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 47 orang. Terdiri dari 37 laki-laki 10 perempuan.

Puluhan WNI yang dipulangkan ini merupakan berasal dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau. Sebelum dipulangkan tentunya WNI harus menyelesaikan masa tahanan akibat pelanggaran yang dilakukan. Pelanggaran yang dilakukan karena persoalan keimigrasian 29 orang, kasus narkoba 16 orang dan kasus lainnya dua orang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan Ferry Herling Ishak South menjelaskan, deportasi dilakukan Pemerintah Malaysia setiap pekan. Untuk menghindari hal tersebut tentunya membutuhkan peran semua elemen. Sebab, Nunukan merupakan garis perbatasan yang potensi keluar-masuknya orang secara ilegal begitu tinggi.

“Harus membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan deportan. Karena Nunukan ini merupakan garis perbatasan bukan titik. Sehingga peran masyarakat juga dibutuhkan,” ucapnya ketika ditemui saat menyambut deportan tiba di Nunukan.

Dijelaskan, banyaknya WNI yang menjadi Buruh Mingran Indonesia (BMI) unprosedure bermula ketika WNI berada di Malaysia. Ketika izin tinggal telah habis namun tidak diperpanjang, paspor yang ditahan majikan, kabur dari tempat kerja, hingga tindakan kasar yang diterima BMI ketika bekerja. “Awalnya BMI masuk dengan resmi. Mau pulang kampung tetapi paspor dipegang perusahaan dan tidak diberikan. Sehingga jalur ilegal menjadi pilihan. Inilah yang terus terjadi,” ungkapnya.

Saat berada di ruang tunggu Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, 47 BMI harus mengikuti proses pendataan. Sebelum dipulangkan ke kampung halaman, mencari kerja di Nunukan atau kembali ke Malaysia untuk bekerja. (akz/ash)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*