MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 10 April 2018 23:22
Bangun Terminal Harus Miliki Izin

Parkiran Speedboat Ganggu Lalu Lintas Transportasi Air

TAK KOORDINASI: Pembangunan parkiran speedboat DPUPR-Perkim Kaltara tidak berizin ke Pemkab Bulungan. ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Keberadaan ponton parkiran speedboat milik Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara (Kaltara) di bantaran Sungai Kayan, Sabanar Lama, Tanjung Selor menjadi persoalan.

Itu disebabkan lokasi pembangunan ponton yang dilengkapi dengan pagar dan atap itu terlalu menjorok ke tengah tengah sungai. Titik tersebut selama ini merupakan perlintasan keluar dan masuknya kapal barang ke Tanjung Selor. 

Keberadaan ponton yang rencananya akan dijadikan tempat parkir speedboat milik DPUPR-Perkim Kaltara itu rentan berbenturan dengan kapal lain saat air dalam kondisi surut. Mengingat di mana ponton tersebut berada merupakan titik arus dalam yang memudahkan kapal untuk bergerak atau melaju.

Selain itu, pembangunan parkiran speedboat yang dapat disebut dengan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) tersebut juga tidak berkoordinasi dengan Pemkab Bulungan terlebih dahulu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan H. Hasan Pemma menegaskan pembangunan TUKS dan terminal khusus (tersus) harus mengacu pada ketentuan yang berlaku dan bersifat mengikat.

Ketentuan yang dimaksud yakni Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 20 tahun 2017 tentang Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). “Harus ada izin dari kabupaten,” ungkap Hasan kepada Radar Kaltara.

Mengacu pada kepemilikan wilayah, maka dalam hal ini DPUPR-Perkim diharuskan izin ke Pemkab Bulungan sebagai pemilik wilayah. Hasan memastikan Pemkab Bulungan melalui Dinas Perhubungan tidak pernah menerima pemberitahuan dalam membangun parkiran yang dapat disebut sebagai TUKS tersebut. “Iya tidak ada izin,” jawab Hasan singkat.

Sebab itu, Hasan kembali menuturkan pihaknya berencana akan menyurati DPUPR-Perkim perihal pembangunan dan keberadaan ponton tersebut. “Karena kami ada menerima surat dari Syahbandar,” beber Hasan.

Anggota DPRD Bulungan, Elia Djalung Manurip menilai mesti dicarikan solusinya agar keberadaan TUKS tersebut tidak menambah permasalahan baru. “Saya belum paham betul kondisinya di lapangan seperti apa. Menurut saya harus dicarikan solusinya,” kata Elia.

Pemprov dan pemkab kata dia, pengalokasian pembangunan tempat tambat kapal ataupun speedboat ini dapat dilakukan secara tertata dan dikhususkan di tempat yang diperkirakan aman dan tidak menjadi penghalang lalu lintas transportasi air. “Memang kita akui pemkab dan pemprov belum pernah ada komunikasi terbuka dalam menata tempat tambat ini. Termasuk barangkali pelabuhan speedboat reguler yang ada saat ini,” tegas dia.

Sementara, Kepala DPUPR-Perkimkaltara, Suheriyatna saat hendak dikonfirmasi persoalan tersebut seusai mengikuti kegiatan serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltara di gedung gabungan dinas (Gadis) Pemprov Kaltara Jalan Rambutan tidak memberi tanggapan.

Sebelumnya, staf di DPUPR-PerkimKaltara, M. Arisa mengatakan, posisi pembangunan ponton tersebut sudah melalui mekanisme hitung-hitungan guna menyesuaikan kondisi sungai. “Karena kalau di posisi agak ke pinggir pontonnya justru tergantung kalau saat air surut,” ungkap Arisa.

Namun ponton itu menurutnya, bisa saja digeser dari tempat yang ada saat ini. Akan tetapi itu belum dapat dilakukan secepatnya. “Karena harus diaudit terlebih dahulu,” pungkasnya. (isl/eza)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:34

Harga Sembako Naik Diduga Ulah Spekulan

TANJUNG SELOR -Jelang Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional mulai…

Sabtu, 21 April 2018 10:32

New Zealand Bantu Bangun Gudang PMI

TANJUNG SELOR – Palang Merah Indonesia (PMI) Bulungan terpilih menjadi salah satu dari 11 lokasi…

Sabtu, 21 April 2018 10:31

Ada Puluhan Janda Baru di Ibu Kota

TANJUNG SELOR – Terhitung sejak Januari hingga Maret 2018, Pengadilan Agama (PA) Tanjung Selor,…

Sabtu, 21 April 2018 10:29

Biayai Anak hingga Perguruan Tinggi dari Hasil Cuci Baju

Mencari nafkah dengan cara yang halal merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang. Demikian…

Jumat, 20 April 2018 10:21

APMS Membara, Rumah Warga Jadi Arang

MALINAU - Kebakaran Agen Premium Minyak dan Solar milik PT Beringin di Jalan Panembahan RT 1 Malinau…

Jumat, 20 April 2018 10:16

Petugas KPPS Ditunjuk dari Petugas Pantarlih

TANJUNG SELOR – Tak seperti pada pemilu sebelumnya, dalam penetapanpetugas kelompok penyelenggara…

Jumat, 20 April 2018 10:14

Wilayah Perairan Jadi Perhatian Serius

TANJUNG SELOR – Meski tingkat kejahatan di wilayah perairan di Bulungan terbilang masih cukup…

Kamis, 19 April 2018 15:16

CATAT NIH..!! DP4 Kaltara 312.269 Ribu Jiwa

TANJUNG SELOR - Terhitung sejak Selasa (17/4) lalu, petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di…

Kamis, 19 April 2018 15:03

Harga Bahan Pokok Naik, Siap Gelar Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Kamis, 19 April 2018 14:52

Modal Rp 400 Ribu, Pelaku Upal Untung Rp 13 Juta

TANJUNG SELOR – Dua pelaku pembuat dan pengedar uang palsu (upal), yakni Rudianto (23) dan Edi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .