MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 11 April 2018 11:30
Wempi : Tidak Ada yang Istimewa
Wempi W Mawa. IST

PROKAL.CO, MALINAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malinau mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penambahan Penyertaan Modal PDAM Apa’Mening Malinau senilai Rp 2 miliar. Dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Wempi W Mawa S.E, Selasa (10/7) pagi kemarin. Pengesahan Perda nomor 1 tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal PDAM ini, dikatakan Wempi Mawa usai rapat paripurna kemarin, dalam upaya percepatan pembangunan dan pengembangan tersedianya sarana dan prasarana air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Malinau.

“Dalam pengesahan perda ini meleset dari jadwal yang ditelah disusun sesuai komitmen bersama. Apalagi, Perda ini merupakan salah satu syarat untuk menerima bantuan hibah dari pemerintah pusat atau Kementerian terkait,” ungkap Wempi Mawa saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (10/4) kemarin.

Pengesahan perda ini, sambung Wempi, sebenarnya tidak ada keistimewaan yang diberikan. Akan tetapi, karena waktu yang menuntut agar segera dibahas dan ditetapkan. Maka dari itu, pihaknya segera mengesahkan. “Karena ada target dan tenggang waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat. Jadi tim pansus bekerja seoptimal mungkin. Bukan hanya kita. Tapi di kabupaten dan kota lain yang menerima hibah juga diminta secepatnya untuk mengesahkan,” jelasnya.

Dijelaskan Wempi, Raperda ini secara resmi diserahkan oleh Dirut PDAM tahun 2017 lalu dan dewan sudah menargetkan paling lambat akhir Maret 2018. Tapi karena prosesnya terlambat lantaran ada beberapa penyempurnaan di dalam pasal itu sehingga baru disahkan kemarin. Bahkan, saat itu mendorong agar tim pansus yang membahas Raperda tersebut memprioritaskan dalam pembahasan perda lainnya. Sebab tenggang waktu yang diberikan begitu mepet berdasarkan  komitmen bersama.  “Apalagi perda ini memang sangat ditunggu PDAM itu, sehingga pembahasan perda ini diutamakan, tanpa meninggalkan pembahasan perda lainnya,” tegas dia.

Wempi berharap, pemerintah daerah melalui PDAM dapat menindaklanjuti sebagaimana mestinya. “Mudah-mudahan Perda ini bisa ditindaklanjuti. Karena mereka juga membutuhkan untuk program air bersih yang ada di Kabupaten Malinau ini,” tukasnya.(ida/fly)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:50

Lima Target Kinerja 2018 Akan Dievaluasi

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si akhir bulan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:47

Harapkan Pasar Feruyung Dikelola dengan Baik

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mempunyai harapan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:45

Mentarang Hulu Punya Pasar Tradisional

MALINAU – Masyarakat Kecamatan Mentarang Hulu kini memiliki pasar dan…

Jumat, 18 Januari 2019 09:34

Bupati: Pembangunan Bukan Datang dari Satu Arah

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan, membangun…

Jumat, 18 Januari 2019 09:32

LPG Jadi Kebutuhan Pokok Masyarakat Malinau

MALINAU – Dengan adanya agen Liquified Petroleum Gas (LPG) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 09:31

Pemprov Sulteng Ucapkan Terima Kasih

MALINAU – Melihat saudara sedang tertimpa musibah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Rabu, 16 Januari 2019 11:47

Bupati Resmikan Kantor Agen LPG

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, Senin (14/1)…

Rabu, 16 Januari 2019 11:46

Manajemen Diharapkan Profesional

MALINAU – Dengan beroperasinya agen Liquified Petroleum Gas (LPG) 3…

Rabu, 16 Januari 2019 11:44

Utamakan Kebersamaan Walau Beda Pilihan

MALINAU – Dalam perayaan Natal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Kabupaten…

Selasa, 15 Januari 2019 13:19

Yansen TP: Boleh Tua, Rasanya Muda!

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersyukur mempunyai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*