MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Senin, 09 April 2018 12:09
Program Prona untuk Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah

Warga Berharap Prona Tetap Berlanjut

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tarakan, Timbul Tunggul Hamonangan Simanjuntak mengatakan, program proyek operasi nasional agraria (Prona) lebih diutamakan kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah.  Karena itu, masyarakat yang memiliki tanah tapi tidak/belum bersertifikat diharapkan dapat mengikuti program ini.  

Dengan adanya Prona dapat meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki sertifikat tanah.  Kegiatan Prona ini terus dilanjutkan hingga seluruh masyarakat yang memiliki sebidang tanah dapat terakomodir haknya, yakni memiliki sebuah sertifikat tanah.

Program Prona ini berlandaskan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 189 tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria.

“Pemerintah mengharapkan dengan adanya Prona, kepemilikan sebidang tanah dapat diketahui pemiliknya, sehingga ke depannya tidak ada lagi permasalahan terkait tanah. Salah satunya sengketa,” ujarnya.

Sementara itu, Arsyad, Lurah Gunung Lingkas sangat menyambut baik kegiatan Prona yang dilakukan BPN Tarakan. Hal ini sebagai salah satu cara membantu warganya memperoleh sertifikat tanah dengan mudah.  “Program Prona ini sangat membantu warga, khususnya golongan ekonomi ke bawah,” ujarnya.  Prona merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan proses sederhana, mudah, cepat, dan murah, sebagai langkah percepatan pendaftaran legalitas kepemilikan tanah di seluruh Indonesia.

Warga Lingkas Ujung Warsam sebagai penerima sertifikat Prona mengaku bersyukur karena bisa mengikuti program Prona sehingga saat ini sudah bisa memiliki sertifikat tanah.

Hal senada juga disampaikan Arsan warga Lingkas Ujung, penerima sertifikat Prona, mengatakan,  program Prona dari BPN sangat membantu dalam pengurusan pensertifikatan tanah.  Apalagi pembiayaan murah, dan sekarang tanah tempat rumah miliknya sudah bersertifikat.

Safri Muhhammad, penerima sertifikat Prona, warga Lingkas Ujung mengatakan, program Prona sangat mudah, cepat dan murah membuat sertifikat tanah. Sehingga warga yang kurang mampu dapat memiliki legalitas tanah miliknya.

Syahfar yang juga warga Lingkas Ujung, penerima sertifikat Prona mengatakan sangat berterima kasih dengan adanya program pemerintah (program Prona) karena selama 10 tahun memiliki tanah, namun belum bisa membuat sertifikat dikarenakan biaya yang mahal, dengan adanya Prona saat ini sudah memiliki sertifikat.

Normansyah, penerima sertifikat Prona yang juga warga Lingkas Ujung berharap program pemerintah seperti Prona tetap dilanjutkan. Pasalnya, warga sangat terbantu dari segi pembiayaan pembuatan sertifikat, sehingga, masyarakat kurang mampu dapat memiliki sertifikat tanah dengan mudah, murah dan cepat. (adv/har)


BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*